Aminah Assilmi : diancam dibunuh Setelah Bersyahadat
Aminah Assilmi : diancam dibunuh Setelah Bersyahadat
PENGANTAR. Semenjak memeluk Islam, ibunya sudah tak mengakui lagi ia sebagai anak. Ayahnya bahkan hendak menembaknya pula. Sang kakak menganggap ia sudah gila. Lalu suami menceraikannya. Oleh pengadilan dia divonis tak punya hak mengasuh kedua anaknya, kecuali meninggalkan Islam. Belum selesai sampai disitu, setelah mengenakan jilbab ia malah dikeluarkan dari tempat kerjanya. Begitulah ujian demi ujian datang menerpa Aminah Assilmi setelah memeluk Islam. Namun perempuan Amerika ini tetap tegar. Alhasil, dengan kuasa Allah, beberapa tahun kemudian neneknya yang telah berusia 100 tahun masuk Islam. Lalu bapaknya, diikuti ibu, kakak, anak lelakinya yang telah berusia 21 pun kemudian memeluk Islam. Bahkan, enam belas tahun setelah bercerai, mantan suaminya juga masuk Islam. Kini ia banyak diundang memberikan ceramah di berbagai tempat di Amerika. Satu kalimatnya yang terkenal: “Bagi saya, profesi terbaik adalah menjadi seorang ibu.” Berikut kisah lengkapnya seperti dituangkan dalam http://www.islamfortoday.com/aminahassilmi2.htm . ( watch her speech )
Aminah Assilmi dulunya seorang juru baptis, penganut feminis yang radikal dan juga seorang jurnalis radio. Tapi kini, selepas memeluk Islam, dia bagaikan seorang duta besar bagi agama Islam. Sebagai Direktur International Union of Muslim Women atau Persatuan Wanita Muslim Internasional dia benar-benar menyuarakan kebenaran Islam. Aminah kerap mengadakan perjalanan, berceramah di kampus-kampus, menyeru pentingnya kepedulian terhadap masyarakat banyak serta berbagi pemahaman atas keyakinan yang dianutnya kini.
Aminah sendiri, jauh sebelum mengenal Islam, awalnya berada di garda terdepan kelompok pembenci Islam. Dalam buku yang dikarangnya “Choosing Islam”, Aminah menceritakan perjumpaannya dengan Islam.
Berawal dari kesalahan komputer
Aminah dikenal sebagai gadis yang cerdas hingga memperoleh beasiswa selama kuliah. Disamping itu ia juga mengembangkan bisnis sendiri, berkompetisi secara professional hingga akhirnya memperoleh penghargaan (awards). Semua itu berlangsung semasa masih kuliah di perguruan tinggi. Ada kejadian menarik tatkala ia memasukkan data registrasi mata kuliah ke komputer di kampusnya. Berawal dari sinilah ia mengenal Islam hingga di kemudian hari kehidupannya berubah secara total.
“Kejadian itu pada tahun 1975 ketika pertama kali pendaftaran mata kuliah menggunakan sistem komputer. Waktu itu saya melakukan registrasi sebuah mata kuliah. Setelah mendaftar saya pun berangkat ke Oklahoma untuk urusan bisnis,” kisahnya mengenang. Urusan bisnisnya sedikit lama, membuatnya tertunda kembali ke kampus. Dan baru muncul di kampus dua minggu setelah kuliah dimulai. Bagi dia ketinggalan pelajaran dan tugas-tugas mata kuliah tidak masalah. Namun yang membuatnya sangat terkejut adalah ketika diketahui komputer salah dalam melakukan registrasi. Di komputer namanya tertera sebagai peserta kelas Theatre, sebuah kelas dimana para mahasiswa musti unjuk kebolehan di depan peserta lainnya.
“Saya ini gadis pendiam. Bagi saya berdiri di depan kelas adalah hal yang sangat menakutkan. Tentu saja membatalkan mata kuliah tidak mungkin lagi. Sudah sangat terlambat. Tidak hadir sama sekali selama kuliah, juga bukan pilihan yang tepat. Sebabnya saya menerima beasiswa. Bila nilai saya jatuh, beasiswa bisa dicabut,” tambahnya.
Suami Aminah menyarankan agar ia menemui dosennya guna mencari solusi alternatif lain. Oleh sang dosen ia dianjurkan untuk masuk ke kelas lain. Namun alangkah terkejutnya Aminah tatkala masuk ke kelas alternatif itu.
