Pertemuan Nyi Roro Kidul dengan Panembahan Senopati
Pertemuan Nyi Roro Kidul dengan Panembahan Senopati.
Sebelum Panembahan Senopati dinobatkan menjadi raja, beliau melakukan tapabrata di Dlepih dan tapa ngeli (bertapa di dalam aliran sungai). Dalam laku tapabratanya, beliau selalu memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar dapat membimbing dan mengayomi rakyatnya sehingga terwujud masyarakat yang adil dan makmur.
Dalam cerita, pada waktu Panembahan Senopati melakukan tapa ngeli, sampai di tempuran atau tempat bertemunya aliran sungai Opak dan sungai Gajah Wong di dekat desa Plered dan sudah dekat dengan Pantai Parang Kusumo, Laut Selatan, tiba-tiba terjadilah badai di laut yang dahsyat sehingga pohon-pohon di pesisir pantai tercabut beserta akarnya, ikan-ikan terlempar di darat dan air laut menjadi panas seolah-olah mendidih.
Bencana alam ini menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul yang kemudian muncul di permukaan laut mencari penyebab terjadinya bencana alam tersebut. Dalam pencariannya, Kanjeng Ratu Kidul menemukan seorang satria sedang bertapa di tempuran sungai Opak dan sungai Gajah Wong, yang tidak lain adalah Sang Panembahan Senopati.
Pada waktu Kanjeng Ratu Kidul melihat ketampanan Senopati, sang Ratu jatuh cinta. Selanjutnya Kanjeng Ratu Kidul menanyakan apa yang menjadi keinginan Panembahan Senopati sehingga melakukan tapabrata yang sangat berat dan menimbulkan bencana alam di Laut Selatan, Panembahan pun menjelaskan keinginannya.
Kanjeng Ratu Kidul memperkenalkan diri sebagai Penguasa tunggal di Laut Selatan dengan segala kekuasaan dan kesaktiannya. Kanjeng Ratu Kidul menyanggupi untuk membantu Panembahan Senopati mencapai cita-cita yang diinginkan, dengan syarat, bila terkabul keinginannya, maka Panembahan Senopati beserta raja-raja keturunannya (yang kemudian di kenal sebagai Raja-Raja Kerajaan Mataram, hingga Raja-Raja Jawa yang berkuasa saat ini) bersedia menjadi suami Kanjeng Ratu Kidul.
Panembahan Senopati menyanggupi persyaratan Sang Ratu Kidul, namun dengan ketentuan bahwa perkawinan antara Panembahan Senopati dan keturunannya tidak menghasilkan anak. Setelah terjadi kesepakatan itu maka alam kembali tenang dan ikan-ikan yang setengah mati kembali hidup.
Adanya perkawinan itu konon mengandung makna simbolis bersatunya air (laut) dengan bumi (daratan/tanah). Ratu Kidul dilambangkan dengan air sedangkan Raja Mataram dilambangkan dengan bumi. Makna simbolisnya adalah dengan bersatunya air dan bumi maka akan membawa kesuburan bagi kehidupan kerajaan Mataram yang akan datang.
Menurut sejarah, Panembahan Senopati sebagai raja Mataram yang beristrikan Kanjeng Ratu Kidul tersebut merupakan cikal bakal atau leluhur para raja Mataram, termasuk Kraton Surakarta dan Jogjakarta Hadiningrat.
Oleh karena itu maka raja-raja dari kedua kerajaan tersebut pun menepati janji Panembahan Senopati yaitu menjadi suami dari Kanjeng Ratu Kidul. Dalam perkembangannya, raja Paku Buwana III selaku suami Kanjeng Ratu Kidul telah mendirikan Panggung Sangga Buawana sebagai tempat pertemuannya. Selanjutnya tradisi raja-raja Surakarta sebagai suami Kanjeng Ratu Kidul berlangsung terus sampai dengan raja Paku Buwana X.
Alkisah Paku Buwana X yang merupakan suami Ratu Kidul, sedang bermain asmara di Panggung Sangga Buwana. Pada saat mereka berdua menuruni tangga Panggung yang curam tiba-tiba Paku Buwana X terpeleset dan hampir jatuh dari tangga, tetapi berhasil diselamatkan oleh Kanjeng Ratu Kidul.
