‘Abdullah Bin Hudzafah as-Sahmiy
‘Abdullah Bin Hudzafah as-Sahmiy
(Dipaksa Mencium Kepala Kaisar, Asalkan Tawanan Kaum Muslimin Bebas )
“Sudah sepatutnya setiap Muslim mencium kepala Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy dan saya adalah orang pertama yang melakukannya” (Umar bin al-Kaththab)
Pemeran cerita kita kali ini adalah salah seorang sahabat yang bernama Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy.
Boleh saja sejarah tidak mengangkat pembicaraan tentang tokoh ini sebagaimana telah berjuta-juta orang arab sebelumnya yang tidak pernah diangkat. Akan tetapi Islam yang agung telah menakdirkan Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy bertemu dengan para pembesar dunia pada zaman itu; Kisra Persia dan Kaisar Romawi. Kisah ini kemudian diabadikan oleh sejarah sepanjang zaman.
Kisahnya bersama Kisra raja persia terjadi pada tahun ke-enam Hijriyyah ketika Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam berkeinginan mengirimkan sekelompok para sahabatnya untuk mengantarkan surat kepada raja-raja ‘Ajam (non Arab). Surat tersebut berisi ajakan beliau kepada mereka untuk memeluk Islam. Dan Rasul Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam sangat menyadari bahwa tugas ini amat berbahaya.
Para utusan itu akan pergi ke negeri nun jauh yang belum pernah menjalin perjanjian sebelumnya. Mereka tidak mengerti bahasanya dan tidak mengetahui tabi’at-tabi’at rajanya. Kemudian mereka akan mengajak raja-raja itu untuk meninggalkan agamanya dan berpisah dengan kebesaran dan kerajaannya serta memeluk agama suatu kaum yang beberapa di antara mereka adalah penduduk wilayah yang tunduk terhadap kekuasaan mereka.
Ini adalah perjalanan yang berbahaya. Yang pergi dalam perjalanan itu akan dianggap hilang dan yang bisa kembali pulang seolah-olah dilahirkan kembali.
Untuk itu Rasulullah mengumpulkan para sahabatnya dan berpidato di hadapan mereka. Setelah memuji dan menyanjung Allah, bersyahadat lalu berkata:
(Amma ba’du, Sesungguhnya aku ingin mengutus sebagian kamu kepada raja-raja ‘Ajam, maka janganlah kamu membantah kepadaku sebagaimana bani Israil membantah kepada Isa bin Maryam).
Maka para sahabat Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam berkata, “Wahai Rasulullah, kami siap melaksanakan apa yang engkau kehendaki, maka utuslah kami dengan sesuka hati engkau.”
Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam memilih enam orang sahabatnya untuk menyampaikan surat-suratnya kepada raja-raja Arab dan ‘Ajam, dan di antara ke-enam orang tersebut adalah ‘Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy, ia dipilih untuk menyampaikan surat Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam kepada Kisra Persia.
‘Abdullah bin Hudzafah menyiapkan kendaraannya dan berpamitan dengan istri dan anaknya, lalu bergerak melaksanakan tugasnya dengan turun dan naik gunung, sendirian tidak ada yang menemaninya kecuali Allah, hingga ia sampai ke negeri Persia, kemudian ia meminta izin masuk untuk menemui sang kisra dan menyerahkan surat kepadanya.
Sang kisrapun memerintahkan agar istananya dihiasi dan memanggil pembesar-pembesar Persia untuk hadir di kerajaannya, Kemudian ‘Abdullah bin Hudzafah dipersilahkan masuk.
Abdullah bin Hudzafah menemui penguasa Persia itu dengan pakaian tipis yang membalut tubuhnya yang dirangkap jubahnya yang kasar, tampak padanya kesederhanaan orang Arab.
Namun ia sangat percaya diri, berdiri tegap, nampak pada penampilannya kewibawaan Islam dan bercokol dalam hatinya kebesaran Iman.
Ketika Kisra melihatnya sedang menghadapnya, ia menunjuk salah seorang ajudannya untuk mengambil surat dari tangannya, maka Abdullah berkata, “Tidak!, Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam menyuruhku supaya aku menyerahkan surat ini langsung ke tanganmu dan aku tidak akan mengingkari perintah Rasulullah.”
