‘Abdullah Bin Hudzafah as-Sahmiy
‘Abdullah Bin Hudzafah as-Sahmiy
(Dipaksa Mencium Kepala Kaisar, Asalkan Tawanan Kaum Muslimin Bebas )
“Sudah sepatutnya setiap Muslim mencium kepala Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy dan saya adalah orang pertama yang melakukannya” (Umar bin al-Kaththab)
Pemeran cerita kita kali ini adalah salah seorang sahabat yang bernama Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy.
Boleh saja sejarah tidak mengangkat pembicaraan tentang tokoh ini sebagaimana telah berjuta-juta orang arab sebelumnya yang tidak pernah diangkat. Akan tetapi Islam yang agung telah menakdirkan Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy bertemu dengan para pembesar dunia pada zaman itu; Kisra Persia dan Kaisar Romawi. Kisah ini kemudian diabadikan oleh sejarah sepanjang zaman.
Kisahnya bersama Kisra raja persia terjadi pada tahun ke-enam Hijriyyah ketika Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam berkeinginan mengirimkan sekelompok para sahabatnya untuk mengantarkan surat kepada raja-raja ‘Ajam (non Arab). Surat tersebut berisi ajakan beliau kepada mereka untuk memeluk Islam. Dan Rasul Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam sangat menyadari bahwa tugas ini amat berbahaya.
Para utusan itu akan pergi ke negeri nun jauh yang belum pernah menjalin perjanjian sebelumnya. Mereka tidak mengerti bahasanya dan tidak mengetahui tabi’at-tabi’at rajanya. Kemudian mereka akan mengajak raja-raja itu untuk meninggalkan agamanya dan berpisah dengan kebesaran dan kerajaannya serta memeluk agama suatu kaum yang beberapa di antara mereka adalah penduduk wilayah yang tunduk terhadap kekuasaan mereka.
Ini adalah perjalanan yang berbahaya. Yang pergi dalam perjalanan itu akan dianggap hilang dan yang bisa kembali pulang seolah-olah dilahirkan kembali.
Untuk itu Rasulullah mengumpulkan para sahabatnya dan berpidato di hadapan mereka. Setelah memuji dan menyanjung Allah, bersyahadat lalu berkata:
(Amma ba’du, Sesungguhnya aku ingin mengutus sebagian kamu kepada raja-raja ‘Ajam, maka janganlah kamu membantah kepadaku sebagaimana bani Israil membantah kepada Isa bin Maryam).
Maka para sahabat Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam berkata, “Wahai Rasulullah, kami siap melaksanakan apa yang engkau kehendaki, maka utuslah kami dengan sesuka hati engkau.”
Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam memilih enam orang sahabatnya untuk menyampaikan surat-suratnya kepada raja-raja Arab dan ‘Ajam, dan di antara ke-enam orang tersebut adalah ‘Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy, ia dipilih untuk menyampaikan surat Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam kepada Kisra Persia.
‘Abdullah bin Hudzafah menyiapkan kendaraannya dan berpamitan dengan istri dan anaknya, lalu bergerak melaksanakan tugasnya dengan turun dan naik gunung, sendirian tidak ada yang menemaninya kecuali Allah, hingga ia sampai ke negeri Persia, kemudian ia meminta izin masuk untuk menemui sang kisra dan menyerahkan surat kepadanya.
Sang kisrapun memerintahkan agar istananya dihiasi dan memanggil pembesar-pembesar Persia untuk hadir di kerajaannya, Kemudian ‘Abdullah bin Hudzafah dipersilahkan masuk.
Abdullah bin Hudzafah menemui penguasa Persia itu dengan pakaian tipis yang membalut tubuhnya yang dirangkap jubahnya yang kasar, tampak padanya kesederhanaan orang Arab.
Namun ia sangat percaya diri, berdiri tegap, nampak pada penampilannya kewibawaan Islam dan bercokol dalam hatinya kebesaran Iman.
Ketika Kisra melihatnya sedang menghadapnya, ia menunjuk salah seorang ajudannya untuk mengambil surat dari tangannya, maka Abdullah berkata, “Tidak!, Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam menyuruhku supaya aku menyerahkan surat ini langsung ke tanganmu dan aku tidak akan mengingkari perintah Rasulullah.”
Lalu Kisra berkata, “Biarkan ia mendekat kepadaku.” dan setelah ia mendekat kepadanya, Kisra mengambil surat dari tangannya.