Dalam kekagetannya itu Ratu Kidul berseru :”Anakku ngGer…………..”(Oh……….Anakku). Apa yang diucapkan oleh Kanjeng Ratu Kidul itu sebagai Sabda Pandito Ratu artinya sabda Raja harus ditaati.
Sejak saat itu hubungan kedudukan mereka berdua berubah bukanlah lagi sebagai suami istri , tetapi hubungannya sebagai ibu dan anak, begitu pula terhadap raja-raja keturunan Paku Buwana X selanjutnya.
Cerita lain lagi menyebutkan bahwa sementara orang ada yang menamakannya Kanjeng Ratu Angin-Angin. Sepanjang penelitian yang pernah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul tidaklah hanya menjadi ratu makhluk halus saja, melainkan juga menjadi pujaan penduduk daerah pesisir pantai selatan, mulai daerah Jogjakarta sampai dengan Banyuwangi.
Camat desa Paga menerangkan bahwa daerah pesisirnya mempunyai adat bersesaji ke samudra selatan untuk Nyi Rara Kidul. Sesajinya diatur didalam rumah kecil yang khusus dibuat untuk keperluan tersebut (sanggar). Juga pesisir selatan Lumajang setiap tahun mengadakan korban kambing untuknya dan orang pun banyak sekali yang datang.
Mr Welter, seorang warga Belanda yang dahulu menjadi Wakil ketua Raad van Indie, menerangkan bahwa tatkala ia masih menjadi kontrolir di Kepanjen, pernah melihat upacara sesaji tahunan di Ngliyep, salah satu pesisir pantai selatan, Jawa timur, yang khusus diadakan untuk Nyai Rara Kidul. Ditunjukkannya gambar sebuah rumah kecil dengan bilik di dalamnya berisi tempat peraduan dengan sesaji punjungan untuk Nyai Rara Kidul.
Pengalaman seorang kenalan dari Malang menyebutkan bahwa pada tajun 1955 pernah ada serombongan orang-orang yang nenepi (pergi ke tempat-tempat sepi dan keramat) dipulau karang kecil, sebelah timur Ngliyep.
Seorang di antara mereka adalah gurunya. Dengan cara tanpa busana mereka bersemadi di situ. Apa yang kemudian terjadi ialah, bahwa sang guru mendapat kemben, tanpa diketahui dari siapa asalnya. Yang dapat diceritakannya ialah bahwa ia merasa melihat sebuah rumah emas yang lampunya bersinar-sinar terang sekali.
Di Pacitan ada kepercayaan larangan untuk memakai pakaian berwarna hijau gadung (hijau lembayung, bukan ungu lembayung lho….itu Lby), yang erat hubungannya dengan Nyai Rara Kidul. Bila ini dilanggar orang akan mendapat bencana. Ini di buktikan dengan terjadinya suatu malapetaka yang menimpa suami-istri bangsa Belanda beserta dua orang anaknya. Mereka bukan saja tidak percaya pada larangan tersebut, bahkan mengejek dan mencemoohkannya.
Maka pada suatu hari pergilah mereka ke pantai dengan berpakaian serba hijau. Terjadilah sesuatu yang mengejutkan, karena tiba-tiba ombak besar datang dan dan kembali ke laut sambil menyambar keempat orang Belanda tersebut.
Di dalam Kraton banyak ditemukan berbagai macam lambang dalam segi kehidupan, dimulai dari bentuk dan cara mengatur bangunan, mengatur penanaman pohon yang dianggap keramat, mengatur tempat duduk, menyimpan dan memelihara pusaka, macam pakaian yang dikenakan dan cara mengenakannya, bahasa yang harus dipakai, tingkah laku, pemilihan warna dan seterusnya.
Kraton juga menyimpan dan melestarikan nilai-nilai lama. Mitos yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat dan komunitas Kraton adalah mitos Kanjeng Ratu Kidul.
Kedudukan mitos itu sangat menonjol, karena tanpa mengenal mitos Kanjeng Ratu Kidul, orang tidak akan dapat mengerti makna dari tarian sakral Bedhaya Ketawang, yang sejak Paku Buwana X naik tahta, setiap setahun sekali tarian itu dipergelarkan pada acara ulang tahun penobatan Raja.