Lalu Kisra berkata, “Biarkan ia mendekat kepadaku.” dan setelah ia mendekat kepadanya, Kisra mengambil surat dari tangannya.
Kemudian Kisra memanggil juru tulis arab dari negeri penduduk Hirah dan menyuruhnya supaya membuka surat dan membacanya di hadapannya. Dan ternyata di dalamnya,
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dari Muhammad utusan Allah kepada Kisra pembesar Persia, kesejahteraanlah bagi orang yang mengikuti petunjuk…”
Ketika Kisra mendengar sepotong surat ini, maka menyalalah kemarahan di dadanya, mukanya merah dan otot lehernya melembung besar, karena Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam memulai dengan menyebutkan…?, lalu ia menarik surat dari tangan juru tulisnya dan merobek-robeknya tanpa mengetahui apa yang tertulis dalam surat itu, lalu ia berteriak: Apakah ia menulis surat kepadaku dengan seperti ini, sedangkan ia adalah hambaku!!”
Lalu ia menyuruh supaya Abdullah bin Hudzafah dikeluarkan dari singgasananya, lalu ia dikeluarkan.
Abdullah bin Hudzafah keluar dari kerajaan Kisra, dan ia tidak tahu apa yang akan ditakdirkan oleh Allah kepadanya…dibunuh atau dibiarkan pergi?.
Akan tetapi ia masih bisa berkata, “Demi Allah aku tidak perduli terhadap keadaanku setelah aku menyampaikan surat Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam .” dan ia menaiki kendaraannya dan pergi.
Dan ketika Kisra telah reda dari marah, ia menyuruh supaya Abdullah dipanggil masuk kembali kepadanya, namun Abdullah tidak ditemukan… lalu mereka mencarinya akan tetapi mereka tidak menemukan jejaknya… Hingga mereka mencari di jalan yang menuju ke negeri arab dan mereka menemukannya namun ia telah jauh.
Dan ketika Abdullah menemui Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam ia menceritakan apa yang terjadi tentang Kisra dan surat yang dirobek olehnya, Rasul langsung berkata, “Mudah-mudahan Allah merobek-robek kerajaan-nya.”
Adapun Kisra, ia telah menulis surat kepada Badzan wakilnya yang ditugaskan di Yaman, “Utuslah dua orang prajuritmu yang kuat-kuat kepada orang yang muncul di Hijaz ini, dan perintahkanlah keduanya agar membawanya kepadaku…”, maka Badzan mengutus dua orang terbaiknya kepada Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, ia juga membekali surat untuk diberikan kepadanya, di dalam surat itu ia menyuruhnya supaya beliau berangkat bersama kedua orang itu untuk menemui Kisra dengan segera…Dan ia meminta dari kedua orang itu untuk mendengar khabar Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam dan memata-matainya, dan menyampaikan berita yang diperolehnya kepadanya.
Kedua orang itu segera berangkat sehingga mereka sampai ke Thaif dan menjumpai para pedagang Quraisy, lalu keduanya bertanya kepada mereka tentang Muhammad Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, maka mereka menjawab, “Ia berada di Yatsrib!.”
Kemudian para pedagang itu bergegas menuju ke Mekkah dengan riang untuk menyampaikan khabar gembira, mereka mengucapkan selamat bagi orang-orang Quraisy sambil berkata, “Bersenang-senanglah kalian, karena Kisra telah menangani Muhammad dan kalian bakal aman dari kejahatannya.”
Adapun kedua orang tadi, mereka telah pergi menuju kota Madinah dan bertemu Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, dan memberikan surat Badzan kepadanya, dan keduanya berkata kepada beliau, Sesungguhnya raja diraja Kisra telah menulis surat kepada raja kami Badzan supaya ia mengutus orang kepadamu, orang itu akan membawamu kepadanya… Dan kami telah mendatangimu supaya kamu pergi bersama kami kepadanya, jika kamu menuruti kami, kami akan memberi tahu Kisra tentang sesuatu yang berguna bagi kamu dan ia akan menahan siksaannya darimu, dan jika kamu tidak mau, maka ia adalah orang yang kamu telah tahu keganasannya, kekerasannya dan kemampuannya untuk membinasakanmu dan kaummu. Maka Rasul Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam tersenyum dan berkata kepada keduanya, “Hari ini, kembalilah kamu berdua ke tempat tendamu dan datanglah kamu berdua besok ke sini.”
