EN
ID
  • BUKA: 24 Jam Fast Respon
  • BUKA: 24 Jam Fast Respon
  • Status Order
  • Tlp: +6281222886456
  • SMS/WA: +6285293988885
  • Line : pusakadunia
  • BBM : PUSAKA
  • Telegram: pusakadunia
  • admin@pusakadunia.com

Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati Kategori: Keris Kamardikan » Spesial Pusaka Dunia | 209 Kali Dilihat

Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati Reviewed by @pus4k4 on . This Is Article About Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati

Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati adalah keris pusaka yang gagah perkasa dengan kinatah emas yang semakin menjadikan keris pusaka tersebut lebih gagah dan berwibawa. Keris pusaka seperti ini biasa dimiliki oleh kalangan para bupati. Keris pusaka ini kinatah emasnya sali dan bukan sepuhan… Selengkapnya »

Rating: 1.0
    Harga:Rp 9.500.000Kode Produk: P5553
    Stok Tersedia
    16-10-2017
    Berat : 1.5 Kg
    Order via SMS

    +6285293988885

    Format Order SMS : KODE PRODUK # NAMA ANDA # ALAMAT
    Pemesanan Juga dapat melalui :
    Detail Produk "Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati"

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati adalah keris pusaka yang gagah perkasa dengan kinatah emas yang semakin menjadikan keris pusaka tersebut lebih gagah dan berwibawa. Keris pusaka seperti ini biasa dimiliki oleh kalangan para bupati. Keris pusaka ini kinatah emasnya sali dan bukan sepuhan ataupun serasah emas. Keris Pusaka lebih gagah lagi dengan warangka kayu cendana wangi yang sangat elegan dan termasuk warangka yang banyak sekali diminati serta termasuk warangka yang mahal. Segera miliki keris pusaka tersebut sebelum dimiliki orang lain, karena pusaka seperti ini sangat jarang juga untuk didapatkan.

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati mempunyai khasiat Insya Allah untuk

    kejayaan, kawibawaan, jabatan, pengayom, menjadi panutan, tauladan, disegani banyak kalangan, kepemimpinan, mudah dalam mengatur, mudah meraih tahta dan kekayaan, rejeki banyak mengalir masuk, pengasihan pemikat, menaklukan banyak orang, menangkal bencana, musibah dan kesialan, keselamatan dan tolak balak, sangat cocok bagi yang ingin meraih jabatan dan meraih kesuksesan bisnis.

    Pemagaran gaib rumah dari hantu jin,Mendatangkan ketentraman dalam rumah, Pagar gaib untuk rumah dari santet. Perlindungan gaib rumah dari tenung jin, Melindungi seluruh isi rumah dari gangguan gaib, Dijauhkan dari berbgai masalah rumah tangga, Seisi rumah menjadi tentram dan merasa nyaman. Kekuatan spiritual untuk pelindung keluarga, Keluarga terhindar dari berbgai masalah gaib,Dilancarkan dalam masalah rumah tangga, Menjadikan keluarga menjadi lebih harmonis.

    Membuat anda memiliki aura pelindung dari guna-guna, Pemagaran gaib untuk pasangan agar tidak terkena pelet, Menjadikan ageman anti selingkuh untuk pasangan. Memutuskan hubungan asmara pasanagn dengan selingkuhanya, Membuat pasangan semakin perhatian dan tulus melayani anda, Membuat pasangan tidak banyak tuntutan, Manrik berbgai kekuatan khodam positif. Mampu memnaggil bantuan khodam baik, Memiliki khodam kejekian yang luar biasa, Penunduk khodam jahat, Nentralisir kekuatan khodam negatif.

