EN
ID
  • BUKA: 24 Jam Fast Respon
  • BUKA: 24 Jam Fast Respon
  • Status Order
  • Tlp: +6281222886456
  • SMS/WA: +6285293988885
  • Line : pusakadunia
  • BBM : PUSAKA
  • Telegram: pusakadunia
  • [email protected]

Masuk Niskala Catur Brata

20 Januari 2018 - Kategori Blog

Masuk Niskala Catur Brata

Masuk Niskala Catur Brata adalah salah satu artikel dari sekian banyak artikel yang kami buat, anda juga bisa melihat artikel yang serupa di majalah posmo edisi 725. Catur Bratha salah satu hari raya yang di anut oleh umat Hindu. Ketika Masuk Niskala Catur Brata ada sebuah potret toleransi antarumat beragama di Dusun Jlono, Desa Kemuning, Ngargoyoso tersaji harmonis saat pelaksanaan catur brata umat Hindu di puncak perayaan Hari Raya Nyepi, Selasa (28/03/2017). Nuansa khidmat peribadatan itu dijaga seluruh warga meski sebagian tidak merayakannya.

Dalam menunaikan catur brata penyepian, sekitar 30 keluarga penganut agama Hindu memusatkan aktivitas itu di Pura Jonggol Santiloka yang terletak di ujung timur dusun wilayah Rt 16/Rw XV. Mereka meninggalkan rutinitas dan berdiam diri di pura sesuai makna amati geni, amati lelanguan, amati lelungan dan amati karya.

Masuk Niskala Catur Brata

Masuk Niskala Catur Brata

Di perkampungan lereng Gunung Lawu ini, sekitar 300 keluarga dari latar belakang agama berbeda ikut nyengkuyung rangkaian perayaan Nyepi yang dianut 30-an keluarga. Antara lain melasti, tawur agung, Nyepi, ngebak geni dan dharma santi.

Selain di pura, sebagian umat melakoni catur brata di rumah masing-masing. Terlihat umat Hindu memadati pura berukuran 4 x 5 meter persegi itu sambil membawa bekal selimut dan tikar. Catur brata penyepian benar-benar ditunaikan secara khidmat dan Saudara muslim serta nasrani ikut tidak menyalakan lampu. Semua warga dusun tidak hanya toleransi tidak berbuat gaduh. Juga menyokong pendanaan selama rangkaian upacara. Mereka beronda keliling Dusun Jlono, menjaga kediaman umat Hindu yang sedang melaksanakan catur brata penyepian Ini adalah wujud toleransi mereka.

Tokoh masyarakat Dusun Jlono, Andi Sutarto mengatakan umat non Hindu tetap melaksanakan kegiatn rutin di luar rumah meski mengurangi kebisingan maupun berlalu lalang di depan pura yang berdiri sejak 1997 itu. Perbedaan agama maupun kepercayaan di dusunnya bukan penghalang menciptakan suasana harmonis, bahkan terdapat sejumlah keluarga yang anggotanya berbeda keyakinan.

Catur Bratha Penyepian artinya empat larangan atau pantangan yang wajib dilakukan Umat Hindu saat melaksanakan hari Raya Nyepi. Ada pun empat larangan tersebut yakni sebagai berikut

1. Amati Geni atau tidak menyalakan Api

Amati Geni atau tidak menyalakan Api adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Hindu saat brata penyepian. Api yang dimaksud disini, bukan hanya api yang kita lihat secara nyata, tetapi juga mengarah pada sifat atau ego manusia. Seperti misalnya tidak diperkenankan marah, atau cemburuh yang dapat mengakibatkan keributan atau melukai orang lain.

Meski pun demikian, ada perkecualian bagi orang yang sakit atau melaksanakan upacar yang berkaitan dengan hari raya nyepi diperbolehkan menyalakan apai demi kepentingan upacara.

2. Amati Lelanguan atau tidak melaksanakan kegiatan

Maksutnya disini orang yang melaksanakan nyepi hendaknya tidak melakukan kegiatan, baik berupa makan, minum,nonton tv, megang Hp dan lain sebagainya. Sebab Brata Penyepian dimaksukan sebagai sarana untuk melakukan Tapa Brata artinya tidak melakukan segala hal. Hendaknya pada waktu penyepian orang berpuasa dan melakukan samadhi (duduk bersila dalam bentuk meditasi).

3. Amati Lelungan atau tidak bepergian

Amati Lelungan atau tidak bepergian. Orang yang melaksanakan penyedian tidak boleh bepergian, baik itu keluar rumah ataupun sejenisnya. Hal ini, dilakukan agar fikiran manusia tidak liar, dan bisa mengendalikan hal-hal yang negatif.

4. Amati Karya atau tidak bekerja

Amati Karya atau tidak bekerja. Tidak melakukan aktifitas pekerjaan dan evaluasi diri dalam kaitan dengan karya (kerja menurut swadharma kita masing-masing) merenung hasil kerja dalam setahun.

Dapatkan Update Terbaru
Daftar newsletter