Nu’man bin Muqarrin al-Muzany
Nu’man bin Muqarrin al-Muzany
“Sesungguhnya bagi iman ada rumah; bagi nifak ada rumah. Dan sesungguhnya rumah Bani Muqarrin adalah rumah-rumah iman.” (Abdullah bin Mas’ud).
Perkampungan kabilah Muzainah terletak dekat Yastrib, di jalan yang terbentang antara Madinah dan Mekah. Ketika Rasulullah saw. hijrah ke Madinah, berita tersebut segera sampai ke Muzainah melalui orang-orang yang lewat pagi dan petang. Tidak ada berita yang sampai kepada mereka melainkan semuanya berita baik belaka.
Pada suatu senja, Nu’man bin Muqarrin al-Muzany, yang menjadi kepala suku Muzainah, duduk di pendopo rumahnya beserta saudara-saudaranya dan para sesepuh suku. Nu’man berkata kepada mereka, “Wahai kaumku, tidak ada yang kami ketahui tentang Muhammad itu, melainkan semuanya baik. Tidak ada dakwahnya yang kami dengar melainkan menganjurkan berkasih-kasihan, berbuat ihsan (kebajikan), dan keadilan. Mengapa kita lari memenuhi panggilannya, sedangkan orang-orang lain segera menemuinya?” Kemudian dia melanjutkan bicaranya, “Adapun saya, sesungguhnya sudah membulatkan tekad akan pergi menemuinya besok pagi. Karena itu siapa saja di antara kalian yang ingin pergi bersamaku, bersiaplah!”
Kata-kata Nu’man tersebut menyentuh hati mereka dengan halus. Maka, setelah hari subuh, didapatinya sepuluh orang saudara-saudaranya dan empat ratus prajurit berkuda suku Muzainah sudah siap untuk berangkat bersama-sama dengan Nu’man ke Yastrib menemui Nabi saw. dan masuk agama Allah. Tetapi, Nu’man merasa malu mendatangi Nabi saw. dengan rombongan besar seperti itu tanpa membawa oleh-oleh untuk beliau dan bagi kaum muslimin. Namun apa boleh buat, kabilah Muzainah sedang mengalami tahun paceklik karena musim kemarau yang panjang. Ternak mereka tidak memberikan susu, dan tanaman mereka tidak memberikan buah.
Nu’man berjalan dari rumah ke rumah saudara-saudaranya, mengumpulkan apa yang masih tersisa pada mereka berupa buah-buahan, sebagai oleh-oleh untuk Nabi saw. dan kaum muslimin. Nu’man membawa oleh-oleh yang sedikit itu kepada Rasulullah. Dia dan orang-orang yang mengikutinya menyatakan masuk agama Islam di hadapan beliau. Seluruh pelosok Yastrib goncang karena gembira dengan Islamnya Nu’man bin Muqarrin al-Muzany beserta pengikutnya. Belum pernah rumah tangga Arab sebelum itu masuk Islam sekaligus sebelas orang bersaudara sebapak beserta empat ratus prajurit berkuda.
Rasulullah lebih-lebih gembira dengan Islamnya Nu’man. Bahkan, Allah Ta’ala menerima dengan baik oleh-oleh yang seadanya dari Nu’man untuk Rasulullah dan kaum muslimin. Firman Allah, “Dan di antara orang-orang Arab Badui itu ada orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya di jalan Allah itu sebagai jalan mendekatnya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (At-Taubah: 99).
Nu’man bin Muqarrin menggabungkan diri ke bawah bendera Rasulullah saw. Dia turut berperang bersama-sama beliau dalam setiap peperangan, tanpa berlalai-lalai. Setelah Rasulullah wafat, dan pemerintahan berada di tangan Khalifah Abu Bakar, Nu’man dan kaumnya berdiri teguh di samping Abu Bakar dan memberikan andil besar dalam menumpas orang-orang murtad. Dan, tatkala pemerintahan berada di tangan Khalifah Umar bin Khattab, Nu’man memegang peranan yang senantiasa disebut-sebut dalam sejarah, penuh dengan pujian dan penghargaan.
