Nu’man bin Muqarrin al-Muzany
Nu’man bin Muqarrin al-Muzany
“Sesungguhnya bagi iman ada rumah; bagi nifak ada rumah. Dan sesungguhnya rumah Bani Muqarrin adalah rumah-rumah iman.” (Abdullah bin Mas’ud).
Perkampungan kabilah Muzainah terletak dekat Yastrib, di jalan yang terbentang antara Madinah dan Mekah. Ketika Rasulullah saw. hijrah ke Madinah, berita tersebut segera sampai ke Muzainah melalui orang-orang yang lewat pagi dan petang. Tidak ada berita yang sampai kepada mereka melainkan semuanya berita baik belaka.
Pada suatu senja, Nu’man bin Muqarrin al-Muzany, yang menjadi kepala suku Muzainah, duduk di pendopo rumahnya beserta saudara-saudaranya dan para sesepuh suku. Nu’man berkata kepada mereka, “Wahai kaumku, tidak ada yang kami ketahui tentang Muhammad itu, melainkan semuanya baik. Tidak ada dakwahnya yang kami dengar melainkan menganjurkan berkasih-kasihan, berbuat ihsan (kebajikan), dan keadilan. Mengapa kita lari memenuhi panggilannya, sedangkan orang-orang lain segera menemuinya?” Kemudian dia melanjutkan bicaranya, “Adapun saya, sesungguhnya sudah membulatkan tekad akan pergi menemuinya besok pagi. Karena itu siapa saja di antara kalian yang ingin pergi bersamaku, bersiaplah!”
Kata-kata Nu’man tersebut menyentuh hati mereka dengan halus. Maka, setelah hari subuh, didapatinya sepuluh orang saudara-saudaranya dan empat ratus prajurit berkuda suku Muzainah sudah siap untuk berangkat bersama-sama dengan Nu’man ke Yastrib menemui Nabi saw. dan masuk agama Allah. Tetapi, Nu’man merasa malu mendatangi Nabi saw. dengan rombongan besar seperti itu tanpa membawa oleh-oleh untuk beliau dan bagi kaum muslimin. Namun apa boleh buat, kabilah Muzainah sedang mengalami tahun paceklik karena musim kemarau yang panjang. Ternak mereka tidak memberikan susu, dan tanaman mereka tidak memberikan buah.
Nu’man berjalan dari rumah ke rumah saudara-saudaranya, mengumpulkan apa yang masih tersisa pada mereka berupa buah-buahan, sebagai oleh-oleh untuk Nabi saw. dan kaum muslimin. Nu’man membawa oleh-oleh yang sedikit itu kepada Rasulullah. Dia dan orang-orang yang mengikutinya menyatakan masuk agama Islam di hadapan beliau. Seluruh pelosok Yastrib goncang karena gembira dengan Islamnya Nu’man bin Muqarrin al-Muzany beserta pengikutnya. Belum pernah rumah tangga Arab sebelum itu masuk Islam sekaligus sebelas orang bersaudara sebapak beserta empat ratus prajurit berkuda.
Rasulullah lebih-lebih gembira dengan Islamnya Nu’man. Bahkan, Allah Ta’ala menerima dengan baik oleh-oleh yang seadanya dari Nu’man untuk Rasulullah dan kaum muslimin. Firman Allah, “Dan di antara orang-orang Arab Badui itu ada orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya di jalan Allah itu sebagai jalan mendekatnya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (At-Taubah: 99).
Nu’man bin Muqarrin menggabungkan diri ke bawah bendera Rasulullah saw. Dia turut berperang bersama-sama beliau dalam setiap peperangan, tanpa berlalai-lalai. Setelah Rasulullah wafat, dan pemerintahan berada di tangan Khalifah Abu Bakar, Nu’man dan kaumnya berdiri teguh di samping Abu Bakar dan memberikan andil besar dalam menumpas orang-orang murtad. Dan, tatkala pemerintahan berada di tangan Khalifah Umar bin Khattab, Nu’man memegang peranan yang senantiasa disebut-sebut dalam sejarah, penuh dengan pujian dan penghargaan.
