Jarik Batik Kain Batu Srikandi Kategori: Pusaka Terjual | 734 Kali Dilihat

Jarik Batik Kain Batu Srikandi Reviewed by Pusaka Dunia on . This Is Article About Jarik Batik Kain Batu Srikandi

Jarik Batik Kain Batu Srikandi Jarik Batik Kain Batu Srikandi ini terbuat dari kain batik yang memiliki tampilan yang eksotik dan menawan. Jarik Batik ini bisa digunakan dalam berbagai keperluan acara / upacara adat jawa, atau hanya sekedar untuk pakaian sehari-hari. Batik sendiri merupakan kain bergambar yang pembuatannya secara khusus… Selengkapnya »

Rating: 1.0
    Harga:Rp 38.000Kode Produk: P5331
    Stok Habis
    15-08-2017
    Berat : 0.4 Kg
    Order via SMS

    +6285293988885

    Format Order SMS : KODE PRODUK # NAMA ANDA # ALAMAT
    Pemesanan Juga dapat melalui :
    Detail Produk "Jarik Batik Kain Batu Srikandi"

    Jarik Batik Kain Batu Srikandi

    Jarik Batik Kain Batu Srikandi

    Jarik Batik Kain Batu Srikandi

    Jarik Batik Kain Batu Srikandi ini terbuat dari kain batik yang memiliki tampilan yang eksotik dan menawan. Jarik Batik ini bisa digunakan dalam berbagai keperluan acara / upacara adat jawa, atau hanya sekedar untuk pakaian sehari-hari.

    Batik sendiri merupakan kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

    Jarik Batik Kain Batu Srikandi

    Size : All Size Dewasa ( Lebar +-87cm, Panjang +-116m )
    Warna : Random / Sesuai Stok Yang Tersedia
    Motif : Random / Sesuai Stok Yang Tersedia

    Stok Jarik Batik Kain Batu Srikandi Terbatas dan Cepat Terjual

    Mohon Perhatian : Untuk semua produk Jarik Batik Kain Batu Srikandi tiap periode, motif corak kemungkinan berganti. Kemungkinan motif batik yang tidak sama dengan yang ada di display / gambar. Jadi gambar display bukan sebagai stok tetapi hanya sebagai sample produk.

    Jika Berminat Dengan Produk Ini Sebutkan Pada Admin Kode Produk : P5331

    Jika Pusaka Dunia mengadakan diskon, maka Jarik Batik Kain Batu Srikandi tidak termasuk dalam daftar barang berdiskon dan harga masih sama seperti yang tercantum diatas.

    Call Center Pusaka Dunia / Dunia Pusaka

    PIN BBM : PUSAKA
    Telephone : +6281 222 886 456
    Sms : +6285 2939 88885
    WhatsApp : +6285 2939 88885
    Line : pusakadunia
    WeChat : pusakadunia
    Instagram : pusakadunia

    Batik

    Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.

    Sejarah Teknik Batik

    Seni pewarnaan kain dengan teknik perintang pewarnaan menggunakan malam adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti T’ang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794).

    Di Afrika, teknik seperti batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal. Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an.

    Walaupun kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (sejarawan Indonesia) percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuno membuat batik.


    Tag: , , ,

    Dapatkan Update Terbaru
    Daftar newsletter