Tidak berapa lama sebalum terjadi perang Qadisiyah, Sa’ad bin Abbi Waqash, panglima tentara kaum muslimin, mengirim sebuah delegasi di bawah pimpinan Nu’man bin Muqarrin kepad Kisara Yazdajird untuk mengajaknya masuk Islam. Setelah delegasi itu sampai di kota tempat Kisra bertahta, mereka minta izin masuk untuk bertemu dengan Kisra, lalu mereka diizinkan masuk. Kisra memanggil juru bahasa dan bertitah kepadanya, “Tanyakan kepada mereka, apa maksud kedatangannya ke negeri kita. Apakah kalian ingin memerangi kami? Ataukah, kalian menginginkan kekayaan kami dan mengalahkan kami. Sesungguhnya kami telah siap menunggu kehadiran kalian, namun tidak ada maksud kami hendak menyerang kalian.” Nu’man menoleh kepada kawan-kawannya dan berkata, “Jika saudara-saudara setuju, biarlah saya yang menjawabnya. Tetapi, jika ada saudara-saudara yang hendak menjawabnya silahkan.” Jawab kawan-kawan Nu’man, “Tidak! Silakan Anda yang bicara!” Kemudian mereka menoleh kepada Kisra seraya berkata, “Inilah juru bicara kami. Dia berbicara dengan bahasa kami. Karena itu dengarkanlah dia baik-baik!”
Lebih dahulu Nu’man memuji Allah dan menyanjung-Nya. Kemudian katanya, “Sesungguhnya Allah Ta’ala mengasihi kami dan melimpahkan rahmat-Nya kepada kami. Diutus-Nya seorang rasul kepada kami, yang menunjuki kami kepada kebaikan dan menyuruh kami mengerjakannya. Diingatkannya kami tentang kejahatan dan dilarangnya kami mengerjakannya. Dia menjanjikan kepada kami, jika kami perkenankan seruannya, maka Allah akan memberi kami kesejahteraan dunia dan akhirat. Janjinya memang tepat dan terbukti kebenarannya. Kehidupan kami yang susah dan sempit, dalam tempo singkat berubah menjadi lapang. Kami yang hina dina, naik menjadi mulia. Hidup kami yang senantiasa bermush-musuhan bertukar menjadi persaudaraan dan berkasih-kasihan. Beliau memerintahkan kami mengajak seluruh umat manusia supaya mengikuti agamanya untuk kesejahteraan mereka, dan mulai dengan mengajak tetangga-tetangga kami. Nah, inilah kami datang kepada Anda, untuk mengajak Anda sekalian masuk agama kami, agama Islam. Agama yang memandang baik segala yang baik serta mendorong untuk melaksanakannya, dan memandang buruk segala yang buruk serta mendorong untuk tidak melakukannya. Agama kami memindahkan penganut-penganutnya dari gelap-gelap kekafiran dan penganiayaan kepada terang-benderang keimanan dan keadilan. Jika Anda sekalian memperkenankan ajakan kami kepada Islam, kami tinggalkan kepada Anda kitabullah (Alquran), dan kami tetapkan Anda sebagai penguasa yang berwenang menegakkan hukum-hukum yang terkandung di dalamnya. Sesudah itu kami segera kembali ke negeri kami dan membiarkan Anda mengurus negeri dan rakyat Anda. Jika Anda menolak masuk agama Allah, kami harus memungut upeti dari kalian, dan kalian kami lindungi. Jika kalian enggan membayar upeti, kalian akan kami perangi.
Wajah Yazdajird menyala karena marah yang bukan kepalang mendengarkan bicara Nu’man. Katanya, “Setahu saya tidak ada bangsa di muka bumi ini yang lebih celaka dari bangsa kalian. Jumlah rakyat kalian sangat sedikit. Antara suku-suku bangsa kalian selalu saling bermusuhan. Dan, kehidupan rakyat kalian paling murat-marit. Sesungguhnya kami pernah memerintah negeri kalian sampai ke pelosok-pelosok. Mereka patuh dan tunduk kepada kami dibandingkan dengan kalian.”
Setelah kemarahanya agak berkurang, dia berkata, “Jika kedatangan kalian hendak minta bantuan, akan kami perntahkan mengirim pangan untuk memakmurkan rakyat negeri kalian, dan sandang untuk para pemimpin dan pemuka-pemuka kaum kalian dan kami angkat seorang raja dari pihak kami yang mengasihi kalian!”
