Fathimah az-Zahraa
Fathimah az-Zahraa
Beliau adalah sayyidah wanita seluruh alam pada zamannya, putri keempat dari Rasululllah saw dan ibunya Ummahaatul Mukminin Khadijah binti Khuwailid. Allah menghendaki kelahiran Fathimah kurang dari lima tahun sebelum Nabi diutus, dekat peristiwa yang agung, yaitu saat orang-orang Quraisy rela menyerahkan hukum kepada Muhammad tentang perselisihan yang hebat di antara mereka untuk meletakkan Hajar Aswad setelah diadakan pembaharuan Ka’bah.
Rasulullah saw mendapat kabar gembira dengan kelahiran putrinya dan nampaklah barakah dan keberuntungan dengan kelahiran putrinya tersebut. Beliau memberikan julukan kepada Fathimah dengan “az-Zahraa” (bunga). Beliau dikunyahkan pula dengan Ummu Abiha (ibu dari ayahnya). Beliau adalah yang paling mirip dengan ayahnya Muhammad saw.
Fathimah tumbuh dan berkembang dalam rumah tangga nabawi dengan sifat yang baik, lemah lembut, dan terpuji. Dengan sifat-sifat inilah beliau tumbuh di atas kehormatan yang sempurna, jiwa yang berwibawa, cinta akan kebaikan, dan akhlak yang baik dengan mengambil teladan dari ayahnya Rasulullah saw dalam seluruh tindak-tanduknya.
Manakala usia Fathimah mendekati lima tahun, mulailah suatu perubahan besar dalam kehidupan ayahnya dengan turunnya wahyu kepada beliau, sehingga Fathimah turut merasakan awal mula ujian dakwah. Beliau menyaksikan dan berdiri di samping kedua orang tuanya serta membantu keduanya dalam menghadapi setiap bahaya. Beliau juga menyaksikan serentetan tipu daya orang-orang kafir terhadap ayahnya yang agung, sehingga beliau berangan-angan seandainya saja dia mampu, maka akan ditebus dengan nyawanya untuk menjaga beliau dari gangguan orang-orang musyrik. Hanya saja ketika itu beliau masih kecil.
Di antara penderitaan yang paling berat pada permulaan dakwah adalah pemboikotan yang kejam yang dilakukan oleh kaum musyrikin terhadap kaum muslimin bersama Bani Hasyim pada suku Abu Thalib. Sehingga, pemboikotan dan kelaparan tersebut berpengaruh kepada kesehatan beliau. Oleh karena itu, sisa umurnya yang panjang beliau alami dengan fisik yang lemah.
Belum lagi az-Zahraa’ kecil keluar dari ujian pemboikotan, tiba-tiba (ibunya) Khadijah wafat yang menyebabkan jiwa beliau penuh dengan kesedihan, penderitaan, dan kesusahan. Setelah wafatnya ibunda, beliau merasakan ada tanggung jawab dan pengorbanan yang besar di hadapannya untuk membantu ayahnya yang sedang meniti jalan yang keras di jalan dakwah kepada Allah. Terlebih-lebih setelah wafatnya pamanda beliau, Abu Thalib, dan istri beliau yang setia yakni Khadijah, sehingga berlipat gandalah kesungguhan Fathimah dalam memikul beban dengan penuh kesabaran dan keteguhan mengharap pahala Allah. Beliau mendampingi sang ayah dan maju sebagai pengganti tugas-tugas ibunya. Dengan sebab itulah Fathimah diberi gelar “Ibu dari ayahnya”.
Ketika Rasulullah saw mengijinkan bagi para sahabat untuk hijrah ke Madinah, beliau menjaga rumah yang agung. Tinggal di dalamnya Ali bin Abu Thalib yang mempertaruhkan jiwanya untuk Rasulullah saw. Beliau tidur di tempat tidur Rasulullah untuk mengelabuhi orang-orang Quraisy (agar mereka menyangka, Nabi belum keluar). Selanjutanya, Ali ra menangguhkan hijrah beliau selama tiga hari di Mekah untuk mengembalikan titipan orang-orang Quraisy yang dititipkan kepada Rasullah saw yang telah berhijrah.