Tidak berapa lama sebalum terjadi perang Qadisiyah, Sa’ad bin Abbi Waqash, panglima tentara kaum muslimin, mengirim sebuah delegasi di bawah pimpinan Nu’man bin Muqarrin kepad Kisara Yazdajird untuk mengajaknya masuk Islam. Setelah delegasi itu sampai di kota tempat Kisra bertahta, mereka minta izin masuk untuk bertemu dengan Kisra, lalu mereka diizinkan masuk. Kisra memanggil juru bahasa dan bertitah kepadanya, “Tanyakan kepada mereka, apa maksud kedatangannya ke negeri kita. Apakah kalian ingin memerangi kami? Ataukah, kalian menginginkan kekayaan kami dan mengalahkan kami. Sesungguhnya kami telah siap menunggu kehadiran kalian, namun tidak ada maksud kami hendak menyerang kalian.” Nu’man menoleh kepada kawan-kawannya dan berkata, “Jika saudara-saudara setuju, biarlah saya yang menjawabnya. Tetapi, jika ada saudara-saudara yang hendak menjawabnya silahkan.” Jawab kawan-kawan Nu’man, “Tidak! Silakan Anda yang bicara!” Kemudian mereka menoleh kepada Kisra seraya berkata, “Inilah juru bicara kami. Dia berbicara dengan bahasa kami. Karena itu dengarkanlah dia baik-baik!”
Lebih dahulu Nu’man memuji Allah dan menyanjung-Nya. Kemudian katanya, “Sesungguhnya Allah Ta’ala mengasihi kami dan melimpahkan rahmat-Nya kepada kami. Diutus-Nya seorang rasul kepada kami, yang menunjuki kami kepada kebaikan dan menyuruh kami mengerjakannya. Diingatkannya kami tentang kejahatan dan dilarangnya kami mengerjakannya. Dia menjanjikan kepada kami, jika kami perkenankan seruannya, maka Allah akan memberi kami kesejahteraan dunia dan akhirat. Janjinya memang tepat dan terbukti kebenarannya. Kehidupan kami yang susah dan sempit, dalam tempo singkat berubah menjadi lapang. Kami yang hina dina, naik menjadi mulia. Hidup kami yang senantiasa bermush-musuhan bertukar menjadi persaudaraan dan berkasih-kasihan. Beliau memerintahkan kami mengajak seluruh umat manusia supaya mengikuti agamanya untuk kesejahteraan mereka, dan mulai dengan mengajak tetangga-tetangga kami. Nah, inilah kami datang kepada Anda, untuk mengajak Anda sekalian masuk agama kami, agama Islam. Agama yang memandang baik segala yang baik serta mendorong untuk melaksanakannya, dan memandang buruk segala yang buruk serta mendorong untuk tidak melakukannya. Agama kami memindahkan penganut-penganutnya dari gelap-gelap kekafiran dan penganiayaan kepada terang-benderang keimanan dan keadilan. Jika Anda sekalian memperkenankan ajakan kami kepada Islam, kami tinggalkan kepada Anda kitabullah (Alquran), dan kami tetapkan Anda sebagai penguasa yang berwenang menegakkan hukum-hukum yang terkandung di dalamnya. Sesudah itu kami segera kembali ke negeri kami dan membiarkan Anda mengurus negeri dan rakyat Anda. Jika Anda menolak masuk agama Allah, kami harus memungut upeti dari kalian, dan kalian kami lindungi. Jika kalian enggan membayar upeti, kalian akan kami perangi.
Wajah Yazdajird menyala karena marah yang bukan kepalang mendengarkan bicara Nu’man. Katanya, “Setahu saya tidak ada bangsa di muka bumi ini yang lebih celaka dari bangsa kalian. Jumlah rakyat kalian sangat sedikit. Antara suku-suku bangsa kalian selalu saling bermusuhan. Dan, kehidupan rakyat kalian paling murat-marit. Sesungguhnya kami pernah memerintah negeri kalian sampai ke pelosok-pelosok. Mereka patuh dan tunduk kepada kami dibandingkan dengan kalian.”
Setelah kemarahanya agak berkurang, dia berkata, “Jika kedatangan kalian hendak minta bantuan, akan kami perntahkan mengirim pangan untuk memakmurkan rakyat negeri kalian, dan sandang untuk para pemimpin dan pemuka-pemuka kaum kalian dan kami angkat seorang raja dari pihak kami yang mengasihi kalian!”