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati

    Nama Dapur / Bentuk Keris ini : Naga Sasra
    Nama Pamor / Lambang / Filosofi : Kulit Semongko
    Bentuk Pamor Keris Kulit Semongko
    Tangguh / Estimasi : Kamardikan Istimewa
    Model Bilah Pusaka : Luk 13
    Panjang Bilah-Gonjo Keris : 36,8 CM
    Panjang Seluruh Keris : 44 CM
    Asal Usul Pusaka : Koleksi Pusaka Dunia.
    Warangka Gayaman Surakarta kayu Cendana Wangi.
    Garansi Kami : Pusaka Dijamin Kuno / Sepuh.
    Foto Keris Asli Tanpa Editan, Dijamin & Garansi Keris Sama Dengan di Foto.
    Stok produk/barang ini : Hanya 1 Buah Saja.

    Jika anda berminat dengan Keris Pusaka ini, sebutkan pada admin Kode Produk P5553.

    Sejarah Keris Pusaka Naga Sasra

    Sejarah Keris Pusaka Naga Sasra / Keris Pusaka Nogo Sosro.
    Malam itu kabut menyelimuti kotaraja Majapahit.
    Di langit, mendung menggelanyut menutup gemerlap bintang.
    Gelap… sunyi, bahkan tak terdengar suara jengkrik dan garengpong yang biasanya rajin berpesta menyambut jatuhnya sinar rembulan.

    Para Rakryan Mahamantri Katrini, Rakryan Mantri ri Pakira-kiran, Dharmmadhyaksa serta Dharmma-upapatti memenuhi pendopo agung kotaraja.
    Duduk bersimpuh mendengarkan sang Raja yang sedang prihatin melihat kondisi kerajaan yang kian memburuk.
    Musim Paceklik cukup panjang sehingga sawah & ladang kering, hasil panen tidak mencukupi kebutuhan rakyat banyak, perekonomian masyarakat telah dikuasai para saudagar besar yang memonopoli perdagangan, para pejabat kerajaan tak mempedulikan keadaan rakyat, sibuk saling sikut untuk mencari kekuasaan & memperkaya diri sendiri. Kerajaan2 andahan sudah mulai berani membangkang tidak mematuhi arahan2 dari sang Raja, terutama Blambangan yang menurut informasi para telik sandi, sudah menyiapkan bala tentara untuk menggempur kota raja…..
    Serta masih banyak lagi hal yang disampaikan oleh sang Raja dalam keluh kesah keprihatinannya malam itu.

    Semua yang hadir hanya menunduk terdiam.
    Mulut mereka kelu terkunci tak mampu menyela ataupun menampik keprihatinan sang Raja karena memang itulah yang senyatanya terjadi di wilayah kerajaan Majapahit saat itu.
    Sementara Raja menarik nafas dalam merasakan beban berat berada di pundaknya.
    Matanya menerawang jauh ke arah wringin kembar yang tertancap kokoh di tengah alun2 kota raja.

    Ide Gagasan Pembuatan Keris Pusaka

    Ditengah ketermangguan yang kaku itu, seorang Dharmma-upapatti tiba2 membungkuk menyembah sang Raja, memohon ijin untuk menyampaikan pendapat.
    Sang Raja pun mengijinkan karena memang ia ingin sekali mendengar masukan dari yang hadir pada malam itu.
    Maka si Dharmma-upapatti pun memulai kalimatnya….,”Mohon ampun paduka Baginda, memang benar apa yang paduka Baginda sampaikan.
    Kamipun sangat merasakan keadaan tak menentu yang menimpa kerajaan Majapahit saat ini.
    Menurut hemat saya, apakah tidak sebaiknya jika Baginda Raja memanggil mPu Supo ke kerajaan dan menitahkannya untuk membuat sebilah pusaka guna meredakan semua ontran2 yang terjadi saat ini ?.

    Sang Raja pun terhenyak dari kemasygulannya. Berdiri lantas berucap, ” Benar apa yang kau sampaikan itu.
    Sudah lama kerajaan tidak memiliki pusaka setelah Kyai Sengkelat yang kita selamatkan dari Blambangan.
    Kini sudah saatnya Majapahit memiliki pusaka yang bisa menenteramkan kondisi kerajaan kita saat ini”. …. Maka segeralah Raja menitahkan orang kepercayaannya untuk memanggil mPu Supo agar membuatkan keris pusaka kerajaan.