Setelah hijrahnya Ali, hanya Fathimah dan saudara wanitanya, Ummu Kultsum, yang masih tinggal di Mekah, sampai Rasulullah saw mengirimkan sahabat untuk menjemput keduanya pada tahun ketiga sebelum hijrah. Ketika itu, umur Fathimah telah mencapai 18 tahun. Beliau melihat di Madinah para Muhajirin dapat hidup tenang dan telah hilang rasa kesepian tinggal di negeri asing. Rasulullah saw mempersaudarakan kaum Muhajirin dan kaum Anshar, sedangkan beliau ra mengambil Ali ra sebagai saudara.
Setelah menikahnya Rasulullah saw dengan sayyidah ‘Aisyah ra, maka orang-orang utama di kalangan sahabat mencoba melamar az-Zahraa’, setelah mereka pada awalnya menahan diri karena keberadaan dan tugas Fathimah di sisi Rasullah saw. Di antara sahabat yang melamar az-Zahraa’ adalah Abu Bakar dan Umar, akan tetapi Nabi menolak dengan cara yang halus. Kemudian Ali bin Abu Thalib mendatangi Nabi untuk meminang Fathimah. Ali bercerita:
“Aku ingin mendatangi Rasulullah saw untuk meminang putri beliau yaitu Fathimah. Aku berkata, ‘Demi Allah aku tidak memiliki apa-apa, namun aku ingat kebaikan beliau saw, maka aku beranikan diri untuk meminangnya. Nabi saw bersabda kepadaku, ‘Apakah kamu memiliki sesuatu?’ Aku berkata, ‘Tidak, ya Rasullah.’ Kemudian beliau bertanya, ‘Lalu, di manakah baju besi al-Khuthaimah yang pernah aku berikan kepadamu pada hari lalu?’ ‘Masih aku bawa, ya Rasullah,’ jawabku. Selanjutnya Nabi saw bersabda, ‘Berikanlah baju tersebut kepada Fathimah sebagai mahar’.”
Diriwayatkan dari Tsauban ra berkata, “Rasulullah saw masuk ke rumah Fathimah, sedangkan aku ketika itu bersama beliau. Lalu Fathimah mengambil kalung emas dari lehernya seraya berkata, ‘Ini adalah kalung yang dihadiahkan Abu Hasan kepadaku’, maka beliau bersabda, “Wahai Fathimah, apakah engkau senang jika orang-orang berkata, ‘Inilah Fathimah binti Muhammad, sedangkan di tangannya terdapat kalung dari Neraka?’, kemudian beliau memarahi Fathimah dengan keras dan menghardiknya, lalu beliau keluar tanpa duduk terlebih dahulu. Maka Fathimah mengambil sikap untuk menjual kalungnya, kemudian hasilnya beliau belikan seorang budak wanita, setelah itu beliau merdekakan. Tatkala hal ini sampai kepada Rasulullash saw, beliau bersabda, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan Fathimah dari api Neraka’ .”
Oleh karena itu, kedudukan yang diraih oleh Fathimah ra di sisi ayahnya Rasulullah saw tersebut tidaklah menghalangi Rasulullah saw memarahinya, mencelanya, bahkan mengancamnya, dan bahwa sekali-kali Rasulullah saw tidak dapat menolong Fathimah dari kehendak Allah. Bahkan, beliau juga memberikan ancaman, seandainya dia mencuri, maka akan ditegakkanlah hukum atasnya, yakni hukum potong tangan. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadis tentang seorang wanita Bani al-Makhzumiyah yang mencuri kemudian kaumnya memintakan ampunan agar wanita itu bebas hukuman melalui Usamah bin Zaid bin Haritsah kekasih Rasulullah saw, maka Rasul pun bersabda,
“Demi Allah, seandainya Fathimah binti Muhammad itu mencuri, niscaya aku mesti potong tangannya.”
Meskipun kasih sayangnya terhadap Fathimah begitu mendalam, Nabi saw lebih mendahulukan pemberiannya kepada orang-orang fakir-miskin daripada kepada Fathimah, sekalipun dalam keadaan susah. Ali ra berkata kepada Fathimah ra, “Alangkah lelahnya engkau wahai Fathimah, sehingga engkau menyedihkan hatiku. Sungguh Allah telah memberikan tawanan kepada Rasulullah, maka mintalah kepada beliau satu tawanan saja yang akan membantumu dalam bekerja!” Fathimah menjawab, “Akan aku lakukan insya Allah.”