Tanpa mengenal mitos itu makna Panggung Sangga Buwana akan sulit dipahami (mengenai Panggung Sangga Buwana akn di tulis secara terpisah), demikian pula mengenai mitos yang dulu dikenal rakyat sebagai ”lampor”.
‘Gung pra peri perayangan ejim
sumiwi Sang Sinom
Prabu Rara yekti gedhe dhewe.
(kutipan dari”Babad Nitik”)
Terjemahannya adalah sebagai berikut :
“segenap makhluk halus jin
bersembah pada Sang Ratu
yang besar tak bertara”
Terdapat berbagai macam versi mitos Kangjeng Ratu Kidul antara lain berdasarkan cerita pujangga Yosodipuro. Di kerajaan Kediri, terdapat seorang putra raja Jenggala yang bernama Raden Panji Sekar Taji yang pergi meninggalkan kerajaannya untuk mencari daerah kekuasaan baru.
Pada masa pencariannya sampailah ia di hutan Sigaluh yang di dalamnya terdapat pohon beringin berdaun putih dan bersulur panjang yang bernama Waringin Putih. Konon pohon itu merupakan pusat kerajaan para lelembut (mahluk halus) dengan Sang Prabu Banjaran Seta sebagai rajanya.
Berdasarkan keyakinannya akan daerah itu, Raden Panji Sekar Taji melakukan pembabatan hutan sehingga pohon Waringin Putih tersebut ikut terbabat.
Dengan terbabatnya pohon itu Sang Raja lelembut yaitu Prabu Banjaran Seta merasa senang dan dapat menyempurnakan hidupnya dengan langsung musnah ke alam sebenarnya, di mana seharusnya ia berada. Kemusnahannya berwujud suatu cahaya yang kemudian langsung masuk ke tubuh Raden Panji Sekar Taji sehingga menjadikan dirinya bertambah sakti.
Alkisah, Retnaning Dyah Angin-Angin adalah saudara perempuan Prabu Banjaran Seta yang kemudian menikah dengan Raden Panji Sekar Taji, yang selanjutnya dinobatkan sebagai Raja. Dari hasil perkawinannya, pada hari Selasa Kliwon lahirlah putri yang bernama Ratu Hayu.
Pada saat kelahiran putri ini, menurut cerita, dihadiri oleh para bidadari dan semua mahluk halus. Putri tersebut diberi nama oleh eyangnya (Eyang Sindhula), Ratu Pagedongan dengan harapan nantinya akan menjadi wanita tercantik di jagat raya.
Setelah dewasa ia benar-benar menjadi wanita yang cantik tanpa cacat dan wajahnya mirip dengan wajah ibunya bagaikan pinang dibelah dua. Pada suatu hari Ratu Hayu atau Ratu Pagedongan menangis memohon kepada eyangnya agar kecantikan yang dimilikinya tetap abadi.
Dengan kesaktian eyang Sindhula, akhirnya permohonan Ratu Pagedongan dikabulkan, ia menjadi wanita yang cantik, tidak pernah tua atau keriput dan tidak pernah mati sampai hari kiamat, dengan syarat ia akan berubah sifatnya menjadi mahluk halus yang sakti mandra guna (tidak ada yang dapat mengalahkannya).
Setelah berubah wujudnya menjadi mahluk halus, oleh sang ayah, Putri Pagedongan diberi kekuasaan dan tanggung jawab untuk memerintah seluruh wilayah Laut Selatan serta menguasai seluruh mahluk halus di seluruh pulau Jawa.
Selama hidupnya Ratu Pagedongan tidak mempunyai pedamping tetapi. Ia diramalkan bahwa suatu saat akan bertemu dengan raja agung (hebat) yang memerintah di tanah Jawa. Sejak saat itu ia menjadi Ratu mahluk halus dan mempunyai berkuasa penuh di Laut Selatan.
Kekuasaan Ratu Kidul di Laut Selatan juga tertulis dalam serat Wedatama yang berbunyi:
Wikan wengkoning samodra,
Kederan wus den ideri,
Kinemat kamot hing driya,
Rinegan segegem dadi,
Dumadya angratoni,
Nenggih Kangjeng Ratu Kidul,
Ndedel nggayuh nggegana,
Umara marak maripih,
Sor prabawa lan wong agung Ngeksiganda.