Kemudian Kisra memanggil juru tulis arab dari negeri penduduk Hirah dan menyuruhnya supaya membuka surat dan membacanya di hadapannya. Dan ternyata di dalamnya,
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dari Muhammad utusan Allah kepada Kisra pembesar Persia, kesejahteraanlah bagi orang yang mengikuti petunjuk…”
Ketika Kisra mendengar sepotong surat ini, maka menyalalah kemarahan di dadanya, mukanya merah dan otot lehernya melembung besar, karena Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam memulai dengan menyebutkan…?, lalu ia menarik surat dari tangan juru tulisnya dan merobek-robeknya tanpa mengetahui apa yang tertulis dalam surat itu, lalu ia berteriak: Apakah ia menulis surat kepadaku dengan seperti ini, sedangkan ia adalah hambaku!!”
Lalu ia menyuruh supaya Abdullah bin Hudzafah dikeluarkan dari singgasananya, lalu ia dikeluarkan.
Abdullah bin Hudzafah keluar dari kerajaan Kisra, dan ia tidak tahu apa yang akan ditakdirkan oleh Allah kepadanya…dibunuh atau dibiarkan pergi?.
Akan tetapi ia masih bisa berkata, “Demi Allah aku tidak perduli terhadap keadaanku setelah aku menyampaikan surat Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam .” dan ia menaiki kendaraannya dan pergi.
Dan ketika Kisra telah reda dari marah, ia menyuruh supaya Abdullah dipanggil masuk kembali kepadanya, namun Abdullah tidak ditemukan… lalu mereka mencarinya akan tetapi mereka tidak menemukan jejaknya… Hingga mereka mencari di jalan yang menuju ke negeri arab dan mereka menemukannya namun ia telah jauh.
Dan ketika Abdullah menemui Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam ia menceritakan apa yang terjadi tentang Kisra dan surat yang dirobek olehnya, Rasul langsung berkata, “Mudah-mudahan Allah merobek-robek kerajaan-nya.”
Adapun Kisra, ia telah menulis surat kepada Badzan wakilnya yang ditugaskan di Yaman, “Utuslah dua orang prajuritmu yang kuat-kuat kepada orang yang muncul di Hijaz ini, dan perintahkanlah keduanya agar membawanya kepadaku…”, maka Badzan mengutus dua orang terbaiknya kepada Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, ia juga membekali surat untuk diberikan kepadanya, di dalam surat itu ia menyuruhnya supaya beliau berangkat bersama kedua orang itu untuk menemui Kisra dengan segera…Dan ia meminta dari kedua orang itu untuk mendengar khabar Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam dan memata-matainya, dan menyampaikan berita yang diperolehnya kepadanya.
Kedua orang itu segera berangkat sehingga mereka sampai ke Thaif dan menjumpai para pedagang Quraisy, lalu keduanya bertanya kepada mereka tentang Muhammad Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, maka mereka menjawab, “Ia berada di Yatsrib!.”
Kemudian para pedagang itu bergegas menuju ke Mekkah dengan riang untuk menyampaikan khabar gembira, mereka mengucapkan selamat bagi orang-orang Quraisy sambil berkata, “Bersenang-senanglah kalian, karena Kisra telah menangani Muhammad dan kalian bakal aman dari kejahatannya.”
Adapun kedua orang tadi, mereka telah pergi menuju kota Madinah dan bertemu Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, dan memberikan surat Badzan kepadanya, dan keduanya berkata kepada beliau, Sesungguhnya raja diraja Kisra telah menulis surat kepada raja kami Badzan supaya ia mengutus orang kepadamu, orang itu akan membawamu kepadanya… Dan kami telah mendatangimu supaya kamu pergi bersama kami kepadanya, jika kamu menuruti kami, kami akan memberi tahu Kisra tentang sesuatu yang berguna bagi kamu dan ia akan menahan siksaannya darimu, dan jika kamu tidak mau, maka ia adalah orang yang kamu telah tahu keganasannya, kekerasannya dan kemampuannya untuk membinasakanmu dan kaummu. Maka Rasul Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam tersenyum dan berkata kepada keduanya, “Hari ini, kembalilah kamu berdua ke tempat tendamu dan datanglah kamu berdua besok ke sini.”
