EN
ID
  • BUKA: 24 Jam Fast Respon
  • BUKA: 24 Jam Fast Respon
  • Status Order
  • Tlp: +6281222886456
  • SMS/WA: +6285293988885
  • Line : pusakadunia
  • BBM : PUSAKA
  • Telegram: pusakadunia
  • admin@pusakadunia.com

Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original Kategori: Seragam Beladiri | 683 Kali Dilihat

Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original Reviewed by Pusaka Dunia on . This Is Article About Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original

Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original Seragam Beladiri ini merupakan Baju Kumite Senkaido Standard dan dijamin 100% Original. Setiap pembelian sudah termasuk baju (atasan), celana, dan Lambang Forki. Dengan meblei baju seragam ini, anda bebas memilih sabuk (Putih, Kuning, Hijau, Biru, Coklat, AO, AKA). Kain seragam karate ini ekslusif dari… Selengkapnya »

Rating: 5.0
    Harga:Rp 225.000Kode Produk: P7537
    Stok Tersedia
    16-11-2017
    Berat : 1 Kg
    Order via SMS

    +6285293988885

    Format Order SMS : KODE PRODUK # NAMA ANDA # ALAMAT
    Pemesanan Juga dapat melalui :
    Detail Produk "Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original"

    Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original

    Seragam Beladiri ini merupakan Baju Kumite Senkaido Standard dan dijamin 100% Original. Setiap pembelian sudah termasuk baju (atasan), celana, dan Lambang Forki. Dengan meblei baju seragam ini, anda bebas memilih sabuk (Putih, Kuning, Hijau, Biru, Coklat, AO, AKA). Kain seragam karate ini ekslusif dari Senkaido, tebal, halus, kuat, bisa bunyi.

    Perbedaannya dengan baju kata adalah baju kata lebih kaku sedangkan baju kumite lebih lemas. Dengan menggunakan Dogi ini maka anda akan terlihat lebih professional, karena dari segi bahan (kain) yang sangat berkualitas. Cocok sekali dipakai Kejuaraan Karate atau hanya sekedar untuk latihan.

    Ukuran Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original

    Untuk ukuran baju seragam ini menyesuaikan peraturan WKF dan FORKI yaitu untuk KUMITE dogi sampai pergelangan tangan dan melebihi mata kaki. Pilihlah baju karate sesuai dengan tinggi badan anda.

    • Baju Karate No. 2 : 125 cm
    • Baju Karate No. 2,5 : 130 cm
    • Baju Karate No 3 : 135 cm
    • Baju Karate No 3,5 : 140 cm
    • Baju Karate No 4 : 145 cm
    • Baju Karate No 4,5 : 150 cm
    • Baju Karate No 5 : 155 cm
    • Baju Karate No 5,5 : 160 cm
    • Baju Karate No 6 : 165 cm
    • Baju Karate No 6,5 : 170 cm
    • Baju Karate No 7 : 175 cm
    • Baju Karate No 7,5 : 180 cm

    Stok Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original Terbatas dan Cepat Terjual

    Jika Berminat Dengan Produk Ini Sebutkan Pada Admin Kode Produk : P7537

    Jika Pusaka Dunia mengadakan diskon, maka Baju Seragam Karate Kumite Senkaido Original tidak termasuk dalam daftar barang berdiskon dan harga masih sama seperti yang tercantum diatas.

    Dihimbau untuk hati hati dan lebih cermat dalam memilih produk, karena banyak beredar baju seragam silat yang sama, namun dibuat dengan bahan kain yang kualitasnya jauh berbeda.

    Produk Seragam Beladiri Pusaka Dunia memiliki kualitas yang baik namun dijual dengan harga yang murah. Jadi jika anda ingin membeli produk seragam beladiri / seragam silat bermutu, maka Pusaka Dunia lah pilihan yang tepat untuk anda.

    Bagi Anda yang sedang mencari Seragam Silat Setia Hati Terate (PSHT) silahkan kunjungi Seragam Silat PSHT.

    Seni Beladiri Karate

    Karate (空 手 道) adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri ini sedikit dipengaruhi oleh Seni bela diri Cina kenpō. Karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa dan mulai berkembang di Ryukyu Islands. Seni bela diri ini pertama kali disebut “Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Ketika karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya. Sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‘Kara’ 空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’ 手, berarti ‘tangan’. Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 (pinyin: kongshou).