Dan keesokan harinya keduanya datang kepada Nabi Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam dan mereka berkata kepadanya, “Apakah kamu telah siap untuk berangkat bersama kami kepada Kisra?” Beliau berkata kepada mereka berdua, “Kamu berdua tidak akan menemukan Kisra setelah hari ini… Allah telah membinasakannya, anaknya (Syirwaih) telah membunuhnya pada malam ini… di bulan ini…” Maka keduanya mencermati wajah Nabi dan mulai nampaklah keheranan di wajah mereka, dan keduanya berkata, “Apakah anda sadar apa yang anda katakan? bolehkah kami menulis hal itu kepada Badzan? Beliau menjawab, “Ya, dan katakan kepadanya Bahwa agamaku akan sampai ke seluruh kekuasaan Kisra, dan jika kamu masuk Islam aku akan memberikan apa yang kamu kuasai, dan aku jadikan kamu raja atas kaummu.”
Kedua orang itu keluar dari Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam dan pulang menemui Badzan dan menyampaikan khabar; maka Badzan berkata, “Jika apa yang dikatakan Muhammad benar, maka ia adalah seorang nabi, dan jika tidak benar, maka kita akan pikirkan lagi nanti.”
Tidak lama kemudian datanglah surat Syirwaih kepada Badzan, ia berkata dalam surat itu, “Amma ba’du, aku telah membunuh Kisra, dan aku tidak membunuhnya kecuali karena balas dendam untuk kaumku, ia telah banyak membunuh pembesar-pembesar mereka, memboyong perempuan-perempuan mereka dan menjarah harta mereka, jika suratku ini telah datang kepadamu, maka jadilah kamu dan kaummu orang-orang yang taat kepadaku.”
Ketika Badzan membaca surat Syirwaih, ia tidak melanjutkan bacaannya, akan tetapi ia melemparkannya ke sampingnya dan ia menyatakan masuk Islam, dan begitu pula orang-orangnya dari Persia yang ada di Yaman semua masuk Islam.
Ini adalah kisah pertemuan Abdullah bin Hudzafah dan Kisra raja Persia.
Lalu bagaimana pertemuannya dengan Kaisar pembesar Romawi?
Pertemuannya dengan Kaisar adalah terjadi pada zaman khalifah Umar bin al-Khaththab radliyallâhu ‘anhu pada saat itu ia mempunyai kisah yang sangat indah…
Pada tahun kesembilan hijriyah Umar bin al-Khaththab mengutus pasukan untuk memerangi Romawi, dan diantaranya Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy. Kaisar pembesar Romawi sendiri telah mendengar khabar tentang pasukan-pasukan kaum muslimin yang mempunyai kebenaran iman, kekokohan aqidah dan keteguhan jiwa dalam menegakkan jalan Allah dan Rasul-Nya.
Maka Kaisar menyuruh pasukannya bahwa jika mereka mendapatkan tawanan dari kaum muslimin, supaya mereka tidak membunuhnya dan membawa kepadanya dalam keadaan hidup… Dan Allah memang telah berkehendak bahwa Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy jatuh tertawan oleh pasukan Romawi, lalu mereka membawanya kepada rajanya, dan mereka berkata, “Dia termasuk sahabat Muhammad yang lebih dahulu memeluk agamanya, dan ia telah menjadi tawanan kami, lalu kami hadirkan ia kepada engkau.”
Raja Romawi menatap Abdullah bin Hudzafah agak lama dan berkata, “Aku akan menawari kamu sesuatu!”
Ia berkata, “Apa itu?”
Maka ia berkata, “Aku tawari kamu untuk masuk Nasrani…jika kamu menerima aku akan membebaskan kamu, dan aku beri kamu kedudukan. Maka tawanan itu berkata dengan lantang dan yakin, Tidak!…Kematian adalah seribu kali lebih aku cintai daripada apa yang kamu tawarkan kepadaku itu!”
Maka Kaisar berkata, “Sungguh aku melihatmu sebagai orang pemberani…Jika kamu menerima tawaranku, aku beri kamu jabatan dan aku bagi kerajaanku kepadamu.
Maka tawanan yang terikat itu tersenyum dan berkata, “Demi Allah jika kamu memberiku semua apa yang kamu miliki dan semua apa yang dimiliki orang-orang arab supaya aku meninggalkan agama Muhammad dalam sekejap mata, aku tidak akan melakukannya!”