Dan keesokan harinya keduanya datang kepada Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam dan mereka berkata kepadanya, “Apakah kamu telah siap untuk berangkat bersama kami kepada Kisra?” Beliau berkata kepada mereka berdua, “Kamu berdua tidak akan menemukan Kisra setelah hari ini… Allah telah membinasakannya, anaknya (Syirwaih) telah membunuhnya pada malam ini… di bulan ini…” Maka keduanya mencermati wajah Nabi dan mulai nampaklah keheranan di wajah mereka, dan keduanya berkata, “Apakah anda sadar apa yang anda katakan? bolehkah kami menulis hal itu kepada Badzan? Beliau menjawab, “Ya, dan katakan kepadanya Bahwa agamaku akan sampai ke seluruh kekuasaan Kisra, dan jika kamu masuk Islam aku akan memberikan apa yang kamu kuasai, dan aku jadikan kamu raja atas kaummu.”
Kedua orang itu keluar dari Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam dan pulang menemui Badzan dan menyampaikan khabar; maka Badzan berkata, “Jika apa yang dikatakan Muhammad benar, maka ia adalah seorang nabi, dan jika tidak benar, maka kita akan pikirkan lagi nanti.”
Tidak lama kemudian datanglah surat Syirwaih kepada Badzan, ia berkata dalam surat itu, “Amma ba’du, aku telah membunuh Kisra, dan aku tidak membunuhnya kecuali karena balas dendam untuk kaumku, ia telah banyak membunuh pembesar-pembesar mereka, memboyong perempuan-perempuan mereka dan menjarah harta mereka, jika suratku ini telah datang kepadamu, maka jadilah kamu dan kaummu orang-orang yang taat kepadaku.”
Ketika Badzan membaca surat Syirwaih, ia tidak melanjutkan bacaannya, akan tetapi ia melemparkannya ke sampingnya dan ia menyatakan masuk Islam, dan begitu pula orang-orangnya dari Persia yang ada di Yaman semua masuk Islam.
Ini adalah kisah pertemuan Abdullah bin Hudzafah dan Kisra raja Persia.
Lalu bagaimana pertemuannya dengan Kaisar pembesar Romawi?
Pertemuannya dengan Kaisar adalah terjadi pada zaman khalifah Umar bin al-Khaththab radliyallâhu ‘anhu pada saat itu ia mempunyai kisah yang sangat indah…
Pada tahun kesembilan hijriyah Umar bin al-Khaththab mengutus pasukan untuk memerangi Romawi, dan diantaranya Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy. Kaisar pembesar Romawi sendiri telah mendengar khabar tentang pasukan-pasukan kaum muslimin yang mempunyai kebenaran iman, kekokohan aqidah dan keteguhan jiwa dalam menegakkan jalan Allah dan Rasul-Nya.
Maka Kaisar menyuruh pasukannya bahwa jika mereka mendapatkan tawanan dari kaum muslimin, supaya mereka tidak membunuhnya dan membawa kepadanya dalam keadaan hidup… Dan Allah memang telah berkehendak bahwa Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy jatuh tertawan oleh pasukan Romawi, lalu mereka membawanya kepada rajanya, dan mereka berkata, “Dia termasuk sahabat Muhammad yang lebih dahulu memeluk agamanya, dan ia telah menjadi tawanan kami, lalu kami hadirkan ia kepada engkau.”
Raja Romawi menatap Abdullah bin Hudzafah agak lama dan berkata, “Aku akan menawari kamu sesuatu!”
Ia berkata, “Apa itu?”
Maka ia berkata, “Aku tawari kamu untuk masuk Nasrani…jika kamu menerima aku akan membebaskan kamu, dan aku beri kamu kedudukan. Maka tawanan itu berkata dengan lantang dan yakin, Tidak!…Kematian adalah seribu kali lebih aku cintai daripada apa yang kamu tawarkan kepadaku itu!”
Maka Kaisar berkata, “Sungguh aku melihatmu sebagai orang pemberani…Jika kamu menerima tawaranku, aku beri kamu jabatan dan aku bagi kerajaanku kepadamu.
Maka tawanan yang terikat itu tersenyum dan berkata, “Demi Allah jika kamu memberiku semua apa yang kamu miliki dan semua apa yang dimiliki orang-orang arab supaya aku meninggalkan agama Muhammad dalam sekejap mata, aku tidak akan melakukannya!”
Ia berkata, “Kalau begitu aku akan membunuhmu.”
Ia berkata, “Terserah kamu.” Kemudian ia menyalibnya, dan ia berkata kepada para ahli panahnya dengan bahasa romawi “Panahlah dekat tangannya, sambil ia menawarinya untuk masuk nasrani, dan Abdullah menolaknya.