“Saya tak menduga di kelas itu banyak sekali wanita Arab berjilbab. Waktu itu saya menyebut mereka dengan “para penunggang unta”. Kontan gairah saya hilang,” kenangnya.
Aminah tidak jadi ikut kelas tersebut dan pulang ke rumah.“Saya tidak mau berada di tengah-tengah orang-orang Arab. Saya tidak mau duduk bareng dengan orang-orang kafir kotor itu!,” tulis Aminah dalam bukunya. Suaminya, seperti biasa, tetap tenang menghadapinya.
Dengan kalem sang suami menyebut bahwa Tuhan punya maksud tertentu atas segala apa yang terjadi. Ia lalu meminta Aminah untuk berpikir masak-masak sebelum memutuskan berhenti kuliah. Konon lagi pemberi beasiswa telah mengeluarkan dana untuk studinya itu. Selama dua hari Aminah mendekam di kamarnya guna mengambil keputusan. Akhirnya dia memutuskan kembali ke kampus. Kala itu, menurut Aminah, dia seperti merasakan seolah-olah Tuhan memberinya tugas untuk mengkristenkan mahasiswi Arab itu. Ia rasakan seperti ada sebuah misi yang musti dituntaskan segera.
Misi Kristenisasi
Kala kembali ke kampus, Aminah pun mulai menjalankan misi Kristenisasi kepada mahasiswi Arab itu.
“Saya terangkan tentang neraka. Bagaimana mereka akan dibakar dan disiksa jika tak ikut ajaran Kristen. Lalu saya terangkan Yesus cinta mereka dan Yesus mati disalib untuk menebus dosa-dosa pengikutnya. Jadi kita musti ikuti dia.” terang Aminah yang mengaku heran dengan kesopanan mahasiswi Arab tersebut. Mereka tidak membantah sedikitpun dengan apa yang diterangkannya.
“Anak-anak Arab itu kok belum tertarik juga dengan Kristen. Saya putuskan untuk mencoba cara lain. Yakni saya coba pelajari kitab mereka untuk membuktikan bahwa Islam agama salah dan Muhammad bukan Nabi,” tukasnya lagi.
Atas permintaan Aminah, seorang mahasiswi Arab memberinya sebuah mushaf Al-Quran dan beberapa buku tentang Islam. Aminah mulai mempelajari Al-Quran berikut dengan bantuan 15 buah buku tentang Islam secara intensif. Al-Quran dibaca berulang-ulang, dikajinya berdasarkan referensi-referensi yang ada, lalu dibacanya lagi. Begitu seterusnya. Selama observasi dia selalu mencatat hal-hal yang tak disetujuinya guna membuktikan pendapatnya Islam agama salah. Kajian berjalan selama hampir satu setengah tahun.
Cari kelemahan Islam
Begitulah, setelah berjalan hampir dua tahun, alih-alih berupaya mengganti paham mahasiswi Islam tersebut dengan ajaran Kristen, malah Aminah yang akhirnya belajar Al-Quran. Awalnya dia mempelajari Quran untuk mencari kesalahan-kesalahan Islam, untuk membuktikan Nabi Muhammad bukan Nabi. Akan tetapi semakin dibaca, semakin tertarik ia dengan Islam.
Tanpa disadari, perilakunya mulai sedikit berubah. Rupanya perubahan itu menarik perhatian suaminya. “Sungguh, tanpa saya sadari ada perubahan kecil dalam keseharian saya. Tapi itu sudah cukup mengganggu pikiran suami. Biasanya saban Jumat dan Sabtu kami sering pergi ke bar atau menghadiri pesta. Tapi saya tidak begitu suka lagi. Bahkan berhenti makan babi dan minum-minuman keras,” kisahnya.
Lama- kelamaan suaminya mulai menaruh curiga dengan perubahan itu. Suaminya menduga Aminah ada hubungan gelap dengan lelaki lain. Puncaknya, mereka pisah ranjang, dan bahkan kemudian pisah apartemen. Namun Aminah masih terus mengkaji Al-Quran.
Secara khusus dia mengaku sangat tertarik dengan apa yang dikatakan Al-Quran tentang laki-laki dan perempuan. Wanita Islam, sebelum dia mempelajari Al-Quran, dia pikir berada dalam penindasan suaminya. “Waktu itu dalam sangkaan saya suamilah yang memaksa istri, misal untuk memakai jilbab,” ujar Aminah.