Kemudian, Fathimah mendatangi Nabi saw. Tatkala melihat kedatangannya, beliau menyambutnya dan bertanya, “Ada keperluan apa engkau datang ke sini wahai anakku?” Fathimah menjawab, “Kedatanganku ke sini untuk mengucapkan salam buat ayah.” Tiba-tiba beliau malu untuk mengutarakan permintaannya, maka beliau pulang dan kembali lagi bersama Ali, lalu Ali menceritakan keadaan Fathimah kepada Nabi saw. Namun, Rasulullah saw bersabda,
“Demi Allah, aku tidak akan memberikan kepada kalian berdua, sedangkan aku membiarkan ahlu sufah dalam keadaan lapar, aku tidak mendapatkan apa-apa untuk aku infakkan kepada mereka, tapi aku akan menjual para tawanan tersebut dan hasilnya aku akan infakkan kepada mereka.”
Maka, kembalilah mereka berdua ke rumahnya, kemudian Rasulullah saw mendatangi keduanya. Beliau masuk rumah mereka dan mendapatkan keduanya sedang berselimut yang apabila ditutupkan kepalanya, maka terbukalah kakinya dan apabila ditutupkan kakinya, maka terbukalah kepalanya. Keduanya hendak bangkit untuk menyambut Nabi saw, namun beliau bersabda, “Tetaplah di tempat kalian berdua! Maukah aku beri tahukan kepada kalian tentang sesuatu yang lebih baik daripada apa yang kalian minta kepadaku itu?” Mereka berdua menjawab, “Mau, ya Rasulullah!” Kemudian beliau bersabda,
“Kuajarkan kepada kalian kata-kata yang diajarkan Jibril kepadaku, ucapkanlah setiap selesai salat fardhu Subhanallah 10 kali, Alhamdulillah 10 kali dan Allahu Akbar 10 kali. Apabila kalian hendak tidur, maka bacalah Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, dan Allahu Akbar 33 kali. Hal itu adalah lebih baik bagi kalian berdua daripada seorang pembantu.”
Maka Ali ra berkata, “Demi Allah, aku tidak meninggalkan kata-kata ini sejak beliau mengajarkannya kepadaku.” Salah seorang sahabat bertanya, “Tidak kau tinggalkan juga tatkala malam di Perang Shiffin?” Beliau menjawab, “Walaupun di malam perang shiffin.”
Sungguh Fathimah ra telah melalui kejadian-kejadian besar yang ruwet dan sangat keras, hal itu beliau alami sejak usia muda tatkala wafatnya ibu beliau, disusul kemudian saudara perempuannya yang bernama Ruqayyah, kemudian pada tahun 8 Hijriyah wafatlah kakaknya yakni Zainab dan pada tahun 9 Hijriyah menyusul kemudian wafatnya Ummi Kultsum.
Beliau juga menanggung hidup dalam kekurangan dan banyak mengalami kesulitan dan kesusahan. Akan tetapi, seorang wanita yang dibina oleh Rasullah saw tidak akan bersedih hati terlebih lagi berputus asa. Bahkan beliau adalah profil dari wanita yang sabar, konsisten dan muhajirah.
Tatkala Rasulullah saw melakukan haji yang terkhir(Hajjatul Wada’) dan telah meletakkan dasar-dasar Islam dan Allah telah menyempurnakan Dienul Islam, Rasulullah saw menderita sakit. Manakala Fathimah mendengar berita tersebut, beliau dengan segera menemui ayahnya untuk menghibur dan menenangkan hatinya, sementara Rasulullah saw ketika itu bersama dengan Ummul Mukminin Aisyah ra. Pada saat nabi saw melihat kedatangan putrinya, dengan riang gembira beliau bersabda, “Selamat datang wahai putriku”, kemudian beliau menciumnya dan mendudukkannya di sebelah kanannya atau di kirinya, kemudian Nabi saw membisikkan sesuatu kepadanya sehingga membuat Fathimah menangis dengan tangisan yang memilukan. Namun, ketika Nabi saw melihat kesedihannya, beliau membisikkan kepadanya untuk yang kedua kali, sehingga menyebabkan Fathimah tertawa. Aisyah berkata, Rasulullah saw mengistimewakan engkau dari seluruh wanita anggota keluarganya dalam hal yang rahasia, tapi kamu malah menangis?” Tatkala Rasulullah saw sedang berdiri, Aisyah bertanya, “Apa yang Rasulullah katakan kepadamu” Fathimah menjawab, “Aku tidak akan menyebarkan rahasia Rasulullah saw.”