Lalu ia berkata, “Panahlah dekat kakinya.” Dan ia menawarkan kepadanya supaya ia meninggalkan agama Muhammad, tetapi ia menolak.
Setelah itu Kaisar menyuruh supaya mereka berhenti menyakitinya, dan supaya menurunkannya dari kayu salib, kemudian ia meminta supaya didatangkannya panci besar, lalu panci itu diisi dengan minyak dan diletakkan di atas api sehingga minyak itu mendidih, lalu kaisar meminta supaya didatangkan dua orang tawanan dari kaum muslimin, lalu ia menyuruh supaya salah seorang dari keduanya diceburkan di dalamnya, maka bertebaranlah dagingnya dan tulangnya nampak menganga.
Lalu Kaisar menengok ke arah Abdullah bin Hudzafah dan mengajaknya untuk memeluk agama Nasrani, akan tetapi tawaran itu ditolaknya dengan amat keras, bahkan lebih keras dari sebelumnya.
Dan setelah Kaisar telah putus asa, ia menyuruh supaya Abdullah diceburkan di panci yang dipakai untuk menceburkan kedua sahabatnya. Dan ketika ia telah didekatkan dengan panci itu, keluarlah air matanya, maka berkatalah orang-orang Kaisar kepada rajanya, “Ia menangis!”
Maka Kaisar menyangka bahwa ia telah jera dan berkata, Kembalikan ia kepadaku.” Ketika ia telah sampai di depannya, Kaisar menawarinya untuk memeluk agama Nasrani dan ia menolak, maka Kaisar berkata, “Sialan kamu, lalu apa yang membuatmu menangis?”
Ia menjawab, “Yang membuatku menangis adalah bahwa aku berkata kepada diriku, ‘Kamu diceburkan di panci ini sekarang lalu jiwamu melayang, dan sesunggungnya aku menginginkan kalau aku mempunyai nyawa sejumlah rambutku lalu diceburkan semuanya di panci ini di dalam jalan Allah.'”
Maka berkatalah Kaisar durjana itu, “Maukah kamu mencium kepalaku dan aku membebaskanmu?”
Maka Abdullah berkata, beserta semua tawanan muslim juga?”
Kaisar berkata, “Dan semua tawanan muslim juga.” Abdullah berkata, Aku bergumam dalam hati, Aku mencium kepala salah satu dari musuh Allah lalu ia membebaskanku dan tawanan muslim semuanya, tidak masalah bagiku.”
Lalu ia mendekatinya dan mencium kepalanya, maka raja Romawi itu menyuruh supaya tawanan-tawanan muslim dikumpulkan dan diserahkannya kepadanya, maka diserahkanlah mereka kepadanya.
Abdullah bin Hudzafah datang kepada Umar bin al-Khaththab radliyallâhu ‘anhu dan menceritakan kisahnya, maka sangat bergembiralah al-Faruq, dan ketika beliau melihat tawanan-tawanan, beliau berkata, “Setiap orang islam selayaknya mencium kepala Abdullah bin Hudzafah… dan aku orang pertama yang melakukannya!” Lalu beliau berdiri dan mencium kepalanya….*
‘Abdullah Bin Hudzafah as-Sahmiy
Mustika Ladak Kewarisan adalah nama Produk ini. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Ladak Kewarisan Insya Allah untuk Keselamatan Dalam Pekerjaan, Keselamatan Perjalanan, Terhindar Dari Kesialan, Keselamatan Hidup, Pagar diri dari segala macam gangguan ghaib. Produk Jenis ini bernama Batu Akik Pamor Hitam Lumut Hitam. Produk jenis ini ditemukan Tahun 1548. Tingkat Kekerasan 6.5-7 Mohs. Ukuran : 33x22x9… selengkapnya
Rp 275.000Batu Mustika Penglarisan Wingit Pusaka Dunia Batu Mustika Penglarisan Wingit Pusaka Dunia mampu menjadi sarana untuk membantu pemiliknya mewujudkan keinginanya. Mustika kami yang sudah masuk kedalam website resmi pusaka dunia terjamin keaslianya dan khasiatnya karena sudah melalui uji tes khasiat terlebih dahulu sebelum terpampang di website pusaka dunia. Mustika kami memiliki energi yang alami karena… selengkapnya