Seorang anggota delegasi Nu’man menjawab dengan jawaban yang membangkitkan kembali api kemarahan Kisra. Lalu kata Kisra, “Seandainya para utusan boleh dibunuh, sungguh saya habiskan kalian semuanya. Pergilah kalian semuanya! Kalian tidak akan mendapatkan apa-apa dari saya. Sampaikan kepada pemimpin kalian, saya akan memerintahkan Panglima Rustam menguburkannya dan mengubur kalian semua ke dalam parit Qadisiyah.”
Kemudian, Kisra memerintahkan para pengawalnya mengambil sebakul tanah dan menjunjungkannya kepada anggota delegasi yang paling muda. Antarkan mereka sampai ke batas kota dengan ditonton orang banyak. Para pengawal bertanya kepada delegasi Nu’man, “Siapa di antara kalian orang yang paling muda?” ‘Ashim bin Umar segera menjawab lebih dahulu, “Saya!” Maka mereka meletakkan tanah sebakul itu di kepala Ashim dan disuruh mengangkat sampai batas kota. Setelah melewati perbatasan, tanah itu diletakkannya ke atas unta dan dibawanya ke hadapan Panglima Sa’ad bin Waqash, dan menggembirakan Sa’ad dengan ucapannya, “Allah akan memenangkan kaum muslimin atas negeri Persi dan akan menguasai tanah mereka.”
Tidak berapa lama kemudian berkobarlah perang Qadisiyah. Parit pertahanannya penuh dengan mayat prajurit-prajurit Kisra yang tewas. Persia tidak tinggal diam atas kekalahan tentara mereka pada perang Qadisiyah gebrakan pertama itu. Maka dikumpulkannya seluruh anggota masyarakat Persia (milisi), lalu mereka gerakkan menjadi pasukan-pasukan perang, sehingga semuanya berjumlah 50.000 prajurit.
Tatkala Khalifah Umar mendengar berita tentang pasukan musuh yang berjumlah besar itu, beliau berazam (bertekad) hendak memimpin sendiri tentara kaum muslimin ke medan perang. Tetapi, niat beliau yang bertabggubg jawab itu dicegah oleh pemuka-pemuka kaum muslimin. Mereka mengusulkan, agar baliau menunjuk seorang perwira yang tangguh dan berpengalaman menghadapi perang seperti itu.
Kata Khalifah Umar, “Kalau begitu, tunjukkan kepada saya siapa perwira yang tepat diangkat menjadi panglima perang parit itu.” Jawab mereka, “Anda tentu lebih tahu perwira-perwira anda hai Amirul Mukminin!” Kata Khalifah Umar, “Demi Allah, akan saya angkat perwira yang lebih berpengalaman. Dia adalah Nu’man bin Muqarrin al-Muzany.” Jawab mereka, “Ya memang dialah orangnya!”
Khalifah Umar menulis surah perintah kepada Nu’man bin Muqarrin sebagai berikut, “Amma bakdu. Saya mendapat laporan, bahwa tentara Ajam (Persia) dalam jumlah besar telah siaga di kota Nahawand untuk memerangi kamu. Karena itu, sesampainya suratku ini, berangkatlah kamu dengan segera atas perintah Allah dan dengan mengharap pertolongan serta kemenangan dari Allah berserta seluruh tentara muslimin yang berada di bawah komandomu. Janganlah kamu diperlambat-lambat oleh mereka karena kesukaran yang sedikit. Seorang prajurit muslim lebih kusukai daripada seribu dinar. Salamku untukmu.”
Nu’man bin Muqarrin segera berangkat dengan pasukannya menghadang musuh. Di barisan terdepan ditugaskan pasukan perintis yang terdiri dari prajurit-prajurit berkuda untuk membuka jalan. Setelah pasukan perintis hampir tiba di Nahawand, kuda mereka mogok tidak mau terus. Sekalipun mereka paksa, kuda-kuda itu tetap tidak mau jalan. Mereka turun dari punggung kuda dan menyelidiki apa yang terjadi. Setelah diperiksa, tahulah mereka tapak-tapak kaki kuda mereka tertusuk paku-paku besi yang runcing. Setelah mereka selidiki lebih lanjut, ternyata paku-paku tajam serupa penuh bertebaran sepanjang jalan ke Nahawand. Paku-paku tajam tersebut sengaja disebar tentara Persia untuk memperlambat gerak laju tentara berkuda dan pejalan kaki kaum muslimin ke Nahawand.