Aisyah berkata: “Ketika Rasulullah saw wafat, aku berkata kepada Fathimah, aku bertekad agar engkau menceritakan kepadaku tentang apa yang telah dibisikkan Rasulullah kepadamu.” Fathimah berkata, “Adapun sekarang, baiklah aku ceritakan. Pada saat beliau membisikiku yang pertama, belia mengatakan bahwa biasanya Jibril memeriksa bacaan Alqurannya sekali dalam setahun, akan tetapi sekarang Jibril memeriksa bacaannya dua kali dalam setahun dan beliau merasa ajalnya sudah dekat Maka takutlah kepada Allah dan bersabarlah, sesungguhnya aku adalah sebaik-baik penghulu bagimu. Maka aku menangis dengan tangisan yang engkau lihat. Tatkala beliau melihat aku sedih, beliau membisiki aku untuk yang kedua kalinya, beliau bersabda:
“Wahai Fathimah relakah engkau menjadi ratu bagi para wanita di Sorga? Dan engkau adalah anggota keluargaku yang paling cepat menyusulku.” Mendengar kabar tersebut, maka aku pun tertawa.
Semakin bertambahlah rasa sakit yang diderita Rasul saw dan bertambah sedihlah Fathimah. Beliau berdiri di samping ayahnya untuk menjaga dan membantu beliau serta berusaha untuk bersabar. Akan tetapi, manakala Fathimah melihat ayahnya nampak berat dan mulai kesakitan, Fathimah menangis tersedu-sedu dan berkata dengan suara lirih menandakan kesedihan, “Sakit wahai ayah…?” Maka beliau bersabda: “Tidak ada sakit lagi bagi ayahmu setelah hari ini.”
Tatkala beliau wafat, Fathimah berkata: “Wahai ayah, engkau telah memenuhi panggilan Rabbmu…Wahai ayah, Jannah Firdaus adalah tempat tinggalmu… Wahai ayah, kepada Jibril kami beritahukan wafatmu.”
Ketika Nabi saw dikubur, Fathimah berkata: “Wahai Anas, bagaimana anda tega menimbun ayah dengan tanah?” Maka, menangislah az-Zahraa’ ibu dari ayahnya dan menangislah kaum muslimin seluruhnya atas kematian Nabi dan Rasul Muhammad saw dan mereka ingat firman Allah: “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul.”(Ali Imran: 144). Dan firman Allah: “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu wafat, apakah mereka akan kekal?” (Al-Anbiyaa’: 34)
Tidak berapa lama kemudian setelah wafatnya Rasulullah saw, kira-kira enam bulan, az-Zahraa’ sakit. Namun, dirinya bergembira dengan kabar gembira yang telah dikabarkan ayahnya bahwa dirinya adalah anggota keluarga yang pertama yang akan bertemu dengan Nabi saw, dan berpindahlah Fathimah keharibaan Allah SWT pada malam selasa, tanggal 3 Ramadhan 11 Hijriyah tatkala beliau berumur 27 tahun.
Semoga Allah merahmati az-Zahraa’ Raihanah (bunga yang harum) putri dari penghulu anak Adam, istri dari penghulu para prajurit penunggang kuda dan ibu dari Hasan dan Husein, bapaknya para syuhada’ dan ibu dari Zainab pahlawan Karbala’.