Rp 350.000Mustika Kerejekian Parung Arto Pusaka Dunia Mustika Kerejekian Parung Arto Pusaka Dunia mampu menjadi sarana untuk membantu pemiliknya mewujudkan keinginanya. Mustika kami yang sudah masuk kedalam website resmi pusaka dunia terjamin keaslianya dan khasiatnya karena sudah melalui uji tes khasiat terlebih dahulu sebelum terpampang di website pusaka dunia. Mustika kami memiliki energi yang alami karena… selengkapnya
Rp 350.000Mustika Mega Api Nama daripada Produk ini. Mustika Mega Api berkhasiat Insya Allah untuk menguatkan kekuatan pusaka atau mustika yang sudah anda miliki, kejayaan dan kesuksesan dalam kehidupan, pendatang pulung / wahyu kepemimpinan/kerejekian sehingga mudah mendapat rejeki dan diberi kemudahan dalam meraih jabatan perusahaan, pemerintahan, militer, dsb, kesuksesan berbisnis dan berdagang apapun akan mudah mendapat… selengkapnya
Rp 300.000Jasa Dukun Pengisian Ilmu Penghapus Dendam Jasa Dukun Pengisian Ilmu Penghapus Dendam adalah salah satu ilmu yang sangat baik. Ilmu ini dapat menghapus dendam orang lain sehingga hidup anda akan selalu aman dan damai. Ilmu ini sebenarnya sangat penting bagi kehidupan dan untuk orang-orang yang berprofesi di bidang pengacara atau yang berurusan dengan banyak masa…. selengkapnya
Rp 1.500.000Batu Mustika Lipan Putih Asli Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Insya Allah untuk Tembus Pandang maksudnya untuk membuka cakra kepekaan mata batin, membantu membuka mata batin atau memudahkan membangkitkan ilmu terawangan dan ilmu indera keenam. Kekebalan / Kebal dari ancaman santet, guna guna dan ilmu sihir. Keselamatan ; agar terhindar / diberi keselamatan dari kecelakaan, musibah,… selengkapnya
Rp 350.000Mustika Pandawa Kawibawan Mustika Pandawa Kawibawan merupakan batu mustika bertuah dengan warna merah yang indah dan terkesan elegan sekali. Mustika tersebut juga jarang sekali untuk didapatkan. Mustika ini memiliki keindahan yang luar biasa dan terpancar secara alami. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk kawibawaan, jabatan, pengayom, menjadi panutan, tauladan, disegani banyak kalangan, menjadikan… selengkapnya
Rp 300.000Mustika Mbaurekso Dieng Mustika Mbaurekso Dieng memiliki corak alami yang sangat menawan. Selain itu mustika ini juga memiliki kandungan energi yang stabil dan kuat. Mustika sangat cocok digunakan untuk pria dan wanita tanpa ada pantangan apapun. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Mbaurekso Dieng Insya Allah untuk manarik kekuatan khodam positif di sekitar, keselamatan badan fisik dan… selengkapnya
Rp 350.000Tombak Senopati Kayangan adalah salah satu tombak paling unik dan langka sekali dan tombak pusaka ini sangat jarang sekali untuk ditemukan, tombak pusaka berikut adalah tombak y6ang paling langka dengan bentuk yang sangat unik juga, tombak inipun masih sangat asing di kalangan tosan aji. tombak pusaka ini memiliki pamor sanak. Tombak Senopati Kayangan mempunyai khasiat… selengkapnya
Rp 400.000Mustika Succubus Putih Raja Pelet Mustika Succubus Putih Raja Pelet merupakan mustika bertuah yang memiliki corak pamor dan warna yang indah dan menawan. Mustika succubus sudah terbukti khasiatnya untuk memikat hati lawan jenis. Mustika ini memiliki energi spiritual tingkat tinggi yang berasal dari alam. Keterangan Mustika. Produk Jenis ini bernama Mustika Succubus Putih Raja Pelet…. selengkapnya
Rp 380.000Cara Melepaskan Korban Tumbal Cara Melepaskan Korban Tumbal tidaklah mudah karena anda harus menguasai ilmu kebatinan tingkat tinggi. Melepaskan seseorang yang menjadi korban tumbal adalah perbuatan yang sangat mulia. Seseorang yang menjadi tumbal tidak seketika dia mati karena suatu insiden, melainkan jin yang menjadikanya tumbal perlu menguncinya hingga perlahan-lahan dia bisa meninggal tanpa terlihat hal janggal…. selengkapnya
