Hermanus Paulus Poli Menjemput Hidayah di Penjara
Hermanus Paulus Poli Menjemput Hidayah di Penjara
Saya berinisial Hermanus Paulus Poli. Sebelum memeluk Islam, dulu saya bersama keluarga pernah menganut Kristen Protestan. Boleh dibilang, kami sebagai penganut Kristen yang taat saat itu. Saya bersaudara empat orang. Ayah saya seorang pensiunan sebuah BUMN yang bergerak di bidang perbankan. Ibu saya seorang arkeolog.
Setelah menyelesaikan S1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), jurusan ilmu politik di salah satu universitas negeri di Indonesia, saya berangkat ke Gold Coast University, Australia untuk menyelesaikan S2. Namun baru saja duduk di semester tiga di tahun pertama, kuliah saya terganggu karena ulah saya sendiri. Terus terang, sejak kuliah saya sudah mencandu narkoba. Saya tinggal bersama tiga orang kawan di apartemen saya. Semuanya pecandu narkoba.
Di kampus, teman-teman saya ada juga yang beragama Islam. Dalam pergaulan, saya tidak pilih-pilih. Kepada siapa pun saya bergaul, termasuk rekan-rekan Muslim. Kepada para sahabat saya yang beragama Islam saya kerap kali terlibat dalam diskusi seputar persoalan agama. Kami selalu membicarakan tentang konsep ketuhanan agama kami masing-masing. Terus terang saja, semula saya tidak menyukai topik diskusi ini. Sebagai seorang Kristiani saya merasa minder dan rendah hati.
Dalam hati saya akui, betapa jelas konsep ketuhanan dalam Islam, yaitu Allah Yang Maha Esa. Sangat jelas bahwa Tuhan itu sebenarnya memang Esa dan Maha Besar. Timbullah keraguan dalam hatiku tentang konsep ketuhanan Kristiani yang sangat membingungkan. Terkadang penganut Kristiani harus meyakini Yesus Kristus sebagai tuhan. Namun dalam Injil, Yesus sendiri menyangkal kalau dirinya adalah Tuhan. Dengan terang-terangan dia menyuruh kita untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Satu (Yesaya 17: 3). Makin lama keraguan saya terhadap ajaran Kristiani tak dapat dielakkan lagi. Bagi saya konsep Trinitas dalam Kristen sangat kacau.
Pada suatu kesempatan, saya mencoba mengambil mushaf al-Qur’an terjemah milik mereka. Semula saya ingin pelajari isi al-Qur’an tersebut demi mencari kelemahan-kelemahan agama Islam. Namun, semakin merelungi ayat-ayat al-Qur’an, hati saya semakin takjub terhadap Islam. Betapa jelas konsep Ketuhanan yang dipaparkan Islam melalui surat al-Ikhlash. Betapa gamblang dialog Allah dan Yesus yang diabadikan dalam surat al-Maidah ayat 116.
Kondisi saya di Autralia kian hari makin buruk. Candu terhadap barang-barang terlarang itu tidak dapat kulepaskan. Kuliah pun jadi berantakan. Karena saya pikir banyak membuang waktu percuma, akhirnya saya memutuskan kembali ke Jakarta.
Di Jakarta, saya bersama teman-teman mendirikan usaha di bidang entertaimen dan lebih mengutamakan bidang promosi (event organizer). Usaha saya berkembang pesat, tapi saya tetap seorang pecandu putaw. Sebenarnya seluruh keluarga sudah tahu tentang kebiasaan saya yang buruk ini. Tapi mereka tidak mempermasalahkan. Mereka telah maklum, apalagi saya anak bungsu yang keras kepala. Berkali-kali saya berobat ke dokter spesialis dan pusat rehabilitasi mental untuk menghilangkan penyakit candu ini, namun hasilnya selalu nihil. Setelah dua atau tiga bulan kemudian, kembali saya mencandu.
Walau saya ragu terhadap ajaran Kristen, namun setiap hari Minggu saya selalu pergi ke gereja bersama keluarga. Di dalam gereja, saya tak menemukan sesuatu yang menyadarkan saya dari kebohongan gereja. Saya benar-benar merasa hampa. Apalagi seorang pendeta yang saya tanyai tentang berbagai keraguan itu tak dapat meyakinkan saya.