Ia berkata, “Kalau begitu aku akan membunuhmu.”
Ia berkata, “Terserah kamu.” Kemudian ia menyalibnya, dan ia berkata kepada para ahli panahnya dengan bahasa romawi “Panahlah dekat tangannya, sambil ia menawarinya untuk masuk nasrani, dan Abdullah menolaknya.
Lalu ia berkata, “Panahlah dekat kakinya.” Dan ia menawarkan kepadanya supaya ia meninggalkan agama Muhammad, tetapi ia menolak.
Setelah itu Kaisar menyuruh supaya mereka berhenti menyakitinya, dan supaya menurunkannya dari kayu salib, kemudian ia meminta supaya didatangkannya panci besar, lalu panci itu diisi dengan minyak dan diletakkan di atas api sehingga minyak itu mendidih, lalu kaisar meminta supaya didatangkan dua orang tawanan dari kaum muslimin, lalu ia menyuruh supaya salah seorang dari keduanya diceburkan di dalamnya, maka bertebaranlah dagingnya dan tulangnya nampak menganga.
Lalu Kaisar menengok ke arah Abdullah bin Hudzafah dan mengajaknya untuk memeluk agama Nasrani, akan tetapi tawaran itu ditolaknya dengan amat keras, bahkan lebih keras dari sebelumnya.
Dan setelah Kaisar telah putus asa, ia menyuruh supaya Abdullah diceburkan di panci yang dipakai untuk menceburkan kedua sahabatnya. Dan ketika ia telah didekatkan dengan panci itu, keluarlah air matanya, maka berkatalah orang-orang Kaisar kepada rajanya, “Ia menangis!”
Maka Kaisar menyangka bahwa ia telah jera dan berkata, Kembalikan ia kepadaku.” Ketika ia telah sampai di depannya, Kaisar menawarinya untuk memeluk agama Nasrani dan ia menolak, maka Kaisar berkata, “Sialan kamu, lalu apa yang membuatmu menangis?”
Ia menjawab, “Yang membuatku menangis adalah bahwa aku berkata kepada diriku, ‘Kamu diceburkan di panci ini sekarang lalu jiwamu melayang, dan sesunggungnya aku menginginkan kalau aku mempunyai nyawa sejumlah rambutku lalu diceburkan semuanya di panci ini di dalam jalan Allah.'”
Maka berkatalah Kaisar durjana itu, “Maukah kamu mencium kepalaku dan aku membebaskanmu?”
Maka Abdullah berkata, beserta semua tawanan muslim juga?”
Kaisar berkata, “Dan semua tawanan muslim juga.” Abdullah berkata, Aku bergumam dalam hati, Aku mencium kepala salah satu dari musuh Allah lalu ia membebaskanku dan tawanan muslim semuanya, tidak masalah bagiku.”
Lalu ia mendekatinya dan mencium kepalanya, maka raja Romawi itu menyuruh supaya tawanan-tawanan muslim dikumpulkan dan diserahkannya kepadanya, maka diserahkanlah mereka kepadanya.