Terjemahannya adalah sebagai berikut :
Tahu akan batas samudra
Semua telah dijelajahi
Dipesona nya masuk hati
Digenggam satu menjadi
Jadilah ia merajai
Syahdan Sang Ratu Kidul
Terbang tinggi mengangkasa
Lalu datang bersembah
Kalah perbawa terhadap
Junjungan Mataram
Yang maksudnya : Mengetahui/mengerti betapa kekuasaan samodra, seluruhnya sudah dilalui/dihayati, dirasakan dan meresap dalam sanubari, ibarat digenggam menjadi satu genggaman, sehingga terkuasai. Tersebutlah Kangjeng Ratu Kidul, naik ke angkasa, datang menghadap dengan hormat, kalah wibawa dengan raja Mataram.
Ada versi lain dari masyarakat Sunda (Jawa Barat) yang menceritakan bahwa pada jaman kerajaan Pajajaran, terdapat seorang putri raja yang buruk rupa dan mengidap penyakit kulit bersisik sehingga bentuk dan seluruh tubuhnya jelak tidak terawat.
Oleh karena itu, Ia diusir dari kerajaan oleh saudara-saudaranya, karena merasa malu mempunyai saudara yang berpenyakitan seperti dia. Dengan perasaan sedih dan kecewa, sang putri kemudian bunuh diri dengan mencebur ke Laut Selatan.
Pada suatu hari rombongan kerajaan Pajajaran mengadakan selamatan di Pelabuhan Ratu. Pada saat mereka tengah khusuk berdoa, muncullah putri yang cantik dan tidak ada yang tahu mengapa putri tersebut muncul, kemudian sang putri menjelaskan, bahwa ia adalah putri kerajaan Pajajaran yang diusir oleh saudara-saudaranya dan bunuh diri di Laut Selatan, namun sekarang telah menjadi Ratu mahluk halus dan menguasai seluruh Laut Selatan. Selanjutnya oleh masyarakat, ia dikenal sebagai Ratu Kidul (Kidul = Selatan).
Dari cerita-cerita mitos tentang Kanjeng Ratu Kidul, jelaslah bahwa Kanjeng Ratu Kidul adalah penguasa lautan yang bertahta di Laut Selatan dengan kerajaan yang bernama Karaton Bale Sokodhomas.
Demikian artikel mengenai Pertemuan Nyi Roro Kidul dengan Panembahan Senopati dari PusakaDunia.Com.
Tags: Ilmu Pusaka Dunia
Pertemuan Nyi Roro Kidul dengan Panembahan Senopati
Liontin Giok Hijau Naga Langit Liontin Giok Hijau Naga Langit merupakan giok hijau yang memiliki ukir naga di dalam batunya. Naga melambangkan kekuasaan dan kesejahteraan. Energi spiritual yang ada oada mustika ini sangat besar. Batu mustika yang memiliki keindahan alami sangat cocok dipakai sebagai liontin kalung atau hanya untuk koleksi pribadi. Khasiat dan Manfaat Bertuah… selengkapnya
Rp 400.000Mustika Hati Ayam Pemikat Pelanggan Mustika Hati Ayam Pemikat Pelanggan merupakan mustika bertuah yang memiliki corak warna yang indah bagaikan hati ayam yang unik dan jarang sekali untuk didapatkan. Mustika ini sungguh indah dan langka serta banyak sekali yang memburu mustika tersebut. Segera miliki mustika tersebut sebelum diambil orang lain. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Hati… selengkapnya
Rp 275.000Batu Mustika Sisik Ular Sono Kembang Batu Mustika Sisik Ular Sono Kembang merupakan batu mustika bertuah dengan bentuk pamor sisik ular sono kembang yang memang unik dan jarang untuk didapatkan. Mustika ini bentuk pamor dan perpaduan warnanya sangat serasi sekali serta terkesan indah dan elegan. Khasiat Manfaat Bertuah Batu Mustika Sisik Ular Sono Kembang Insya… selengkapnya