Melalui kajian intensif, dia dapati bahwa wanita Islam punya kesamaan hak dalam pekerjaan, pendidikan tanpa memperhatikan gender mereka. Yang menarik baginya, pada saat seorang wanita Islam menikah, maka dia tidak harus mengganti nama belakang (nama keluarga-red) menjadi nama keluarga suami, tapi tetap menjaga nama ayahnya. Dan banyak lagi perkara-perkara lainnya. Dari situ Aminah mengambil kesimpulan bahwa Islam atau dengan kata lain Nabi Muhammad telah mengangkat harkat dan martabat kaum wanita.
Didatangi lelaki berjubah
Akhirnya, satu malam seseorang mengetuk pintu rumahnya. Ternyata seorang lelaki berjubah dan mengaku bernama Abdul Aziz Al-Shekh. Ia ditemani tiga orang temannya dengan pakaian yang sama. Aminah sangat terkejut dengan kedatangan pria tak diundang itu. Apalagi tatkala pria berjubah tersebut mengatakan bahwa hanya masalah waktu saja bagi Aminah untuk menjadi seorang muslim.
“Dia berujar saya sudah siap jadi seorang Islam. Saya kontan menangkal pernyataannya itu dengan menyebut saya orang Kristen. Selama ini saya hanya coba mengkaji, bukan mau masuk Islam. Begitu kata saya malam itu,” tukas Aminah mengenang. Begitupun Aminah mempersilahkan mereka masuk karena ia ingin mengajukan beberapa pertanyaan tentang Islam yang masih menyelubungi pikirannya.
Aminah menumpahkan semua pertanyaannya, hasil observasi selama hampir dua tahun. Abdul Azis mendengarkan dengan seksama. Tiap pertanyaan dijawabnya dengan sangat tenang dan teratur. Aminah mengaku sangat puas dengan jawaban-jawaban yang diberikan. “Akhirnya, keesokan harinya, dengan disaksikan Abdul-Aziz dan tiga temannya sayapun bersyahadah. Saat itu 21 Mei 1977,” kenangnya.
Dikucilkan Keluarga
Segera setelah Islamnya Aminah, perlahan ujian demi ujian pun datang. Dia dikucilkan oleh keluarga dan teman-temannya. Ibunya tak mengakui lagi ia sebagai anak. Yang lebih parah, sang ayah bahkan hendak menembaknya pula. Kakak Aminah menganggap ia sudah gila dan perlu dirawat di rumah sakit jiwa. Belum berhenti disitu, suami pun menceraikannya. Yang membuat hati Aminah sangat pedih adalah kala pengadilan memutuskan dia tak punya hak mengasuh kedua anakNYA, kecuali meninggalkan Islam. “Saya meninggalkan pengadilan dengan hati yang hancur. Anda bisa bayangkan bagaimana hati seorang ibu dipisahkan dari anak-anaknya,” ujar Aminah sedih.
Belum selesai sampai disitu, setelah mengenakan jilbab ia malah dikeluarkan dari tempat kerjanya. Namun karena kecintaannya pada Islam, penderitaan-penderitaan itu tidak membuat imannya runtuh. Aminah menyitir sebuah ayat suci Al-Quran (Ayat Kursi-red) yang bikin hatinya tenang:
Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi dan Allah tidak merasa berat memelihara kedua-duanya, dan Allah Maha Tinggi Lagi Maha Besar. (Q.S. 2;255).
Anggota keluarga masuk Islam
Meskipun keluarga mengucilkannya, Aminah tetap menjaga hubungan dengan mereka. Misalnya, ia sering berkirim surat dan selalu menulis beberapa terjemahan ayat Quran dan hadis yang berhubungan dengan masalah sosial kemanusiaan. Namun Aminah tak menyebut petuah-petuah itu dari Al-Quran. Rupanya strategi itu lumayan manjur. Lama-kelamaan ada respon positif dari anggota keluarga. Aminah pun terus berkirim surat plus kutipan-kutipan berisi ayat Quran dan hadis Nabi.
Begitulah, dengan sabar dan doa, satu demi satu anggota keluarganya masuk Islam. Pertama, sang nenek yang sudah uzur. “Nenek berusia 100 tahun ketika menerima Islam. Persis setelah itu dia meninggal dunia. Masya Allah nenek meninggal dengan membawa buku amalan yang penuh kebajikan ke akhirat,” kisah Aminah.