Abdullah bin Hudzafah datang kepada Umar bin al-Khaththab radliyallâhu ‘anhu dan menceritakan kisahnya, maka sangat bergembiralah al-Faruq, dan ketika beliau melihat tawanan-tawanan, beliau berkata, “Setiap orang islam selayaknya mencium kepala Abdullah bin Hudzafah… dan aku orang pertama yang melakukannya!” Lalu beliau berdiri dan mencium kepalanya….*
‘Abdullah Bin Hudzafah as-Sahmiy
Blawong Tempat Keris Tombak Nempel Dinding Blawong Tempat Keris Tombak Nempel Dinding adalah blawong yang terdiri dari 3 lubang, dan dapat diisi untuk 2 bilah keris dan 1 bilah tombak pusaka. Dengan blawong tersebut dapat anda gunakan untuk menyimpan dan memajang keris pusaka anda di ruang tamu ataupun di ruang kerja anda. Blawong ini terbuat… selengkapnya
Rp 625.000Nama Mustika Cakra Hijau, Jenis Batu Kalsedon Chalcedony Hijau, Khasiat, Tuah, Manfaat Insya Allah untuk membuka aura dan memancarkan cakra cahaya hijau menjadikan orang yang bersanding merasa nyaman, teduh, damai, memberikan ketenangan seseorang, cocok sebagai pemimpin / pengayom, keharmonisan hubungan cinta dan relasi usaha. Ukuran Batu : 12x18x5 milimeter / menyesuaikan persediaan. Stok Barang :… selengkapnya
Rp 275.000Mustika Judi Angka Delapan Delapan Mustika Judi Angka Delapan Delapan merupakan mustika bertuah yang sangat terkenal dan sangat digemari para pecinta mustika bertuah. Selain itu mustika ini juga termasuk salah satu mustika yang memiliki keindahan tersendiri. Angka delapan delapan sendiri juga memiliki banyak filosofi serta dipercaya banyak orang bahwa dapat memberikan keberuntungan bagi pemiliknya yang… selengkapnya
Rp 600.000Mustika Saifi Angin Angin Mustika Saifi Angin Angin merupakan mustika yang mmemiliki corak berwarna putih yang sangat kuat kuat pancaran energinya. Mustika ini sangat bagus digunakan untuk berbagai macam hajat dan keperluan. Selain itu mustika juga bagus digunakan sebagai pelengkap busana atau koleksi. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Saifi Angin Angin Insya Allah untuk aura pemikat… selengkapnya
Rp 330.000Mustika Pelet Lumut Laut Kidul Mustika Pelet Lumut Laut Kidul merupakan mustika yang memiliki aura pelet pemikat alami yang luar biasa. Mustika ini sangat baik digunakan oleh pria dan wanita untuk masalah asmara, percintaan dan jodoh. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Pelet Lumut Laut Kidul Insya Allah untuk pelet kaum hawa, pelet janda, pelet perawan, pelet… selengkapnya
Rp 285.000Mustika Roro Mendut adalah nama Produk ini. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Roro Mendut Insya Allah untuk banyak manfaat diantaranya bagi orang yang ingin mencapai kesuksesan karir, kesuksesan jabatan, kesuksesan publik figur, kesuksesan menjadi arti, kesuksesan berdagang, kesuksesan berbisnis, kesuksesan memikat / pengasihan siapapun, kesuksesan dalam segala bidang, memudahkan mendapat petunjuk secara gaib untuk jalan keluar… selengkapnya
Rp 350.000Mustika Pelet Tatap Mata Punjungsari Pusaka Dunia Mustika Pelet Tatap Mata Punjungsari Pusaka Dunia mampu menjadi sarana untuk membantu pemiliknya mewujudkan keinginanya. Mustika kami yang sudah masuk kedalam website resmi pusaka dunia terjamin keaslianya dan khasiatnya karena sudah melalui uji tes khasiat terlebih dahulu sebelum terpampang di website pusaka dunia. Mustika kami memiliki energi yang… selengkapnya
Rp 385.000Mustika Macan Putih Trah Siliwangi Mustika Macan Putih Trah Siliwangi merupakan batu mustika yang memiliki energi spiritual tingkat tinggi. Batu mustika ini memiliki corak warna menawan yang murni berasal dari alam. Dengan memiliki Mustika Bertuah ini Insya Allah akan membuat kehidupan anda lebih baik dan lebih berkembang positif daripada tidak mempunyai Mustika Bertuah sama sekali…. selengkapnya
Rp 400.000Keris Semar Kuncung Pusaka Pelet Ampuh Keris Semar Kuncung Pusaka Pelet Ampuh adalah salah satu pusaka dengan bentuk dhapur sosok semar kuncung dan merupakan salah satu pusaka paling banyak diburu dan disukai para pecinta pusaka bertuah. Pusaka yang satu ini bentuknya sangat unik dan memang langka sekali, selain itu pusaka dengan bentuk seperti ini memang… selengkapnya