Rp 300.000Mustika Pelaris Jual Tanah Dan Rumah PUSAKA DUNIA – Insya Allah Mustika Pelaris Jual Tanah ini untuk kelancaran rejeki melimpah dari berbagai arah, penarik rejeki, membuang sengkolo kesialan, melancarkan usaha makelaran, membersihkan tempat usaha dari gangguang gaib. Memancarkan aura mendatangkan pembeli, memudahkan penjualan tanah dan rumah, memancarkan aura pelarisan, mudah menggaet mitra yang berduit, memudahkan… selengkapnya
Rp 385.000Mustika Khodam Keramat Gunung Agung Mustika Khodam Keramat Gunung Agung adlah mustika bertuah yang unik dan memiliki perpaduan corak warna yang indah serta elegan sekali. Pamor mustika tersebut juga terbentuk secara alamid an bukan karena isian maupun gamabaran manusia. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk membangkitkan saudara kembar/prewangan, membuat pemilik banyak dicintai banyak… selengkapnya
Rp 325.000Nama Produk Batu Mustika Ular Naga Putih. Khasiat, Tuah, Manfaat Insya Allah untuk membangkitkan kekuatan hipnotis/gendam secara alami sehingga pemilik mempunyai pengaruh yang kuat dan mudah memikat/mempengaruhi siapapun. Produk Jenis ini bernama Batu Akik Sisik Ular. Produk jenis ini ditemukan Tahun 1548. Tingkat Kekerasan 6.5-7 Mohs. Ukuran : 33x18x7 milimeter. Jaminan : Dijamin Asli /… selengkapnya
Rp 500.000Mustika Red Baron Sby merupakan salah satu Batu Mustika bertuah paling populer dan paling diburu, tak heran banyak pengusaha, pejabat dan orang ternama memburunya. Batu mustika Red Baron mulai populer pada tahun 2013 setelah Bapak SBY menerima dan mengenakan Batu Akik Red Baron sebagai Mustika Pribadinya. Inilah Foto Batu Akik Red Baron Mustika Susilo Bambang… selengkapnya
Rp 350.000Buku Kempalan Langgam Karawitan Jawi Buku Kempalan Langgam Karawitan Jawi adalah buku kumpulan langgam karawitan jawi karya seniman seniwati yang sudah tidak asing lagi seperti : Ki Narta Sabda, Ki Mujaka Raharja, Harja Subroto, Cipta Suwarso, Gesang, Effendi Slameta, Marwanta, S. Kar Ny. Supadmi, Sarwanta, S.Kar BHAS Waluyo dan lain-lain. Daftar Isi Buku Kempalan Langgam… selengkapnya
Rp 9.900Mustika Bertuah Pemikat Hati Pelanggan, Mustika ini memiliki corak pamor bagaikan angka 3 dibalik, mustika ini juga termasuk mustika yang sangat unik, karena mustika ini sangat jarang sekali yang menyamai dari segi bentuk pamor, ukuran mustika bahkan corak warnanya. mustika ini memiliki energi yang termasuk kuat dan spesial khusus pemikat hati yang ampuh. Mustika Bertuah… selengkapnya
Rp 250.000Mustika Aji Cokro Birowo Mustika Aji Cokro Birowo merupakan mustika bertuah yang memiliki corak warna yang unik dan mempesona. Perpaduan warna mustika tersebut asli terbentuk secara almi dan bukan karena isian maupun gambaran manusia. Mustika ini juga salah satu mustika bertuah yang memang jarang sekali untuk didapatkan. Keterangan Mustika. Produk Jenis ini bernama Batu Akik… selengkapnya
Rp 350.000Tentang Mush’ab Bin Umair. Mush’ab bin Umair salah seorang diantara para shahabat Nabi. Alangkah baiknya jika kita memulai kisah dengan pribadinya: Seorang remaja Quraisy terkemuka, seorang yang paling ganteng dan tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kemudaan. Para muarrikh dan ahli riwayat melukiskan semangat kemudaannya dengan kalimat: “Seorang warga kota Mekah yang mempunyai nama paling… selengkapnya
Tentang Belas Kasih dan Doa NABI SAW Bagi Umat Beliau. Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra. bahwasanya Nabi saw membaca firman Allah tentang Ibrahim saw. : “RABBI INNAHUNNA ADL-LALNA KATSIRAN MINAN NAASI FAMAN TABIANII FA INNAHU MINNI” (Wahai Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan dari pada manusia, maka barang siapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya… selengkapnya