    Pembuatan Keris Pusaka

    Singkat cerita, setelah mPu Supo menerima titah raja, maka segeralah dia bersemedi memohon petunjuk kepada Shang Hyang Tunggal. Bertapa cukup lama sampai mendapatkan petunjuk bagaimana bentuk & manfaat pusaka yang nanti akan digunakan sebagai salah satu pusaka andalan Majapahit itu. Setelah mendapat petunjuk, maka segeralah ia mencari bahan2 yang dibutuhkan dan mempersiapkan segala ubo rampe pembuatan pusaka kerajaan tersebut. Menempanya di kawah gunung yang sangat panas, dan menyepuhnya di laut sampai air laut itu bergejolak sehingga sampai disebut dengan Segara Wedang, yaitu air laut yang bergejolak seperti air panas yang bergelora. Setelah jadi, pusaka tersebut ternyata memiliki hiasan yang sangat indah berbentuk Naga dengan sisik yang banyak yang lantas diberi julukan Sisik Sewu atau Seribu Sisik berhias emas dengan relief kijang emas atau Kidang Mas (Kidang Kencana) di sisi tengah bawah sor-soran.

    Setelah selesai seluruh prosesi pembuatan pusaka yang berbentuk Naga tersebut, lantas mPu Supo menyerahkannya kepada sang Raja. Tak ayal, sang Raja sangat bergembira menerima pusaka yang dipesannya tersebut yang lantas menamainya dengan gelar Kyai “NAGA SASRA”.

    Dalam cerita ini, memang keris pusaka NAGA SASRA diceritakan dibuat oleh mPu Supo pada era kerajaan Majapahit. Dalam legenda disebut bahwa pembuatan Kyai Naga Sasra sampai membuat air laut bergejolak (Segara Wedang). Legenda ini seakan mengejawantahkan situasi dimana pusaka tersebut lahir ditengah situasi sosial-politik Majapahit yang sedang bergejolak akibat begitu banyaknya pertentangan, pemberontakan, kemiskinan dan berbagai malapetaka lainnya. Berbagai perbedaan pandangan politik, kesenjangan sosial yang makin tampak dan beragamnya kepercayaan masyarakat pada masa itu diibaratkan dengan istilah Sisik Sewu (Sasra).

    Naga

    Naga Sendiri memiliki makna kewibawaan seorang Raja yang bisa memberikan pengayoman, perlindungan dan mampu mensejahterakan masyarakat yang dipimpinnya.
    Menyatukan berbagai perbedaan yang ada dengan simbol Keris yang bermakna tungggal lan manunggal.
    Sedangkan kidang kencana atau kidang mas melambangkan kemakmuran ketika semua elemen masyarakat mampu bersatu padu menyatukan tekad membentuk kerajaan yang besar.
    Gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kertaraharja diejawantahkan dalam hiasan emas yang melapisi bilah keris Naga Sasra tersebut.

    Demikian sehingga kyai Naga Sasra telah menjadi pusaka yang benar2 mengilhami sang Raja sehingga mampu menjalankan roda pemerintahan dengan lebih bijaksana dan mampu menyatukan cara pandang masyarakat sehingga segala ontran2 bisa dilalui dengan baik. Maka Kerajaan Majapahit pun kembali berdiri tegar menjadi kerajaan yang kuat.

    Bagi Pembeli Baru Wajib Baca :

    1. Cara Memilih Keris Pusaka
    2. Keris Pusaka Kuno Investasi Menguntungkan
    3. 70 Nama Empu Keris Pusaka
    4. 187 Keris Pusaka Paling Dicari

    Hubungi Kami di :
    PIN BBM : PUSAKA
    Telephone : +6281 222 886 456
    Sms : +6285 2939 88885
    WhatsApp : +6285 2939 88885
    Line : pusakadunia
    WeChat : pusakadunia
    Instagram : pusakadunia

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati ini bisa dimiliki oleh Penggemar Keris Pusaka yang mengutamakan khasiat dan isi bertuah didalamnya.