Pengalaman di Penjara
12 September 2002. Sepulang dari membeli putaw, saya tertangkap polisi. Akhirnya, saya digiring ke Polres Menteng, Jakarta Pusat. Saya kembali diinterogasi dan akhirnya ditahan. Perasaan saya saat itu biasa saja karena saya yakin bahwa keluarga saya pasti bisa membebaskan saya. Karena kami punya relasi yang luas di kepolisian dan birokrasi.
Ternyata, semuanya di luar dugaan. Usaha keras keluarga saya tidak berhasil. Saya mulai ketakutan di dalam penjara. Setelah hari ketiga, saya ditempatkan dalam sel yang dipenuhi para tahanan. Gelisah, takut, dan marah, semuanya bercampur dalam dada. Dengan uang saya bisa mengendalikan para preman di dalam penjara. Setiap orang yang masuk dalam sel, pasti ditekan, dipukul, dan sebagainya.
Saat hari Minggu ada pendeta yang datang untuk kebaktian agama Kristen (tahanan). Saya pun turut dalam acara tersebut. Pada malam harinya saya tergerak untuk membaca buku “Malang Nian Orang yang Tidak Shalat”. Buku tersebut milik salah seorang napi yang beragama Islam.
Anehnya, setelah membaca buku tersebut saya merasakan sesuatu yang lain. Tergerak batin saya yang dalam untuk melakukan shalat walau saya tidak tahu bagaimana caranya. Keesokannya saya membaca dinding sel yang penuh dengan coretan tahanan sebelumnya, “Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat dan apabila kamu berdoa sebanyak kamu bercemas, maka seketika kecemasan itu akan hilang.”
Tanpa pikir panjang, semua buku-buku tentang Islam yang ada di kamar itu saya pelajari, termasuk tata cara shalat. Saya dapat memahami bagaimana cara shalat dan berwudhu dari sel tahanan lain. Tentu saja para preman yang beragama Kristen jadi marah. Saya tidak mempedulikan mereka. Pikir saya, kalau mau ribut, silakan. Saya siap menghadapi mereka. Sejak saat itu saya menjadi sangat berani menegakkan shalat tanpa bersaksi lebih dahulu (mengucapkan dua kalimat syahadat). Saya yakin, Allah SWT akan menerima shalat saya, sedangkan saya telah bersyahadat di hadapan Allah SWT. Setelah dua minggu saya ditahan, masuklah sejumlah tahanan dari Front Pembela Islam (FPI). Dari merekalah saya banyak belajar tentang Islam, khususnya dari Ustadz Ja’far Umar Shiddiq.
Seminggu kemudian saya dikirim ke rutan Salemba. Saya tetap shalat dan berdoa semoga di sana saya tidak disiksa oleh sesama tahanan dan bertemu dengan orang-orang yang dapat membimbing saya. Alhamdulillah saya ditempatkan di Blok C. Selama saya ditahan, setiap hari keluarga saya datang menjenguk. Di sana saya bertemu dengan dua orang yang berakhlak baik. Setiap hari saya mengkaji tafsir al-Qur’an terjemah dan belajar membaca al-Qur’an. Banyak sekali buku-buku yang saya jadikan referensi untuk pengetahuan Islam, antara lain: Menuju jalan Ke Surga, Di Balik Rahasia Surat at-Taubah dan lainnya.
Cobaan Datang Mengguncang
Keluarga saya tetap mendorong saya dan memperlihatkan perhatian terhadap masalah saya. Hukuman saya diputuskan selama satu tahun enam bulan. Jauh lebih ringan dari tuntutan sebelumnya empat tahun penjara. Di saat saya merasakan iman makin kuat, saya bermaksud mengutarakan kepada keluarga tentang identitas saya sebagai seorang Muslim. Ketika tahu, mereka sangat marah. Saya dimaki. Saya dikatakan terpengaruh setan, bodoh, tolol dan harus kembali ke agama Kristen. Mereka mengancam tidak akan membesuk dan tidak akan menyuplai apa pun untuk saya. Padahal biaya hidup dalam penjara sangat besar, untuk makan dan bayaran wajib pintu, uang kunci mingguan dan lain-lain. Apabila tidak, saya akan menemui masalah dengan para preman. Saya menjadi bimbang. Akhirnya dalam kegalauan saya kembali terjebak memakai putaw. Bagi keluarga saya bukanlah masalah besar jika harus tetap menyuplai kebutuhan saya di penjara asal saya mau kembali ke gereja dan menyatakan diri sebagai seorang kristiani.