Kesaktian Mustika Merah Delima Kesaktian Mustika Merah Delima tidak lagi diragukan lagi kemampuanya. Merah delima adalah mustika incaran banyak orang karena langka dan memiliki tuah khasiat yang mujarab dan ampuh. Merah delima sering dimaharkan hingga ratusan juta karena mustika ini benar-benar langka. Mustika merah delima memiliki khodam seperti malaikat yang selalu siap membantu doa hajad pemilik… selengkapnya
Kesaktian Jimat Pelarisan Kesaktian Jimat Pelarisan sudah banyak yang mengetahui tentunya. Di Indoesia banyak sekali yang memiliki usaha dagang sehingga persaingan dagang adalah persaingan sengit di Indonesia. Dalam dunia persaingan siapa yang cerdik adalah yang menang, sehingga banyak juga orang yang menggunakan bantuan ghaib. Jimat pelarisan adalah solusi untuk memenangkan persaingan dagang karena seseorang yang menggunakan… selengkapnya
Ilmu Sedot Pusaka Ilmu untuk menarik Pusaka-pusaka Jaman dahulu Yang di kuasai Oleh para ‘Afarit ( Jin2 ‘Ifrit ), Ilmu ini di ambil dari Kitab Nitajul Arwah dalam Bab Ghoroib Wa Ajaibul Jin( Perkara2 Yg Luarbiasa & Ajaib yg Di lakukan Golongan Jin ) Hal. 173 Yang merupakan kepunyaannya Syeikh Abdul Wahhab Asy-Sya’roni Ad-Dimisqy, Ilmu… selengkapnya
Amalan Sembuhkan Orang Kerasukan Sediakan air putih atau satu botol air mineral lalu bacakanlah ke air tersebut ayat-ayat Al-Quran di bawah ini : 1. Al-Fatekhah 1 kali 2. Ayat Kursi 1 kali 3. Surah Al-Jin ayat 1 sampai dengan ayat 6 1 kali Tiupkanlah bacaan ayat di atas pada air yang telah di sediakan kemudian… selengkapnya
Alamat Dukun Alamat Dukun Maluku Utara Alamat Dukun Alamat Dukun Maluku Utara sering dicari oleh masyarakat karena datang ketempat praktek adalah kebiasaan orang-orang jika ingin bertransaksi. Banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mengambil jasa Dukun atau dukun dari jarak jauh. Anda tidak perlu khawatir karena Pusaka Dunia membuka layanan jasa spiritual yang ampuh dan terpercaya…. selengkapnya
Kecantikan Warangka Keris Bugis Lapis Emas Putih Kecantikan Warangka Keris Bugis Lapis Emas Putih adalah kecantikan yang dipancarkan oleh sebuah warangka keris pusaka bugis dengan bahan kayu dan ditutup full tembaga kemudian dilapisi emas putih untuk luarnya yang semakin membuat warangka ini terkesan elegan dan sangat indah sekali. Keris Bugis Keris didalam masyarakat Bugis Makassar… selengkapnya
Tentang Tamara Bleszynski : Bulan Sabit dan Bintang Mengantarkan Saya kepada Islam. Suatu senja di Australia, saat saya sedang berkumpul bersama teman-teman di halaman sekolah, saya melihat bulan sabit dan bintang berdekatan. Tak lama kemudian, setelah saya renungkan, saya baru sadar bahwa pemandangan yang amat menakjubkan itu seringkali saya saksikan di Tanah Air. Tapi, dimana… selengkapnya
Pemandangan Aneh Di Tempat Memandikan Mayat!! Pada hari selasa tanggal 20 Rabi’ul Awal 1422 H, aku berangkat ke tempat kerjaku jam tujuh pagi dan seperti biasa kembali sekitar setengah jam sebelum shalat Ashar, lalu menyantap makan siang dengan cepat. Tiba-tiba telepon berdering dan ternyata penanggung jawab tempat memandikan mayat yang dekat dari rumahku memintaku membantunya… selengkapnya