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati ini bisa dimiliki oleh aktivis pemelihara Budaya Tosan Aji yang mengutamakan Keindahan Barang Antik Warisan Bangsa yang patut dipelihara dan dijaga demi melestarikan Cagar Budaya Indonesia.

    Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati ini bisa dimiliki oleh Pecinta dan Penggemar Tosan Aji yang mempertimbangkan keduanya, baik dari segi Khasiat Keris Pusaka maupun sebagai Barang Antik yang harus dijaga dan dilestarikan.

    Gambar Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati.

    Gambar foto produk yang ditampilkan ini merupakan gambar asli dan hanya di resize tanpa editan sama sekali, kami tampilkan gambar dengan jarak dekat sehingga anda bisa melihat dengan jelas produk pusaka dunia tanpa ada yang di sembunyikan sama sekali antara kekurangan dan kelebihan dari produk tersebut. Karena bagi kami kejujuran merupakan yang paling utama dan tidak hanya itu saja, karena kepuasan dari anda juga merupakan yang paling utama. Karena itulah pusaka dunia bukan mengutamakan keuntungan semata.

    Hak Cipta Gambar Foto.
    Gambar Foto Produk Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati merupakan foto asli dari Pusaka Dunia sehingga jika ada penjual online dengan foto yang sama tanpa ijin, dipastikan penjual tersebut telah melakukan pencurian gambar foto hak cipta Pusaka Dunia. Harap Waspada Penipuan Online, Baca Ciri Ciri Toko Online Terpercaya

    Cara Perawatan Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati.

    Cara perawatan yang dilakukan tergolong sangatlah mudah, hanya cukup dengan mengoleskan minyak pusaka khusus keris pusaka. Lakukan hal tersebut setiap Malam Jumat Kliwon atau Malam Selasa Kliwon atau Setiap Tanggal Lahir anda (bisa pilih salah satu). Jika anda lupa memberi minyak tidak akan ada efek samping apapun, yang akan terjadi hanya energi dari pusaka menjadi kurang maksimal.

    Pantangan Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati.
    dilarang menyembahnya karena hanya kepada Tuhan kita Wajib Menyembah, selebihnya karena proses mendapatkannya dengan jalan yang baik tanpa ada unsur perjanjian tumbal dengan para khodam dan para jin, maka pusaka tersebut tidak ada pantangan sama sekali, bisa untuk semua agama, bisa dimiliki bagi yang Sudah atau Belum mempunyai pusaka.

    Efek Samping Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati.
    Sangat banyak sekali pertanyan mengenai tentang efek samping dari pusaka saat lupa dalam melakukan perawatan memberi minyak, maupun terbawa ke toilet, satu tempat dengan pusaka lain dan lain sebagainya, dengan jelas pusaka dunia menjamin jika terjadi hal-hal tersebut tenang saja karena itu sangatlah aman dan tidak ada efek samping negatif sama sekali yang akan mencelakakan ataupun mengganggu pemilik produk ini.

    Penerima Warisan Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati.

    Jadi pusaka bisa di wariskan ke anak, cucu, istri, saudara, kerabat, sahabat dan kepada siapa pun itu. bagaimana cara memberikan warisannya ? Proses pemberian warisan pusaka cukup anda berniat dalam hati dengan penuh keikhlasan dan ketulusan yang paling dalam untuk mewariskan pusaka kepada orang yang ingin anda beri warisan tersebut.

    Himbauan Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati.
    Mengingat pusaka dunia mengutamakan kejujuran dan ingin menjalin silaturami antar sesama dengan harmonis. Selain itu kepuasan anda adalah yang paling utama, sebaiknya teliti dan baca semua keterangan yang telah kami berikan sebelum meminang, setelah sudah jelas dengan keterangan yang kami berikan lalu barulah mantapkan hati anda, setelah itu silahkan anda meminang produk Keris Naga Sasra Pusaka Para Bupati.


    Tag: , ,

    Dapatkan Update Terbaru
    Daftar newsletter