Fathimah az-Zahraa
Mustika Tundung Bawuk Darah Suci adalah nama Produk ini. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tundung Bawuk Darah Suci Insya Allah untuk menaklukan banyak hati, menundukan perasaan, membangkitkan ajian pengasihan dan pelet alami, banyak orang terkesima dan mudah diperdaya, batu combong merupakan pusaka bertuah khusus penunduk dan pengasihan tingkat tinggi. Produk Jenis ini bernama Batu Akik Darah… selengkapnya
Rp 295.000Pengisian Ilmu Husada Pengisian Ilmu Husada merupakan sebuah layanan Tim Sesepuh Pusaka Dunia yang bertujuan untuk mengaktifkan energi spirtual yang dapat digunakan untuk penyembuhan. Energi penyembuh ini dapat digunakan untuk sarana penyembuh penyakit fisik ataupun penyakit gaib. Manfaat Pengisian Ilmu Husada Pengisian Ilmu Husada memiliki banyak kegunaan, khasiat dan manfaat. Beberapa khasiat di bawah, hanya… selengkapnya
Rp 3.600.000Batu Mustika Pelet Pengeret Suging Seret Pusaka Dunia Batu Mustika Pelet Pengeret Suging Seret Pusaka Dunia merupakan batu akik yang memiliki energi alam murni. Mustika ini bukan hanya sekedar aksesoris belaka karena batu mustika ini di dapat dari penarikan alam ghaib dengan ritual khusus dan sarana khusus. Batu Mustika ini memiliki khasiat yang sangat akurat… selengkapnya
Rp 385.000Kelender 2018 Kresna dan Arjuna Kelender 2018 Kresna dan Arjuna merupakan kalender tahun 2018 dengan gambar Kresna dan Arjuna mengendarai kereta kencana dalam perang mahabarata. Kelender 2018 ini merupakan kalender yang sesuai dengan standart nasional, yakni terdapat hari libur nasional dan hari libur keagamaan. Hari Libur Nasional di dalam kalender ini sesuai dengan Keputusan Menteri… selengkapnya
Rp 2.000Poster Sang Proklamator Soekarno Poster Sang Proklamator Soekarno adalah poster bergambar Sang Proklamator Ir Soekarno. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya Poster Sang Proklamator Soekarno Nama Produk… selengkapnya
Rp 10.000Liontin Mustika Khodam Macan Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk Membuang kesialan jodoh agar tidak sering putus cinta dan membuka keberuntungan dalam mencari jodoh. Membuang kesialan usaha / gagal usaha dan membuka keberuntungan usaha agar selalu sukses. Membuang kesialan karir dan membuka keberuntungan karir sehingga mudah mencari pekerjaan maupun jabatan sesuai harapan. Membuka… selengkapnya
Rp 625.000Mustika Kerang Kima Mustika Kerang Kima merupakan mustika yang memiliki corak yang indah dan unik. Mustika ini memiliki kandungan energi khusus yang sangat bagus digunakan oleh siapa saja. Energi mustika sangat aman tanpa efek negatif apapun dalam penggunaanya. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Kerang Kima Insya Allah untuk pagar diri, pelindung dari gangguan khodam jahat, tundukan… selengkapnya
Rp 300.000Mustika Khodam Bulus Jimbung Mustika Khodam Bulus Jimbung merupakan mustika bertuah yang memiliki bentuk menyerupai sosok bulus jimbung. Mustika tersebut juga jarang untuk didapatkan, mustika ini pamornya juga terbentuk secara alami tanpa ada unsur gambaran maupun isian manusia. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk pesugihan alami tanpa tumbal, pelarisan, meningkatkan kekayaan, menderaskan rejeki,… selengkapnya
Rp 375.000Batu Mustika Pasir Wingit Kerejekian Ampuh Batu Mustika Pasir Wingit Kerejekian Ampuh adalah mustika bertuah yang didapat dari proses penarikan alam oleh tim pusaka dunia. Mustika ini memiliki corak dan warna yang sangat menawan. Corak dan warna mustika kami murni terbentuk dari alam begitu pula dengan tuah dan khasiatnya yang alami dari alam. Dengan Memiliki… selengkapnya
Rp 325.000Mustika Merah Delima Khodam Gaib Kuat Mustika Merah Delima Khodam Gaib Kuat adalah mustika yang paling banyak dicari dan digemari oleh pecinta batu mustika. Batu mustika merah delima memiliki kandungan energi alam yang sangat kuat untuk meningkatkan wibawa dan derajat hidup anda. Segera miliki mustika merah delima yang cantik dan indah ini. Khasiat Manfaat Bertuah… selengkapnya