Seorang anggota delegasi Nu’man menjawab dengan jawaban yang membangkitkan kembali api kemarahan Kisra. Lalu kata Kisra, “Seandainya para utusan boleh dibunuh, sungguh saya habiskan kalian semuanya. Pergilah kalian semuanya! Kalian tidak akan mendapatkan apa-apa dari saya. Sampaikan kepada pemimpin kalian, saya akan memerintahkan Panglima Rustam menguburkannya dan mengubur kalian semua ke dalam parit Qadisiyah.”
Kemudian, Kisra memerintahkan para pengawalnya mengambil sebakul tanah dan menjunjungkannya kepada anggota delegasi yang paling muda. Antarkan mereka sampai ke batas kota dengan ditonton orang banyak. Para pengawal bertanya kepada delegasi Nu’man, “Siapa di antara kalian orang yang paling muda?” ‘Ashim bin Umar segera menjawab lebih dahulu, “Saya!” Maka mereka meletakkan tanah sebakul itu di kepala Ashim dan disuruh mengangkat sampai batas kota. Setelah melewati perbatasan, tanah itu diletakkannya ke atas unta dan dibawanya ke hadapan Panglima Sa’ad bin Waqash, dan menggembirakan Sa’ad dengan ucapannya, “Allah akan memenangkan kaum muslimin atas negeri Persi dan akan menguasai tanah mereka.”
Tidak berapa lama kemudian berkobarlah perang Qadisiyah. Parit pertahanannya penuh dengan mayat prajurit-prajurit Kisra yang tewas. Persia tidak tinggal diam atas kekalahan tentara mereka pada perang Qadisiyah gebrakan pertama itu. Maka dikumpulkannya seluruh anggota masyarakat Persia (milisi), lalu mereka gerakkan menjadi pasukan-pasukan perang, sehingga semuanya berjumlah 50.000 prajurit.
Tatkala Khalifah Umar mendengar berita tentang pasukan musuh yang berjumlah besar itu, beliau berazam (bertekad) hendak memimpin sendiri tentara kaum muslimin ke medan perang. Tetapi, niat beliau yang bertabggubg jawab itu dicegah oleh pemuka-pemuka kaum muslimin. Mereka mengusulkan, agar baliau menunjuk seorang perwira yang tangguh dan berpengalaman menghadapi perang seperti itu.
Kata Khalifah Umar, “Kalau begitu, tunjukkan kepada saya siapa perwira yang tepat diangkat menjadi panglima perang parit itu.” Jawab mereka, “Anda tentu lebih tahu perwira-perwira anda hai Amirul Mukminin!” Kata Khalifah Umar, “Demi Allah, akan saya angkat perwira yang lebih berpengalaman. Dia adalah Nu’man bin Muqarrin al-Muzany.” Jawab mereka, “Ya memang dialah orangnya!”
Khalifah Umar menulis surah perintah kepada Nu’man bin Muqarrin sebagai berikut, “Amma bakdu. Saya mendapat laporan, bahwa tentara Ajam (Persia) dalam jumlah besar telah siaga di kota Nahawand untuk memerangi kamu. Karena itu, sesampainya suratku ini, berangkatlah kamu dengan segera atas perintah Allah dan dengan mengharap pertolongan serta kemenangan dari Allah berserta seluruh tentara muslimin yang berada di bawah komandomu. Janganlah kamu diperlambat-lambat oleh mereka karena kesukaran yang sedikit. Seorang prajurit muslim lebih kusukai daripada seribu dinar. Salamku untukmu.”
Nu’man bin Muqarrin segera berangkat dengan pasukannya menghadang musuh. Di barisan terdepan ditugaskan pasukan perintis yang terdiri dari prajurit-prajurit berkuda untuk membuka jalan. Setelah pasukan perintis hampir tiba di Nahawand, kuda mereka mogok tidak mau terus. Sekalipun mereka paksa, kuda-kuda itu tetap tidak mau jalan. Mereka turun dari punggung kuda dan menyelidiki apa yang terjadi. Setelah diperiksa, tahulah mereka tapak-tapak kaki kuda mereka tertusuk paku-paku besi yang runcing. Setelah mereka selidiki lebih lanjut, ternyata paku-paku tajam serupa penuh bertebaran sepanjang jalan ke Nahawand. Paku-paku tajam tersebut sengaja disebar tentara Persia untuk memperlambat gerak laju tentara berkuda dan pejalan kaki kaum muslimin ke Nahawand.