Pasukan perintis segera melaporkan apa yang terjadi kepada Nu’man sambil menungu supaya perintah selanjutnya. Nu’man memerintahkan supaya tetap tinggal di tempat dan menyalakan api tengah malam supaya dilihat musuh untuk menakut-nakuti mereka, dan memperdayakan mereka agar musuh-musuh itu menemui mereka serta menyingkirkan paku-paku tajam dari jalanan. Siasat memperdayakan tentara Persia itu berhasil dengan gemilang. Setelah tentara Persia melihat tentara perintis kaum muslimin, mereka lari kacau balau, dan mengirim para pekerja membersihkan jalanan dari paku-paku tajam. Tentara muslimin berhasil menguasai jalanan dengan bebas.
Nu’man bin Muqarrrin mengumpulkan pasukannya dekat Nahawand. Dia berencana akan menyergap musuh secara mendadak. Katanya, “Saya akan meneriakkan takbir tiga kali. Pada takbir pertama, hendaklah kalian siap siaga semuanya. Takbir kedua, siapkan senjata. Takbir ketiga, saya menyerang musuh. Kalian hendaklah turut menyerang bersama-sama dengan saya.
Nu’man takbir yang ketiga kali. Lalu, dia melompat menyerang musuh bagaikan singa liar. Tentara muslimin tumpah ruah mengikutinya bagaikan banjir. Maka, berkobarlah perang yang mengerikan antara kedua belah pihak, yang belum ada bandingannya dalam sejarah peperangan. Tentara Persia terpecah-pecah sedemikian rupa, sehingga mereka banyak yang tewas memenuhi padang dan bukit-bukit. Darah mereka berceceran di mana-mana. Nu’man tergelincir di genangan darah lalu dia jatuh terbanting. Dia segera ditikam lawannya dengan tikaman yang mematikan. Saudara Nu’man segera mengambil bendera yang dipegangnya, dan mengerudungkan sorban yang dipakai Nu’man ke kepalanya. Kematian abangnya dirahasiakannya kepada tentara kaum muslimin.
Setelah kaum muslimin memperoleh kemenangan dengan sempurna, para prajurit menanyakan Nu’man, perwira yang gagah berani. Adik Nu’man membuka kerudung penutup kepala seraya berkata, “Inilah pemimpin kalian. Allah telah menutup matanya dengan kemenangan dan mengakhiri hidupnya sebagai syuhada.” Mereka menamakan kemenangannya sebagai Fathul Futuh (kemenangan di atas segala kemenangan). Semoga Allah meridai pegorbanan Nu’man bin Muqarrin al-Muzany. Amin!
Nu’man bin Muqarrin al-Muzany
Mustika Kebal Teluh Santet PUSAKADUNIA.COM -Mustika Kebal Teluh Santet ini untuk menyelamatkan Anda dan keluarga dari mereka yang mungkin mencoba dan mengutuk Anda. Ini adalah jimat yang sempurna bagi siapa saja yang ingin melindungi diri dari sihir. Gelang Kebal Santet adalah pertahanan terbaik dalam melindungi diri dari gendam, santet, dan kutukan dari orang yang berniat… selengkapnya
Rp 595.000Buku Kutbah Jum’at Assa’iidiyyah Boso Jawi Buku Kutbah Jum’at Assa’iidiyyah Boso Jawi adalah buku yang berisikan rukun-rukun khotbah, syarat-syarat khotbah dan masih banyak lagi ketentuan dalam khotbah jum’at. DAFTAR ISI Muqoddimah Rukun-rukun Khotbah Syarat-syarat Khotbah Ngagungaken Wulan Muharrom Pejah Meniko Haq Sakitipun Pejah Keadaan Manungso Naliko Tangi Saking Kubur Syahadatain Sak Benere Wong Mukmin Jogo… selengkapnya
Rp 14.700Mustika Khodam 8 Arah Mata Angin Mustika Khodam 8 Arah Mata Angin merupakan mustika bertuah yang sangat indah. Batu mustika ini memiliki warna yang sangat eksotik dan menawan, sehingga batu ini sangat cocok untuk dijadikan cincin atau liontin. Batu mustika ini memiliki tuah khasiat yang sangat ampuh, tidak heran jika pecinta pusaka bertuah banyak memburunya…. selengkapnya