    Tingkatan / Posisi Dalam Karate

    Tingkat/posisi dalam karate itu di bedakan lewat kemampuan dalam menghafal atau melakukan gerak yang maximal dalam jurus tersebut. Maksudnya tingkatan dibedakan oleh sabuk. Untuk mendapatkan tingkatan/posisi tersebut, kita di haruskan mengikutkan sesi ujian sabuk. Yang berlangsung setiap 4 bulan sekali. Untuk tingkat ini terbagi menjadi menjadi:

    1. Sabuk Putih
    2. Sabuk Kuning
    3. Sabuk Orange
    4. Sabuk Hijau
    5. Sabuk Biru
    6. Sabuk Coklat
    7. Sabuk Hitam

    Teknik Karate

    Teknik Karate terbagi menjadi tiga bagian utama : Kihon (teknik dasar), Kata (jurus) dan Kumite (pertarungan). Murid tingkat lanjut juga diajarkan untuk menggunakan senjata seperti tongkat (bo) dan ruyung (nunchaku).

    • Kihon

    Kihon (基本:きほん, Kihon?) secara harfiah berarti dasar atau fondasi. Praktisi Karate harus menguasai Kihon dengan baik sebelum mempelajari Kata dan Kumite.

    Pelatihan Kihon dimulai dari mempelajari pukulan dan tendangan (sabuk putih) dan bantingan (sabuk coklat). Pada tahap dan atau Sabuk Hitam, siswa dianggap sudah menguasai seluruh kihon dengan baik.

    • Kata

    Kata (型:かた) secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata dalam karate tidak hanya merupakan latihan fisik atau aerobik biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip bertarung. Gerakan-gerakan Kata juga banyak mengandung falsafah-falsafah hidup. Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda. Dalam Kata ada yang dinamakan Bunkai. Bunkai adalah aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar Kata.

    Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk tiap Kata. Sebagai contoh Kata Tekki di aliran Shotokan dikenal dengan nama Naihanchi di aliran Shito Ryu. Sebagai akibatnya Bunkai (aplikasi kata) tiap aliran juga berbeda.

    • Kumite

    Kumite (組手:くみて) secara harfiah berarti “pertemuan tangan”. Kumite dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang, ada dojo yang mengajarkan kumite pada murid tingkat pemula (sabuk kuning). Sebelum melakukan kumite bebas (jiyu Kumite) praktisi mempelajari kumite yang diatur (go hon kumite) atau (yakusoku kumite). Untuk kumite aliran olahraga, lebih dikenal dengan Kumite Shiai atau Kumite Pertandingan.

    Untuk aliran Shotokan di Jepang, kumite hanya dilakukan oleh siswa yang sudah mencapai tingkat dan (sabuk hitam). Praktisi diharuskan untuk dapat menjaga pukulannya supaya tidak mencederai kawan bertanding.

    Untuk aliran “kontak langsung” seperti Kyokushin, praktisi Karate sudah dibiasakan untuk melakukan kumite sejak sabuk biru strip. Praktisi Kyokushin diperkenankan untuk melancarkan tendangan dan pukulan sekuat tenaganya ke arah lawan bertanding.

    Untuk aliran kombinasi seperti Wado-ryu, yang tekniknya terdiri atas kombinasi Karate dan Jujutsu, maka Kumite dibagi menjadi dua macam, yaitu Kumite untuk persiapan Shiai, yang dilatih hanya teknik-teknik yang diperbolehkan dalam pertandingan, dan Goshinjutsu Kumite atau Kumite untuk beladiri, semua teknik dipergunakan, termasuk jurus-jurus Jujutsu seperti bantingan, kuncian, dan menyerang titik vital.

    Falsafah Karate

    Rakka (Bunga yang berguguran)

    Ini adalah konsep bela diri atau pertahanan di dalam karate. Penjabarannya setiap teknik pertahanan itu perlu dilakukan dengan bertenaga dan mantap, walau dengan menggunakan satu teknik pun sudah cukup untuk membela diri sehingga diumpamakan jika teknik itu dilakukan ke atas pohon, maka semua bunga dari pohon tersebut akan jatuh berguguran. Contohnya jika ada orang menyerang dengan memukul muka, maka seorang karateka dapat menggunakan teknik menangkis atas. Sekiranya tangkisan atas itu cukup kuat dan mantap, sang karateka dapat mematahkan tangan lawan yang memukul itu. Dengan itu tidak perlu lagi membuat serangan susulan pun sudah cukup untuk membela diri.

    Mizu No Kokoro (Minda itu seperti air)

    Konsep ini bermaksud bahwa untuk tujuan bela diri, minda (pikiran) perlulah dijaga dan dilatih agar selalu tenang. Apabila minda tenang, maka mudah untuk pengamal bela diri untuk mengelak atau menangkis serangan. Minda itu seumpama air di danau. Bila bulan mengambang, kita akan dapat melihat bayangan bulan dengan terang di danau yang tenang. Sekiranya dilontar batu kecil ke danau tersebut, bayangan bulan di danau itu akan kabur.


    Tag: , ,

    Dapatkan Update Terbaru
    Daftar newsletter