Pasukan perintis segera melaporkan apa yang terjadi kepada Nu’man sambil menungu supaya perintah selanjutnya. Nu’man memerintahkan supaya tetap tinggal di tempat dan menyalakan api tengah malam supaya dilihat musuh untuk menakut-nakuti mereka, dan memperdayakan mereka agar musuh-musuh itu menemui mereka serta menyingkirkan paku-paku tajam dari jalanan. Siasat memperdayakan tentara Persia itu berhasil dengan gemilang. Setelah tentara Persia melihat tentara perintis kaum muslimin, mereka lari kacau balau, dan mengirim para pekerja membersihkan jalanan dari paku-paku tajam. Tentara muslimin berhasil menguasai jalanan dengan bebas.
Nu’man bin Muqarrrin mengumpulkan pasukannya dekat Nahawand. Dia berencana akan menyergap musuh secara mendadak. Katanya, “Saya akan meneriakkan takbir tiga kali. Pada takbir pertama, hendaklah kalian siap siaga semuanya. Takbir kedua, siapkan senjata. Takbir ketiga, saya menyerang musuh. Kalian hendaklah turut menyerang bersama-sama dengan saya.
Nu’man takbir yang ketiga kali. Lalu, dia melompat menyerang musuh bagaikan singa liar. Tentara muslimin tumpah ruah mengikutinya bagaikan banjir. Maka, berkobarlah perang yang mengerikan antara kedua belah pihak, yang belum ada bandingannya dalam sejarah peperangan. Tentara Persia terpecah-pecah sedemikian rupa, sehingga mereka banyak yang tewas memenuhi padang dan bukit-bukit. Darah mereka berceceran di mana-mana. Nu’man tergelincir di genangan darah lalu dia jatuh terbanting. Dia segera ditikam lawannya dengan tikaman yang mematikan. Saudara Nu’man segera mengambil bendera yang dipegangnya, dan mengerudungkan sorban yang dipakai Nu’man ke kepalanya. Kematian abangnya dirahasiakannya kepada tentara kaum muslimin.
Setelah kaum muslimin memperoleh kemenangan dengan sempurna, para prajurit menanyakan Nu’man, perwira yang gagah berani. Adik Nu’man membuka kerudung penutup kepala seraya berkata, “Inilah pemimpin kalian. Allah telah menutup matanya dengan kemenangan dan mengakhiri hidupnya sebagai syuhada.” Mereka menamakan kemenangannya sebagai Fathul Futuh (kemenangan di atas segala kemenangan). Semoga Allah meridai pegorbanan Nu’man bin Muqarrin al-Muzany. Amin!
Nu’man bin Muqarrin al-Muzany
Mustika Pelet Birahi Templok Geni Pusaka Dunia Mustika Pelet Birahi Templok Geni Pusaka Dunia mampu menjadi sarana untuk membantu pemiliknya mewujudkan keinginanya. Mustika kami yang sudah masuk kedalam website resmi pusaka dunia terjamin keaslianya dan khasiatnya karena sudah melalui uji tes khasiat terlebih dahulu sebelum terpampang di website pusaka dunia. Mustika kami memiliki energi yang… selengkapnya
Rp 350.000Mustika Pengasihan Dewi Kinasih PUSAKA DUNIA – Dengan menggunakan Mustika Pengasihan Dewi Kinasih dikatakan bahwa pemiliknya akan lebih mudah mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang yang diinginkan, serta memiliki daya tarik yang kuat dalam berinteraksi sosial. Mustika ini juga dipercaya dapat membantu mempererat hubungan antar pasangan, sehingga menciptakan keharmonisan dan keutuhan dalam hubungan tersebut…. selengkapnya
Rp 435.000Mustika Susuk Sakti Pemancar Aura Mustika Susuk Sakti Pemancar Aura merupakan mustika bertuah yang sangat indah. Batu mustika ini memiliki warna yang sangat eksotik dan menawan, sehingga batu ini sangat cocok untuk dijadikan cincin atau liontin. Batu mustika ini memiliki tuah khasiat yang sangat ampuh, tidak heran jika pecinta pusaka bertuah banyak memburunya. Batu Mustika… selengkapnya