Alhamdulillah, iman saya tidak tergoyahkan. Ujian lain pun juga menghadang saya. Beberapa kali para bandar putaw di penjara memaksakan saya untuk membeli putaw mereka. Saya sempat terjebak kembali sebagai pecandu. Tapi itu hanya berlangsung dua minggu. Allah segera menyadarkan saya. Saya pun menolak walau mereka mengancam saya. Saya berpikir, saya harus hijrah dari penjara tersebut ke penjara lain agar ibadah saya lebih tenang dan tidak terganggu dengan ulah para preman dan bandar putaw. Untuk itu, saya menyogok bagian pendaftaran untuk memasukkan nama saya dalam daftar nama-nama napi yang akan dipindahkan ke LP Tangerang.
Dua hari kemudian nama saya dipanggil dan dikirim ke Lapas kelas I Tangerang. Setelah tiba di Tangerang, saya menelpon keluarga dan menginformasikan kepindahan saya ke penjara Tangerang. Saya nyatakan kepada mereka bahwa saya akan tetap menjadi seorang Muslim yang meyakini bahwa Allah Itu Maha Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan dan Muhammad saw adalah Rasulullah.
Keesokan harinya, keluarga saya datang membesuk. Saya ditempeleng dan diludahi bahkan hp saya pun dirampas. Sejak itu, mereka benar-benar tidak mau menyuplai apa pun yang menjadi kebutuhan saya di penjara. Mereka mengharapkan saya mati saja di dalam penjara agar tidak membuat malu keluarga.
Namun tekad saya sudah bulat. Saya akan tetap komitmen berada pada jalan Allah. Di LP Tangerang kehidupan sangat begitu sulit. Tanpa bantuan keluarga, saya bagai anak hilang. Terkadang saya bingung, bagaimana harus mandi tanpa sabun, pasta gigi dan shampo. Makan pun apa adanya, nasi putih dan sayur, yang tidak layak dimakan manusia normal. Minumannya pun air mentah tanpa dimasak sama sekali. Saya berusaha meminimalisasi penderitaan dengan bekerja sebagai tukang cuci pakaian orang. Tapi tidak tiap hari order itu selalu ada. Sekali mencuci saya dibayar Rp 200 sampai Rp 3000, dan itu hanya cukup untuk makan sehari. Saya ditawari bekerja pada beberapa orang Nigeria dan Tionghoa namun konsekuensinya saya harus siap selama 10-12 jam di kamar mereka dengan mengerjakan apa pun yang mereka inginkan. Memang upahnya cukup lumayan. Namun waktu saya untuk Allah akan hilang. Saya putuskan tidak menerima tawaran kerja dari mereka padahal mereka sangat senang, karena saya bisa berbahasa Inggris dan Perancis.
Saya sadar, sebagai seorang Muslim, saya tidak boleh menggantungkan hidup kepada orang kafir. Saya yakin, rezeki sudah ditentukan. Ibadah kepada Allah menjadi prioritas utama saya. Shalat, mengaji dan memperdalam agama menjadi santapan saya setiap hari. Walau begitu, saya sadar bahwa cobaan memang tidak berhenti sampai di situ. Tekanan-tekanan mental dari orang-orang non-Muslim dari etnis tertentu terhadap saya berlanjut di penjara ini. Beberapa petugas sangat sinis dengan saya karena bedanya agama saya. Celakanya, banyak sekali muslim tidak taat yang saya temui di penjara ini. Perintah berjamaah hanya diterapkan dalam shalat, tidak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.Banyak orang Muslim yang murtad karena tidak tahan lapar dan harus ke gereja (dalam LP) demi mendapatkan sekotak makan, sabun, pasta gigi, sampho dan obat-obatan.