Tak lama, ayah yang dulu hendak membunuhnya juga memeluk Islam. Dua tahun kemudian, sang ibu diikuti oleh kakak Aminah juga bersyahadah. Dan yang membuat Aminah sangat gembira, anaknya yang telah beranjak dewasa (umur 21 tahun) juga mengikuti jejaknya. Yang paling mengharukan, enam belas tahun selepas Islamnya Aminah, mantan suaminya juga mengucap dua kalimah syahadah. Mantan pasangan hidupnya itu bahkan meminta maaf atas segala kekhilafannya.
Aminah sendiri kala itu telah menikah dengan pria lain. Dia sempat didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit kanker dan divonis tidak bisa memiliki anak lagi. Namun Allah punya kuasa. Ia tetap bisa mengandung dan diamanahi seorang anak laki-laki yang diberi nama “Barakah”.
“Saya sangat gembira menjadi seorang Muslim. Islam adalah hidupku. Islam adalah irama hatiku. Islam adalah darah yang mengalir di sekujur tubuhku. Islam adalah kekuatanku. Islam telah membuat hidupku sangat menyenangkan. Tanpa Islam aku tak berarti apa-apanya. Andai Allah memalingkan wajah-Nya dariku, sungguh aku tak bisa bertahan hidup,” senandung Aminah Assilmi yang telah dua kali berhaji ke Mekkah.
Tak malu tunjukkan identitas Islam
Aminah dalam beraktifitas tak malu-malu menunjukkan keislamannya. Misal, dia mengenakan busana muslimah secara sempurna. Jilbab menutupi sekujur kepala dan rambutnya, serta busana panjang menutupi seluruh anggota tubuhnya. Sesuatu yang tidak lazim sebenarnya bagi warga di Amerika, dimana wanita umumnya gemar mempertontonkan aurat mereka.
Satu ketika Aminah memberikan kuliah di hadapan mahasiswa yang memenuhi ruang kuliah di Universitas Tennesse tentang status wanita dalam Islam berjudul “Wanita Muslim berbicara dari balik hijabnya.”
“Wanita muslim tidak dibatasi dalam berkarir oleh agamanya. Begitupun, bagi saya, profesi terbaik adalah menjadi seorang ibu. Karena para ibulah yang membentuk generasi masa depan,” ujar Aminah diplomatis. Wanita Islam, lanjutnya, saat ini banyak mendapat diskriminasi di lapangan hanya karena mereka berjilbab. Ia menekankan, terutama di negerinya Amerika, muslimah sangat sulit mengaktualisasikan dirinya. Pernah satu saat ketika Aminah hendak mencairkan cek di sebuah bank. Satuan pengaman bank serta merta menghardiknya seraya mengarahkan moncong senapan ke wajahnya. “Itu hanya karena saya berjilbab,” katanya.
Aminah mengingatkan para pengeritik Islam yang kerap menyebut bahwa wanita-wanita di negeri-negeri Islam tertindas di bawah kekuasaan lelaki. Ia menjelaskan bahwa yang menindas mereka bukanlah Islam, tapi budaya setempat. Dalam Islam wanita begitu dihormati dan tinggi derajatnya. “Jangan anggap (ajaran Islam) seperti itu. Sangat bodoh,” ujarnya. Ia sangat tidak setuju Islam dijadikan kambing hitam.
Itulah Aminah Assilmi. Dulunya memojokkan Islam dan bahkan bermaksud meng-Kristen-kan kawan sekelasnya. Berbagai ujian dan penderitaan yang datang selepas ia memeluk Islam tak membuatnya bergeming. Allah berikan ganjaran atas kesabarannya itu dengan mengirimkan hidayah kepada seluruh anggota keluarganya. Kini ia bersama organisasinya memperjuangkan agar umat Islam di Amerika mendapatkan libur di kala merayakan lebaran. Salah satu sukses yang telah mereka rengkuh adalah beredarnya perangko Idul Fitri, hasil kerjasama dengan kantor pos Amerika. Wallahu ‘alam bisshawab.