Rp 350.000Mustika Kerejekian Sungai Hitam Pusaka Dunia Mustika Kerejekian Sungai Hitam Pusaka Dunia adalah mustika hasil penarikan alam dan dijamin memiliki energi spiritual yang masih alami. Penarikan mustika ini berada berbagai tempat keramat di berbagai penjuru dunia, sehingga tingkat kesakralan dan wingitnya juga berbeda. Dengan Memiliki Mustika Kerejekian Sungai Hitam Pusaka Dunia Insya Allah dapat membantu… selengkapnya
Rp 385.000Mustika 69 Kuat Bersetubuh Mustika 69 Kuat Bersetubuh merupakan mustika bertuah dengan pamor angka 69 yang elegan dan pamor mustika terbentuk secara alami oleh proses alam bukan gambaran manusia. Keterangan Mustika. Produk Jenis ini bernama Batu Gambar. Produk jenis ini ditemukan Tahun 1548. Tingkat Kekerasan 6.5-7 Mohs. Ukuran Batu : 19x19x5 milimeter. Stok Produk 1… selengkapnya
Rp 550.000Pin Bros Kraton Surakarta Yang Indah Pin Bros Kraton Surakarta Yang Indah merupakan bros dengan bentuk logo keraton surakarta yang sangat indah dan elegan. Pin bros ini berhiaskan mata zirkon yang semakin menambah keindahan dari pin bros tersebut. Pin bros ini jika dipakai pasti akan meningkatkan wibawa sang pemilik dan bros tersebut bisa dipakai dalam… selengkapnya
Rp 200.000Masyarakat Indonesia memiliki banyak kepercayaan terhadap benda-benda bertuah, salah satunya adalah jimat koin amulet. Jimat koin amulet dipercaya memiliki kekuatan magis yang dapat memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi pemiliknya. Apa Itu Jimat Koin Amulet? Jimat koin amulet adalah sebuah benda berupa koin yang diyakini memiliki energi positif dan kekuatan gaib. Banyak orang percaya bahwa dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLiontin Mustika Pelet Pati Geni Liontin Mustika Pelet Pati Geni merupakan batu mustika bertuah berbentuk liontin yang sangat indah. Mustika yang memiliki warna batu yang menawan dan indah, mustika dengan energi spiritual pelet pemikat bawaan alam. Mustika yang sangat cocok bagi mereka yang ingin segera mendpatkan tambatan hati atau jodoh. Khasiat Manfaat Bertuah Liontin Mustika… selengkapnya
Rp 325.000Pipa Rokok Kayu Liwung 100% Asli Nama Produk ini. Pipa Rokok Kayu Liwung 100% Asli ini mempunyai Khasiat Insya Allah untuk menyaring racun dalam nikotin dan menambah kenikmatan dalam merokok. Berasal Dari Bahan : Kayu Liwung Asli. Ukuran : 20x19x113 Milimeter. Diameter Lubang Pipa : +- 7 mm Stok produk barang ini : Jumlah Terbatas…. selengkapnya
Rp 75.000Minyak Melati Untuk Perawatan Pusaka, Adalah Kata Pencarian di Google, Yahoo, Bing, dll. Minyak Melati Untuk Perawatan Pusaka Nama daripada Produk ini. Minyak Melati Untuk Perawatan Pusaka berkhasiat Insya Allah sebagai sarana pelengkap acara ritual, upacara adat, merawat pusaka, merawat batu mustika, merawat keris pusaka, merawat tombak pusaka, wewangian pembuka aura, praktek supernatural dan sejenisnya… selengkapnya
Rp 300.000Jasa Dukun Madiun Jasa Dukun Madiun akan sangat efektif bagi masyarakat yang ada di Madiun. Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita, sering beragam jenis masalah mulai dari yang kecil sampai yang berat. Ujian dalam kehidupan memang tidak pernah bisa dipungkiri dan dihindari, dan sudah semnestinya kita menyelesaikanya. Semua orang perlu benar-benar memperhitungkan langkah ketika ingin menyelesaikan… selengkapnya