Sa’adz bin Mu’adz Sa’adz bin Mu’adz adalah seorang laki-laki yang anggun, berwajah tampan berseri-seri, dengan tubuh tinggi jangkung, dan badan gemuk gempal. Ia masuk Islam pada usia 31 tahun. Dalam usia 37 tahun ia pergi menemui syahidnya. Sejak masuk Islam hingga wafatnya, Sa’adz bin Mu’adz telah mengisi umurnya dengan karya-karyanya yang gemilang dalam berbakti kepada… selengkapnya
Jenis Ilmu Pelet Yang Paling Terkenal 1. Ilmu pelet asmara: Ilmu pelet yang bertujuan untuk memperkuat atau mempertebal rasa cinta di antara pasangan. 2. Ilmu pelet pengasihan: Ilmu pelet yang bertujuan untuk menarik simpati, perhatian, dan kasih sayang dari orang yang diinginkan. 3. Ilmu pelet pemikat: Ilmu pelet yang bertujuan untuk memikat hati orang yang… selengkapnya
33 Ayat Penyembuh Lumpuh Rasulullah bersabda: Barangsiapa yang membaca 33 ayat-ini setiap malam (nama ayat-ayat tersebut) maka malam itu ia tidak akan diganggu oleh tujuh bahaya, tidak ada pencuri masuk rumah, terjaga keselamatan dirinya keluarga dan hartanya hingga pagi hari. Hadits ini kemudian didengar oleh Syuaib bin Harb dan ia berkata: Kami menamakan ayat-ayat tersebut… selengkapnya
7 Foods That Become Toxic When Reheated Many people have a habit of storing food in the refrigerator and reheating it later when needed or reheating leftovers from a previous meal. But what most people don’t know is that this bad habit can put us at risk, make us and our children sick, sometimes poisoned,… selengkapnya
Resep Jitu Umpan Mancing Galatama Resep Jitu Umpan Mancing Galatama Ini Merupakan Artikel Yang Berisikan Berbagai Macam Resep Umpan Yang Sangat Jitu Untuk Diterapkan Dalam Mancing Keseharian Maupun Mancing Galatama Dan Lomba Mancing Lainnya. Pusaka Dunia Menyediakan Umpan Yang Sangat Cocok Digunakan Untuk Memancing Berbagai Jenis Ikan Tawar Diantaranya Adalah Sebagai Berikut : Ikan Baung… selengkapnya
Jasa Pengisian Khodam Jasa Pengisian Khodam- Adalah layanan spiritual dari tim sesepuh pusaka dunia yang bertujuan untuk membantu sesama dengan metode hanya mengganti mahar persyaratan ritual saja bukan membayar mahar kepada kami dan bukan seperti para praktisi spiritual yang ada dalam situs website atau dukun yang lainnya untuk membayar mereka. Untuk mendapatkan layanan Jasa Pengisian… selengkapnya
1110 Macam Obat Herbal Berbagai Penyakit Obat Herbal Asam Urat Obat Herbal Kolesterol Obat Herbal Asam Lambung Obat Herbal Diabetes Obat Herbal Sakit Gigi Obat Herbal Darah Tinggi Obat Herbal Ambeien Obat Herbal Radang Tenggorokan Obat Herbal Sakit Pinggang Obat Herbal Batuk Obat Herbal, 1110 Macam Obat Herbal Berbagai Penyakit ADA DISINI Obat Herbal Asma… selengkapnya
Praktek Dukun Dharmasraya Praktek Dukun Dharmasraya sering dicari oleh masyarakat karena datang ketempat praktek adalah kebiasaan orang-orang jika ingin bertransaksi. Banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mengambil jasa Dukun atau dukun dari jarak jauh. Anda tidak perlu khawatir karena Pusaka Dunia membuka layanan jasa spiritual yang ampuh dan terpercaya. Praktek Dukun Dharmasraya Masyarakat Dharmasraya tidak… selengkapnya
Berita Artikel Ritual Unik Suku Toraja, Ma’ Nene’ Tana Toraja yang terletak di Sulawesi Selatan memang terkenal dengan alam pegunungannya yang sangat indah serta ritual adatnya yang unik. Dan yang paling tersohor, tentu saja, pesta Rambu Solo yang digelar menjelang pemakaman tokoh yang dihormati. Tiap tahun pesta yang berlangsung di beberapa tempat di Toraja ini… selengkapnya