Aminah Assilmi : diancam dibunuh Setelah Bersyahadat
Mustika Badar Lumut Pantai Selatan Mustika Badar Lumut Pantai Selatan merupakan batu mustika bertuah yang memiliki pamor lumut yang unik. Pamor lumut yang ada pada mustika ini jika dilihat dengan cahaya akan membentuk pusaran air laut selatan. Corak pamor pada batu mustika ini terbentuk secara alami tanpa ada campur tangan dari manusia. Khasiat Manfaat Bertuah… selengkapnya
Rp 330.000Mustika Gendam Mata Batin PUSAKA DUNIA – Mustika Gendam Mata Batin ini Insya Allah memiliki khasiat manfaat untuk membantu anda memikat banyak wanita dan membuat para targetnya tergila-gila cinta mati kepada anda. Target dari pemahar cincin ini akan tunduk dan luluh mengikuti perintah dari pemilik mustika ini. Mustika ini sangat istimewa karena dapat digunakan untuk… selengkapnya
Rp 475.000Mustika Kuat Sex Gunung Kemukus Mustika Kuat Sex Gunung Kemukus merupakan batu mustika bertuah dengan pamor yang terbentuk secara alami. Batu mustika ini salah satu batu mustika yang paling di gemari oleh para pecinta mustika bertuah untuk di jadikan sarana spiritual. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk menambah daya tahan sex, membuat pasangan… selengkapnya
Rp 325.000Mustika Pesugihan Rawe Londo Pusaka Dunia Mustika Pesugihan Rawe Londo Pusaka Dunia mampu menjadi sarana untuk membantu pemiliknya mewujudkan keinginanya. Mustika kami yang sudah masuk kedalam website resmi pusaka dunia terjamin keaslianya dan khasiatnya karena sudah melalui uji tes khasiat terlebih dahulu sebelum terpampang di website pusaka dunia. Mustika kami memiliki energi yang alami karena… selengkapnya
Rp 385.000Batu Mustika Pesugihan Parang Ijo: Rahasia Kekayaan Tanpa Batas Apakah Anda lelah bekerja keras tanpa hasil yang memuaskan? Inilah saatnya untuk membuka pintu rezeki tanpa batas dengan Batu Mustika Pesugihan Parang Ijo, mustika mistis yang dipercaya memiliki energi spiritual luar biasa untuk memanggil kekayaan dari segala penjuru! Keistimewaan Batu Mustika Pesugihan Parang Ijo: Magnet Rezeki… selengkapnya
Rp 435.000Mustika Telaga Susu Kayangan Mustika Telaga Susu Kayangan merupkan mustika bertuah yang memiliki pamor membentuk sosok telaga khayangan yang indah dan jarang sekali untuk didapatkan. Mustika ii memiliki energi spiritual khusus untuk kerejekian yang melimpah. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Telaga Susu Kayangan Insya Allah untuk membangkitkan gairah lawan jenis, membangkitkan nafsu birahi lawan jenis, menambah… selengkapnya
Rp 300.000Gelang Keramat Peninggalan Budha Gelang Keramat Peninggalan Budha ini merupakan jimat bertuah yang berbentuk gelang. Gelang pusaka ini adalah gelang peninggalan pada era kabudhan sehingga pusaka ini benar-benar tua. Diperkirakan gelang pusaka ini memiliki bahan perunggu kuno sehingga pusaka ini memiliki power dan tuah yang masih alami. Gelang Keramat Peninggalan Budha ini mempunyai Khasiat Insya… selengkapnya
Rp 500.000Mustika Puser Bumi Pamor Slewah Mustika Puser Bumi Pamor Slewah merupakan batu mustika bertuah yang memiliki pamor puser bumi yang unik. Keunikan pamor puser bumi ini terdapat dua pamor puser bumi yang berbeda atau disebut slewah. Energi mustika puser bumi ini sangat kuat dan murni berasal dari alam semesta. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Puser Bumi… selengkapnya
Rp 300.000Poster Jumbo Ayat Kursi Hologram Poster Jumbo Ayat Kursi Hologram adalah poster yang memiliki gambar Ayat Kursi dengan efek hologram. Ayat Kursi atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka’ab sebagai ayat paling agung dalam Al Qur’an. Isinya tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah… selengkapnya