Seiring waktu berjalan, dakwah bergerak di dalam LP. Beberapa napi mencoba membuat kegiatan-kegiatan untuk memakmurkan masjid dan kegiatan sosial bernafaskan Islam, seperti membuat dapur umat dan merayakan hari-hari besar Islam.
Dalam kesempatan bergabung dengan para aktivis dakwah, saya membuat drugs conselling (bimbingan untuk menghindari narkoba, red) untuk para pecandu narkoba. Ceramah interaktif tentang narkoba juga diberikan oleh Prof Dr Dadang Hawari. Alhamdulillah, di LP ini telah berdiri Pondok Pesantren At-Tawwabin yang santrinya berasal dari kalangan narapidana.
Alhamdulillah, kini Masjid Baitus Salam yang berada dalam LP penuh sesak dengan para jamaah. Setiap datang waktu shalat, adzan selalu berkumandang. Pembangunan Masjid pun diperluas hingga menjadi dua ruangan dan dapat menampung 600-700 jamaah. Subhanallah!
Saya dan teman-teman kini memfokuskan diri pada upaya memotivasi saudara-saudara kami semuslim untuk memantapkan akidah, meningkatkan akhlak dan menghadang upaya pemurtadan kaum Salibis yang dilakukan dengan iming-iming materi.
Bulan Ramadhan kembali tiba. Semua napi muslim berbahagia karena banyak keluarga mereka yang membesuk. Mereka bisa bermaaf-maafan dan bersenda gurau dengan keluarga. Tanpa sadar air mata saya menetes mengingat tidak ada lagi keluarga yang datang dengan senyuman, nasihat dan dukungan seperti yang dulu mereka lakukan kepada saya. Itu hanya karena kini saya berpegang pada keislaman saya.
Malam hari yang hening ini saya mencoba mengirim SMS kepada keluarga saya seraya mendakwahi mereka agar berkenan mempelajari Islam yang mereka benci, khususnya surat al-Ikhlash dan al-Maidah ayat 116. Harapan besar saya, Allah akan membukakan pintu hidayah kepada mereka. Lagi-lagi balasan yang saya dapat adalah caci maki. Walau demikian, saya tetap bermohon semoga Allah memberikan hidaya kepada mereka. Saya sangat yakin dengan firman Allah yang menyatakan, “Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan minta ampunlah bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan,” (QS Muhammad: 19). Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.
Hermanus Paulus Poli Menjemput Hidayah di Penjara
Keris Omyang Jimbe Luk 5 Besi Kursani Keris Omyang Jimbe Luk 5 Besi Kursani merupakan keris bertuah omyang jimbe yang memiliki jumlah luk 5 dan terbuat dari besi kuning atau besi kursani yang sangat indah dan unik sekali. ini mempunyai Khasiat Insya Allah untuk membawa pemilik dalam kesuksesan besar, hidup tidak pernah kekurangan, rejeki selalu… selengkapnya
Rp 250.000Azimat Kayu Raja Mancing Azimat Kayu Raja Mancing adalah seni ukir kayu dengan motif ikan yang sangat elegan. kayu ini memiliki energi alami yang mampu mendatangkan ikan saat memancing, azimat ini sangat cocok sekali untuk dijadikan liontin. Liontin ini dapat dimiliki oleh semua kalangan dan dapat juga dimiliki oleh pria maupun wanita. Azimat Kayu Raja… selengkapnya
Rp 185.000Mustika Telaga Sendang Kelawu Mustika Telaga Sendang Kelawu merupakan mustika bertuah yang memiliki pamor berbentuk sendang kelabu yang sangat jarang untuk didapatkan. pamor pada mustika tersebut termasuk pamor yang indah serta jarang sekali ada. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Telaga Sendang Kelawu Insya Allah untuk Memancarkan Aura Pesona, Membangkitkan Daya Tarik, Memperluas Pergaulan, Memudahkan Meraih Tahta,… selengkapnya