Rp 350.000Info Ritual Unik Mandi Air Ludah Di India. Beberapa Kisah penampakan Jin Pada Zaman Rasulullah – Sudah tidak asing bagi kita bahwa sejak zaman Nabi Adam As hingga akhir zaman kelak, iblis beserta kawan-kawannya akan terus menjerumuskan manusia agar masuk kedalam perangkap dan golongannya. Dan berikut adalah beberapa bukti nyata, bahwa jin dan golongannya telah… selengkapnya
Berita Artikel Inilah Sosok Mantan Ketua Para Malaikat Bernama AZAZIL Dalam sebuah kitab Imam al-Ghazali disebutkan peristiwa Iblis sebelum dilaknat oleh Allah. Cerita tentang kesombongan, tentang takabur, tentang selalu berbangga diri pun, adalah sebuah kisah yang lebih tua dibanding penciptaan manusia. Ia hadir dan berawal ketika manusia masih dalam perencanaan penciptaan. Karena hanya para malaikat… selengkapnya
Khasiat Batu Permata Agrellite Agrellite Variasi Warna : Putih, Ungu, Putih keabu-abuan, Putih kehijauan Kadar Transparasi : Transparan hingga translusant Luster : Viterious, Pealy pada belahanya Index Bias : 1,567 – 1,581 Kadar Keras : 5.5 Skala Mohs. Berat Jenis : 2.902 gr/cm3 Formula Kimia : NaCa2(Si4O10)F Sodium Calcium Silicate Flouride Sistem Kristal : Triklinik… selengkapnya
Praktek Dukun Siak Praktek Dukun Siak sering dicari oleh masyarakat karena datang ketempat praktek adalah kebiasaan orang-orang jika ingin bertransaksi. Banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mengambil jasa Dukun atau dukun dari jarak jauh. Anda tidak perlu khawatir karena Pusaka Dunia membuka layanan jasa spiritual yang ampuh dan terpercaya. Praktek Dukun Siak Masyarakat Siak tidak… selengkapnya
Kayu Kengkeng Banyak dijumpai dilereng Gunung Lawu, dicari karena dapat menyadarkan orang yang kesurupan. Sepotong kayu ini jika ditaruh dekat bayi atau anak kecil bisa menolak roh jahat, roh halus.
Tentang Nasihat bagi Penguasa. Mengatakan kebenaran kepada penguasa yang menyeleweng memang perlu keberanian yang tinggi, sebab resikonya besar. Bisa-bisa akan kehilangan kebebasan, mendekam dalam penjara, bahkan lebih jauh lagi dari itu, nyawa bisa melayang. Karena itu, tidaklah mengherankan ketika pada suatu saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya oleh seorang sahabat perihal perjuangan apa yang… selengkapnya
Rahasia ‘Besi’ Dalam al-Qur’an Semua orang pasti kenal dengan benda satu ini karena sudah tidak asing lagi dan sudah demikian familiar dengannya. Ia termasuk barang tambang penting dan digunakan untuk berbagai keperluan seperti bahan dasar pembuatan alat tranportasi, kapal dan sebagainya. Ia bahkan merupakan salah satu nama surat dalam al-Qur’an, yaitu al-Hadid. Kenapa al-Qur’an berbicara… selengkapnya
Pengobatan Berdasarkan Hari Lahir SENIN Obatnya daun turi merah, kayu manis, adas pulosari, beras kencur,asam kawak ditambah garam sedikit. Haluskan semua bahan itudan borehkan pada tubuh yang sakit. SELASA Bawang putih dihaluskan dan diborehkan pada tubuh yang sakit RABU Kayu manis, kelapa hijau dan gula batu. Semuanya dicampur dandiminum. KAMIS Bawang putih dihaluskan dan dicampur… selengkapnya
Jasa Paranoramal Bekasi Jasa Paranoramal Bekasi akan sangat efektif bagi masyarakat yang ada di Bekasi. Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita, sering beragam jenis masalah mulai dari yang kecil sampai yang berat. Ujian dalam kehidupan memang tidak pernah bisa dipungkiri dan dihindari, dan sudah semnestinya kita menyelesaikanya. Semua orang perlu benar-benar memperhitungkan langkah ketika ingin menyelesaikan… selengkapnya
Manfaat Menggunakan Jasa Pengisian Khodam Harimau Belang Sekarang, setiap orang pun pasti mengetahui bahwa pengisian khodam dalam pusaka sedang sangat digandrungi oleh banyak orang. Mungkin untuk sebagian orang, hal ini masih sangat tabu dan belum begitu sering terdengar. Tapi bagi anda terutama yang sering nimbrung di forum forum online, pengisian ini sedang sangat hits dan… selengkapnya