Rp 475.000Cara Memiliki Batu Mustika Giok Asli Bertuah Cara Memiliki Batu Mustika Giok Asli Bertuah – Batu giok asli bertuah merupakan batu mustika yang menjadi salah satu koleksi pusaka dunia, Mustika ini memiliki energi alam kuat sehingga akan menambah kewibawaan pada diri. batu mustika giok bertuah ini juga dapat digunakan oleh siapa saja dan tidak akan… selengkapnya
Cara Melepaskan Korban Tumbal Cara Melepaskan Korban Tumbal tidaklah mudah karena anda harus menguasai ilmu kebatinan tingkat tinggi. Melepaskan seseorang yang menjadi korban tumbal adalah perbuatan yang sangat mulia. Seseorang yang menjadi tumbal tidak seketika dia mati karena suatu insiden, melainkan jin yang menjadikanya tumbal perlu menguncinya hingga perlahan-lahan dia bisa meninggal tanpa terlihat hal janggal…. selengkapnya
Praktek Dukun Indragiri Hulu Praktek Dukun Indragiri Hulu sering dicari oleh masyarakat karena datang ketempat praktek adalah kebiasaan orang-orang jika ingin bertransaksi. Banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mengambil jasa Dukun atau dukun dari jarak jauh. Anda tidak perlu khawatir karena Pusaka Dunia membuka layanan jasa spiritual yang ampuh dan terpercaya. Praktek Dukun Indragiri Hulu… selengkapnya
Tentang Hak Suami Atas Isteri. Allah berfirman : Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya… selengkapnya
Apa Tujuan Hari Belanja Online Nasional. Hari Belanja Online Nasional adalah sebuah kegiatan tahunan yang dilakukan oleh berbagai e-commerce di tanah air. Agar semakin semarak, kegiatan ini biasanya juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang saling bekerjasama misalnya pelaku industri, perbankan, jasa logistik hingga media. Kegiatan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tidak bisa kita lepaskan… selengkapnya
Khasiat Keris Pancuran Mas Yang Asli Keris Pancuran Mas yang asli diyakini memiliki berbagai khasiat dan manfaat bagi pemiliknya. Beberapa di antaranya adalah: 1. Memiliki energi spiritual yang kuat dan dapat memberikan perlindungan bagi pemiliknya dari energi negatif dan serangan gaib. 2. Membantu memancarkan aura positif sehingga pemiliknya akan lebih percaya diri, berani, dan… selengkapnya
Tentang Amalan Kerejekian. Amalannya : BASMALAH 7X tahan nafas ISTIGHFAR 7X tahan nafas SYAHADAT 7X tahan nafas SHOLAWAT 7X tahan nafas HAWQOLAH 7X tahan nafas TAKBIR 7X tahan nafas BISMILLAHIRRPHMANIRROHIIM 1. ILA HADROTIN NABIYYIL MUSTHOFA SAYYIDINA MUHAMMADIN S.A.W AL-FATIHAH 1X 2. WA ILA HADROTIN SAYYIDINA ABU BAKAR,UMAR,USMAN,ALI R.A AL-FATIHAH 1X 3. WA ILA HADROTIN SAYYIDINA… selengkapnya
Meraga Sukma (1) Lelaku meraga sukma sebagai berikut : Memiliki pagaran badan dan dapat konsentrasi dengan mudah. Berpuasa mutih 7 hari. Dalam masa puasa, tiap selesai shalat fardhu. baca mantra ini 21 kali : “Bismillaahirramaanirrahiim.Shalallaahualaihi wasallam. Allahumma kulhuaallah. Zat gumilang tanpa sangkan, liyep cut- prucut sukmaningsun metu saka raga gampang sarining gampang sak niatku,slamet saka… selengkapnya
Praktek Dukun Pasaman Praktek Dukun Pasaman sering dicari oleh masyarakat karena datang ketempat praktek adalah kebiasaan orang-orang jika ingin bertransaksi. Banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mengambil jasa Dukun atau dukun dari jarak jauh. Anda tidak perlu khawatir karena Pusaka Dunia membuka layanan jasa spiritual yang ampuh dan terpercaya. Praktek Dukun Pasaman Masyarakat Pasaman tidak… selengkapnya
Ilmu Menundukan Musuh Jarak Jauh Ilmu Menundukan Musuh Jarak Jauh sangat dicari di Indonesia. Ada banyak sekali jenis ilmu untuk bertempur atau melawan seseorang yang membenci atau membahayakan kita. Salah satu ilmu yang paling dicari adalah ilmu menundukan musuh dari jarak jauh. Ilmu ini akan bekerja melalui khodam perewangan. Ilmu ini sudah sangat langka karena cara… selengkapnya