Nama-nama Syurga dan Neraka Tingkatan dan nama-nama syurga ialah : 1. Syurga Firdaus 2. Syurga ‘Adn 3. Syurga Na’iim 4. Syurga Na’wa 5. Syurga Darussalaam 6. Syurga Daarul Muaqaamah 7. Syurga Al-Muqqamul Amin 8. Syurga Khuldi Sedangkan tingkatan dan nama-nama neraka adalah : 1. Neraka Jahannam 2. Neraka Jahiim 3. Neraka Hawiyah 4. Neraka Wail… selengkapnya
Ciri Ciri Mustika Lipan Asli Tembus Pandang Ciri Ciri Mustika Lipan Asli Tembus Pandang- Pada saat ini Banyak orang yang sedang memburu batu mustika lipan asli, namun mereka masih bingung dengan ciri ciri mustika lipan asli tembus pandang, kali ini kami akan menjelaskan tentang ciri ciri mustika lipan asli, untuk Tembus Pandang maksudnya adalah untuk membuka… selengkapnya
Batu Garnet (batu biduri delima) mengandung campuran keizelzuur, sedangkan komposisi batu biduri delima sama sulitnya dengan batu tourmaline. Batu garnet mempunyai nilai keras 6-7.5 berdasarkan daftar keras Mohs. Pada umumnya batu garnet sangat mengkilau warnanya dan tembus cahaya. Hampir semua batu garnet mempunyai warna yang dalam dan bermacam-macam warnanya kecuali biru. Di Indonesia batu garnet… selengkapnya
Amalan Memanggil dan Menerawang Anak yang Meninggalkan Rumah Bila ada seorang anak dalam satu keluarga yg pergi meninggalkan rumah dan tidak di ketahui ada di mana.maka kerjakanlah tata cara di bawah ini : 1) Ambilah celana atau baju yang pernah di pakainya.kemudian gantung pada sebuah paku di loteng di atas tempatnya biasa tidur. 2) Bacakan… selengkapnya
Khasiat Bunga Kantil Atau Kembang Kantil Khasiat Bunga Kantil Atau Kembang Kantil sangat menjadi misteri bagi kaum awam. Bunga kantil atau kembang kantil ini terlihat sangat biasa karena tidak memiliki bentuk dan warna yang indah seperti bunga-bunga lainya. Tetapi taukah anda bahwa banyak sekali kaum pria dan wanita yang memburu bunga kantil ini. Bunga kantil adalah… selengkapnya
Resep Jitu Umpan Mancing Galatama Resep Jitu Umpan Mancing Galatama Ini Merupakan Artikel Yang Berisikan Berbagai Macam Resep Umpan Yang Sangat Jitu Untuk Diterapkan Dalam Mancing Keseharian Maupun Mancing Galatama Dan Lomba Mancing Lainnya. Pusaka Dunia Menyediakan Umpan Yang Sangat Cocok Digunakan Untuk Memancing Berbagai Jenis Ikan Tawar Diantaranya Adalah Sebagai Berikut : Ikan Baung… selengkapnya
Al-Qur’an Cerita Tentang Nasib Jasad Fir’aun, Realita Membenarkan!! Dr. Morris Bukay* di dalam bukunya ‘al-Qur’an Wa al-‘Ilm al-Hadiits’ (al-Qur’an Dan llmu Modern) mengungkap kesesuaian informasi al-Qur’an mengenai nasib Fir’aun Musa setelah ia tenggelam di laut dan realita di mana itu tercermin dengan masih eksisnya jasad Fir’aun Musa tersebut hingga saat ini. Ini merupakan pertanda kebesaran… selengkapnya
Bali dengan Julukannya pulau seribu pura, surganya dunia, surganya pariwisata, surganya peselancar adalah sebuah pulau yang damai, masyarakatnya berpikiran terbuka, menerima dan menyaring apa yang baik dan apa yang buruk, saling peduli dan tenggang rasa satu sama lainnya. Salah satu tempat yang dapat diambil pelajaran berharga yaitu dengan berdirinya 5 tempat ibadah yang dibangun dalam… selengkapnya
Cara Mendeteksi Khodam Pusaka Cara Mendeteksi Khodam Pusaka perlu diketahui terutama untuk pecinta pusaka bertuah. Di Indonesia ada banyak sekali ragam pusaka peninggalan. Pada umumnya, pusaka itu memiliki khodam pada zaman dahulu. Banyak juga pusaka peninggalan yang sudah kosong atau khodamnya sudah pergi. Mendeteksi khodam dalam pusaka sangatlah mudah. Jika pusaka itu memiliki energi yang positif… selengkapnya