Rp 365.000Mustika Ikan Duyung Mustika Ikan Duyung merupakan mustika bertuah yang memiliki pamor perpaduan warna yang indah. Corak mustika ini terbentuk melalui proses alam secara alami. Mustika ini bagus digunakan untuk masalah asmara, pelet dan pengasihan lawan jenis. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Ikan Duyung Insya Allah untuk pemikat lawan jenis, buka aura pelet pengasihan, ajian pelet… selengkapnya
Rp 325.000Mustika Bertuah Tundung Musuh adalah nama Produk ini. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Bertuah Tundung Musuh Insya Allah untuk menangkal segala macam bentuk serangan musuh, tolak balak segala ilmu hitam/sihir/santet/serangan ghaib, pagar diri, keselamatan dari bahaya, pendinding ghaib tingkat tinggi. Produk Jenis ini bernama Batu Akik Pamor Corak Api Tundung Musuh. Produk jenis ini ditemukan Tahun… selengkapnya
Rp 300.000Mustika Karang Gaib Sendang Sinongko Mustika Karang Gaib Sendang Sinongko merupakan mustika bertuah yang memiliki bentuk pamor karang sendang yang terkesan unik serta pamor tersebut terbentuk melalui proses alam secara alami dan bukan hasil isian maupun gambaran manusia. Mustika tersebut perpaduan warna dan pamornya juga sangat serasi sekali. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah… selengkapnya
Rp 250.000Mustika Macan Tutul Bertuah Yang Ampuh Mustika Macan Tutul Bertuah Yang Ampuh ini adalah mustika bertuah yang memiliki pamor bagaikan corak pamor kulit macan tutul hitam yang elegan dan indah . Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Macan Tutul Bertuah Yang Ampuh Insya Allah untuk mendatangkan kekuatan gaib tingkat tinggi, ditakuti bangsa jin dan siluman menjadi sahabat,… selengkapnya
Rp 300.000Mustika Seribu Sayatan Gaib Mustika Seribu Sayatan Gaib merupakan mustika bertuah yang memiliki pamor dengan bentuk pamor sayatan gaib yang memang jarang sekali untuk didapatkan. Mustika tersebut juga memiliki energi spiritual yang terbentuk secara alami dan bukan karena isian maupun asma’an manusia. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk Membuka Keberuntungan Hidup, Menanam Saham,… selengkapnya
Rp 300.000Pusaka Ikan Tempel Penunduk Juragan Pusaka Ikan Tempel Penunduk Juragan ini merupakan jimat bertuah yang berbentuk ikan. Ikan tempel adalah ikan-ikan parasit yang suka menempel pada ikan hiu. Ikan tempel ini memiliki daya keghaiban yang tinggi sehingga bisa dijadikan pusaka ageman yang ampuh. Pusaka Ikan Tempel Penunduk Juragan ini mempunyai Khasiat Insya Allah untuk menundukan… selengkapnya
Rp 425.000CINCIN MUSTIKA PENARIKAN MALAM 1 SURO Ingin memiliki pusaka dengan energi pamungkas hasil penarikan di malam paling sakral?Cincin Mustika Penarikan Malam 1 Suro ini adalah mustika keramat yang diambil melalui ritual khusus di puncak malam 1 Suro.Berisi energi alam semesta, kekuatan leluhur, dan khodam penjaga, mustika ini siap membantu Anda menaklukkan dunia nyata maupun gaib!Sebuah… selengkapnya
Rp 1.666.666Khasiat Batu Permata Acmite Acmite Variasi Warna : Hijau, Hitam, Coklat Kemerahan, Hitam Kehijauan Kadar Transparasi : Transparan hingga Opak Luster : Vitreous hingga Resinous Index Bias : 1,720 – 1,839 Kadar Keras : 6.0 Skala Mohs. Berat Jenis : 3.50 – 3,60 gr/cm3 Formula Kimia : NaFe3+(Si2O6) (Sodium Iron Silicate) Sistem Kristal : Monoklinik… selengkapnya