Rp 25.000Pusaka Keris Semar Mesem adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki keajaiban dan kekuatan mistis. Keris ini dipercaya memiliki energi positif yang dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Namun, tidak semua orang bisa memiliki pusaka keris semar mesem, karena keris ini dipercaya hanya akan memilih pemiliknya sendiri. Asal Usul Pusaka Keris Semar Mesem Menurut legenda,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSEtika Menjadi Majikan Mukaddimah Maraknya kasus penyiksaan terhadap para tenaga kerja kita di dalam maupun luar negeri, secara khusus yang bekerja di luar negeri akibat ulah para majikan yang tidak bertanggung jawab perlu pula menjadi perhatian kita secara serius. Sebab, banyak umat Islam yang terlibat di dalamnya baik sebagai pihak yang mempekerjakan ataupun dipekerjakan. Kami… selengkapnya
Alamat Dukun Balikpapan Alamat Dukun Balikpapan sering dicari oleh masyarakat karena datang ketempat praktek adalah kebiasaan orang-orang jika ingin bertransaksi. Banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mengambil jasa Dukun atau dukun dari jarak jauh. Anda tidak perlu khawatir karena Pusaka Dunia membuka layanan jasa spiritual yang ampuh dan terpercaya. Alamat Pusaka Dunia Balikpapan Masyarakat Balikpapan… selengkapnya
Usamah bin Zaid Kita sekarang kembali ke Mekah, tahun ketujuh sebelum hijrah. Ketika itu Rasulullah saw. sedang susah karena tindakan kaum Qurasy yang menyakiti beliau dan para sahabat. Kesulitan dan kesusahan berdakwah menyebabkan beliau senantiasa harus bersabar. Dalam suasana seperti itu, tiba-tiba seberkas cahaya memancar memberikan hiburan yang menggembirakan. Seorang pembawa berita mengabarkan kepada beliau,… selengkapnya
Penyebab Gila Karena Belajar Ilmu Penyebab Gila Karena Belajar Ilmu sering sekali terdengar di telinga kita. Ada sebagian orang yang gila atau hilang waras karena mempelajari ilmu kebatinan dan kanuragan. Sebenarnya sangat miris sekali dan kasihan jika mendengar cerita seperti itu. Semua itu bisa disembuhkan dengan mudah dengan ilmu kebatinan juga. Penyebab dari itu ada 2… selengkapnya
Terkuaknya ke-wali-an Kyai Hamid Pasuruan dan Kisah salam Kyai Hamid kepada ‘wali gila’ di pasar kendal Suatu ketika seorang habaib dari Kota Malang, ketika masih muda, yaitu Habib Baqir Mauladdawilah (sekarang beliau masih hidup), di ijazahi sebuah doa oleh Al Ustadzul Imam Al Habr Al Quthb Al Habib Abdulqadir bin Ahmad Bilfaqih (Pendiri Pesantren Darul… selengkapnya
Sejarah Pusaka Kujang. Kujang adalah sebuah senjata unik dari daerah Jawa Barat. Kujang mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9, terbuat dari besi, baja dan bahan pamor, panjangnya kurang lebih 20 cm dan beratnya sekitar 300 gram. Kujang merupakan perkakas yang merefleksikan ketajaman dan daya kritis dalam kehidupan juga melambangkan kekuatan dan keberanian untuk melindungi… selengkapnya
Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Batu Tentunya benda yang akan dijadikan sarana sebagai pagar ghoib harus diAsma’ atau diberi doaterlebih dahulu. Caranya sebagai berikut: 1.Sediakan batu biasa dan batu pengasah senjata tajam (wungkal). 2.Kedua batu tersebut lalu dibacakan Surat Al Fiil 40 x dan Surat Alam Nasyrah 40x. 3.Setiap mendapat 10 kali bacaan lalu… selengkapnya
Tentang Amalan Membuka Kunci atau Gembok. Amalan Membuka Kunci ini berfungsi untuk Membuka gembok, terali besi, kuncian jurus tenaga dalam dll. Caranya: Puasa hajat 7 hari. Malam ketujuhnya. wiridkan ayat di bawah ini 333 kali : Wallallaahu min-waraaa-ihim muhiithun-bal huwa qur’aanun majiidun fii Iauhin mahfuuzhin Apabila akan digunakan, baca 3 kali sambil menahan nafas. lalu… selengkapnya
Kisah Islamnya Syeikh Yusuf Estes Dr. Yusuf Estes lahir tahun 1944 di Ohio, AS. Tahun 1962 hingga 1990 ia bekerja sebagai musisi di gereja, penginjil sekaligus mengelola bisnis alat musik piano dan organ. Awal 1991 ia terlibat bisnis dengan seorang pengusaha Muslim asal Mesir bernama Muhammad Abd Rahim. Awalnya ia bermaksud meng-Kristenkan pria Mesir itu…. selengkapnya
Amalan Untuk Penglarisan Amalan ini tanpa laku puasa atau sejenisnya. Adapun Amalannya sebagai berikut: Setiap akan kulakan,buka warung/toko atau menjajakan dagangannya membaca Syahadat dengan menghadap : ke barat 18 kali. ke timur 18 kali ke utara 18 kali ke selatan 18 kali Insya Allah rejeki akan datang dari segala penjuru atas izin Allah SWT,