Rp 885.000Mustika Penarik Rejeki Berlimpah Mustika Penarik Rejeki Berlimpah merupakan mustika bertuah yang mempunyai pamor sangat unik denmgan corak warna menarik dan elegan, mustika ini salah satu mustika yang sedang di buru oleh para pecinta mustika bertuah untuk dijadikan sarana spiritual kerejekian. Keterangan Mustika. Produk Jenis ini bernama Batu Agatae. Produk jenis ini ditemukan Tahun 1548…. selengkapnya
Rp 275.000Parfum Ambassador Absolutely Sporty Original Produk Parfum ini merupakan parfum original kemasan 60 ml dengan jenis EDP (Eau De Parfum) yang memiliki aroma khas. Parfum Ambassador Absolutely Sporty Original memiliki ketahanan 3 sampai 5 jam dan disarankan dipakai untuk pria. Produk ini dipastikan aman untuk digunakan karena terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM)… selengkapnya
Rp 32.250Mustika Huruf Y Untuk Keselamatan Mustika Huruf Y Untuk Keselamatan adalah jimat ampuh yang melindungi pemakainya dari segala bentuk kejahatan, termasuk ilmu hitam, hantu, dan santet. Batu mustika ini juga melindungi terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami. Kekuatan Mustika Huruf Y Untuk Keselamatan tidak pernah berakhir, sehingga semua pemakainya aman untuk selamanya, terlepas… selengkapnya
Rp 525.000Batu Mustika Merah Darah Khodam Gaib Batu Mustika Merah Darah Khodam Gaib merupakan mustika bertuah yang memiliki corak warna merah bagaikan warna darah khodam. Mustika dengan warna merah darah seperti ini juga merupakan salah satu mustika bertuah yang banyak dicari penggemar mustika darah. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk Menyadarkan seseorang dari ilmu… selengkapnya
Rp 265.000Pusaka Trisula Weda Jayabaya Nama Produk ini. Pusaka Trisula Weda Jayabaya mempunyai khasiat Insya Allah untuk kewibawaan, jabatan, pengayom, menjadi panutan, tauladan, disegani banyak kalangan, kepemimpinan, mudah dalam mengatur, mudah meraih tahta dan kekayaan, rejeki banyak mengalir masuk, pengasihan pemikat, menaklukan banyak orang, menangkal bencana, musibah dan kesialan, keselamatan dan tolak balak, sangat cocok bagi… selengkapnya
Rp 400.000Batu Pesugihan Alami Sungai Klawing. Khasiat, Tuah, Manfaat Insya Allah untuk kelancaran rejeki, kemudahan mencari pekerjaan dan peluang usaha, pelarisan dagang dan kelancaran mengembangkan usaha. Jenis Batu ini bernama Akik Sungai Klawing. Tingkat Kekerasan Batu 6.5 Mohs. Batu jenis ini populer tahun 2000 an. Ukuran Batu : -+ 15x20x7 milimeter. Stok Barang : Jumlah Terbatas… selengkapnya
Rp 375.000Mustika Pesugihan Ratu Ular Mustika Pesugihan Ratu Ular merupakan mustika bertuah yang sudah dipercayai keampuhan manfaatnya oleh banyak orang untuk dijadikan sarana spiritual pegangan untuk membuka pintu pesugihan secara alami tanpa tumbal. Keterangan Mustika. Produk Jenis ini bernama Mustika Pesugihan Ratu Ular. Produk jenis ini ditemukan Tahun 1548. Tingkat Kekerasan 6.5-7 Mohs. Ukuran Batu :… selengkapnya
Rp 315.000Wanita Pengidap Kanker Divonis Mati Oleh Dokter, Tapi Sembuh Atas Izin Allah Ini adalah kisah yang patut dijadikan pelajaran zaman. Kisah seorang wanita bernama, Laila al-Hulw yang sebelumnya tidak penah mengingat Allah dan lupa kepada-Nya. Suatu ketika, ia diberi cobaan dengan penyakit yang menakutkan dan menjijikkan sekaligus mematikan. Barulah setelah itu, ia tersadar dan menyadari… selengkapnya
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Pusaka Dunia. Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1982 Tentang Wajib Daftar Perusahaan, maka tidak terkecuali Toko Online wajib mempunyai Surat Tanda Daftar Perusahaan seperti Pusaka Dunia yang telah Terdaftar sebagai perusahaan resmi dan legal dengan nomor TDP : 113534701607. Hati hati dengan Perusahaan Toko Online yang belum terdaftar. MAU… selengkapnya