Berita Artikel Motivasi Hitler Membantai Kaum Yahudi “Bisa saja saya memusnahkan semua YAHUDI di DUNIA, tapi saya sisakan sedikit saja yg hidup. agar kamu tau mengapa alasan saya membunuh mereka” Ucapan Hitler Seringkali, tabiat, perilaku dan pendirian seseorang adalah hasil dari pengalaman masa lalunya. Semasa kecil Hitler adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya… selengkapnya
337 Batu Permata Terkenal dan Termahal di Dunia. Batu Permata Termahal Batu Permata Ruby Batu Permata Kalimantan Batu Permata Blue Safir Batu Permata Hijau Batu Permata Menurut Zodiak Batu Permata Myanmar Batu Permata Tts Batu Permata Zamrud Batu Permata Kecubung Batu Permata Batu Permata Alexandrite Batu Permata Adalah Batu Permata Akik Batu Permata Asli Indonesia… selengkapnya
TIKUS ( RAT ) Tahun : 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008 Karakteristik : Kamu imajinatif, menyenangkan dan benar benar murah hati terhadap orang yang kamu cintai. Namun, kamu cenderung mudah marah dan terlalu kritis. Kamu juga dikenal sebagai orang yang opportunis. Lahir dalam shio ini, kamu akan senang bekerja dalam… selengkapnya
Info Ilmu Kebal Tujuh Nama Besi. BISMILLAH YA BAGINDALE YA BASITAMI YA BASITUMBU YA QURSANI YA YAKKUNIYA RAJA MAULA YA LAGARASI IKO JOUPAKARA NEMO NAI YAKU , SAMPESUVU KITA (jangan makan saya, bersaudara kita) IKO PURA MESUA RIKAROKU ( kalian semua masuklah ketubuhku) KUN FAYA KUN Caranya sangat mudah : Bacalah bacaan di atas setiap… selengkapnya
Saudah Binti Zam’ah (Sang isteri yang merelakan haknya) Beliau adalah Saudah binti Zam’ah bin Qais bin Abdi Syams bin Abud Al-Quraisyiyah Al-Amiriyyah. Ibunya bernama Asy-Syamus binti Qais bin Zaid bin Amru dari bani Najjar. Beliau juga seorang Sayyidah yang mulia dan terhormat. Sebelumnya pernah menikah dengan As-Sakar bin Amru saudara dari Suhair bin Amru Al-Amiri…. selengkapnya
Cara Membuat Benteng Ghaib Rumah Cara Membuat Benteng Ghaib Rumah seringkali ditanyakan karena rata-rata masyarakat membutuhkan ini. Ada banyak sekali orang-orang berbondong-bondong mencari paranormal yang bisa membuat benteng ghaib untuk rumah demi tujuan melindungi diri dan keluarga. Kejamnya persaingan dan kebencian membuat para dukun guna-guna meluncurkan serangan guna-guna karena dendamnya sendiri atau di mintai tolong oleh… selengkapnya
Ini adalah artikel Seputar Keris Omyang Jimbe Tambah Beras, Harga Keris Omyang Jimbe, Omyang Jimbe Asli, Omyang Jimbe Blitar, Keris Omyang Jimbe Asli, Keris Pusaka Omyang Jimbe, Ciri Ciri Keris Omyang Jimbe Asli, Pesugihan Omyang Jimbe, Keris Omyang Jimbe Asli Kuno, Cara Menggunakan Keris Omyang Jimbe, Jual Beli Omyang, Cara Proses Keris Omyang Jimbe, Ciri… selengkapnya
Kesaktian Saifi Angin. atau Sapu Angin adalah suatu kedikdayaan yang dapat mempercepat seseorang dalam perjalanan. Dengan aji Sapu Angin ini orang dapat menempuh jarak jauh dalam waktu yang singkat, ibaratnya lebih cepat darai pesawat terbang. Aji ini pula yang menjadikan orang seperti kijang atau burung srikatan dalam kecepatan bergerak. Orang yang mempunyai aji sapu angin… selengkapnya
Benarkah Gajah Mada Muslim? Benarkah Gajah Mada Muslim? Jika anda mencari tentang gajah mada ada dimajalah posmo edisi 689, Dari berbagai maljalah membahas tentang simpang siur tentang benarkah gajah mada muslim, Gajah Mada (wafat k. 1364) adalah seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit. Menurut berbagai sumber mitologi, kitab, dan… selengkapnya