Do’a Qorsiya Do’a Qorsiyya di bawah ini : QORSIYA 3X WAJALA WAMALA DAYISIYA TASWIYA SYAHWIYA SYAMUYA SYAMUSASIYA DAZROTO AZROTIYA AZTON ANTIYA TOWTON TOWTIYA TOWTONTIYA TUTO TIYYAN ISYROHIYA QODMAHIYYAN HALMAHIYYAN HALMAAHIYYAN HALMUUHIYYAN HARJUU IHROIL HARJAIL MAHROJAIL MAHROTOIL NAHROTOIL AHWAIL AHARNAIL AHLAIL AHYAIL AHWAIL NAHROJAIL A’YAIL AKWAIL MATWAIL MAKWAIL ATWAIL JAHAYTOIL KHOSROWAIL ROWAMANAIL ALWAIL ROWHAIL ATWAIL A’MAIL… selengkapnya
Tafsiran “Tauhid” Dan Syahadat “Laa ilaha illa Allah” Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Firman Allah Ta’ala: “Orang-orang yang diseru oleh kaum musyrikin itu, mereka sendiri senantiasa berusaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhan mereka, siapa diantara mereka yang lebih dekat (kepadaNya), dan mereka mengharapkan rahmat-Nya serta takut akan siksa-Nya, sesungguhnya siksa Tuhanmu adalah sesuatu yang (harus)… selengkapnya
Tentang Amalan Melepas Teluh,Susuk dan Sejenisnya. Sebelum melakukan sholat sunah 2 rokaat terlebih dahulu dengan niatnya sebagai berikut: usholi sunatan litholabis sehati rokataini illahita ala… Kemudian setelah salam bertawasullah…. Kemudian membaca Surah Alfatehah 111 x membaca Surah Alikhlas 111 x membaca Surah Alfalaq 111 x membaca Surah Annas 111 x membaca Ayat Kursy 111 x… selengkapnya
Kesaktian Panguncen. Aji Panguncen ini salah satu ilmu yang digunakan para siswa perguruan tenaga dalam. Sebab dengan ilmu ini musuh bila terkena akan terhenti gerakannya. Dalam pengerakan ilmu ini kita harus mempunyai tenaga dalam yang sudah sempurna. Selain Kesaktian Panguncen inilah 47 Macam Ajian Kesaktian Paling Ampuh
Info Asma Junjung. Asma Junjung ini memiliki kegunaan untuk mengangkat berat menjadi ringan, sangat cocok sekali dimiliki oleh mereka yang memiliki pekerjaan sebagai pekerja berat misalnya, kuli panggul di terminal, tukang becak, petani dsb. Amalannya : BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM BISMILLAAHI QUDROOTUHU BISMILLAAHI IROODATUHU BISMILLAAHI QOO-IMAATUHU BISMILLAAHI ASMAA-UHU BISMILLAAHI ATAAHU BISMILLAAHI LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAABILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZHIIM… selengkapnya
Abu Darda Uwaimir bin Malik al-Khazraji yang lebih dikenal dengan nama Abu Darda bangun dari tidurnya pagi-pagi sekali. Setelah itu, dia menuju berhala sembahannya di sebuah kamar yang paling istimewa di dalam rumahnya. Dia membungkuk memberi hormat kepada patung tersebut, kemudian diminyakinya dengan wangi-wangian termahal yang terdapat dalam tokonya yang besar, sesudah itu patung tersebut… selengkapnya
Cara Menarik Batu Mustika Bertuah Cara Menarik Batu Mustika Bertuah, Siapa yang tidak mengenal batu mustika bertuah? Batu mustika bertuah merupakan sebuah batu yang memiliki energi yang berasal dari alam gaib, Pencarian batu mustika bertuah pun banyak dilakukan oleh sejumlah orang biasa maupun paranormal. Karena dengan meiliki batu mustika bertuah hasil tarikan gaib itu dipercaya bisa… selengkapnya
Tentang Berdirinya Hamba di Hadapan Tuhan Pada Hari Qiyamat dan Para Nabi Ditanya Tentang Tabligh. Dari Adi bin Hatim ra., ia berkata : Dulu saya disisi Rasulullah saw kemudian datanglah dua orang laki-laki : Salah satunya mengadukan kemiskinan dan yang lain mengadukan penyamun. Maka Rasulullah saw bersabda : “Adapun penyamun, sesungguhnya datang kepadamu hanya sedikit, sehingga… selengkapnya
