Kayu Bakar Api Neraka
Tentang Kayu Bakar Api Neraka. Islam adalah agama yang universal dan sangat memperhatikan permasalahan yang berkaitan dengan wanita secara transparan dan proporsional. Ia menempatkan wanita dalam kedudukan yang layak dan bermartabat dimana sebelumnya di masa Jahiliyyah, dianggap sebagai “harta pusaka” yang diwariskan dan dipergilirkan; dia dapat diwariskan kepada anak. Disamping itu, dia juga dianggap sebagai noda yang dapat mencemarkan keluarga bila terlahirkan ke dunia sehingga harus dienyahkan dari muka bumi sebelum sempat menghirup udara kehidupan dengan cara menanamnya hidup-hidup.
Kedudukannya yang semacam inilah kemudian diangkat dan dihormati setinggi-tingginya oleh Islam, diantaranya; dia dijadikan orang yang paling pertama harus dipersembahkan bakti kepadanya ketika menjadi seorang ibu, adanya satu surat dalam al-Qur’an yang dinamakan dengan kaumnya (an-Nisa’), menjanjikan bagi orangtua yang berhasil mendidiknya sebagai jalan masuk surga, dan banyak lagi yang lain.
Namun begitu, Islam juga menyebutkan bahwa kaum wanita adalah orang-orang yang kurang akal dan diennya, banyak mengeluh/permintaan serta suka memungkiri kebaikan suami.
Berkaitan dengan yang terakhir ini, sudah bukan merupakan rahasia lagi bahwa di abad kontemporer ini banyak sekali isteri-isteri -yang barangkali karena memiliki jasa dan andil dalam pemenuhan anggaran belanja rumah tangganya- merasa diatas angin dan tidak sedikit yang semena-mena terhadap suami. Hal ini terjadi, lebih dikarenakan kurangnya pemahaman terhadap agama yang merupakan sesuatu yang esensial bagi seorang calon suami sebelum berubah menjadi suami melalui aqad yang sah. Sang suami hendaknya dalam memilih calon isteri lebih memprioritaskan sisi keshalihahannya.
Karena kurangnya pemahaman agama, sang isteri tidak mengetahui bahwa sebenarnya agama mewajibkannya untuk patuh dan taat kepada suami bahkan kerelaan suami terhadapnya ibarat prasyarat masuk ke surga –disamping syarat-syarat yang lain yang berkaitan dengan syarat diterimanya amal manusia secara umum- sebagaimana dalam makna hadits yang menyatakan bahwa siapa saja isteri yang meninggal dunia sementara suaminya rela terhadapnya maka dia akan masuk surga.
Dari kurangnya pemahaman agama tersebut kemudian berdampak kepada banyak kaum wanita yang bekerja di luar rumah dan berbaur dengan kaum lelaki dengan anggapan bahwa mereka memiliki hak yang sama dengan kaum pria dalam segala bidang tanpa terkecuali, sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh kaum feminis, termasuk dalam urusan rumah tangga. Lapangan kerja yang disesaki oleh tenaga wanita mengakibatkan meningkatnya angka pengangguran di kalangan kaum pria, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga namun tidak memiliki skil yang cukup untuk bekerja sehingga mendorong sang isteri untuk keluar rumah, terkadang menggantikan posisi suami dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. Tentunya hal ini memiliki implikasi negatif, belum lagi dari sisi syar’inya, terhadap watak sang isteri. Dia seakan merasa telah berjasa dan memiliki andil dalam menghidupi keluarganya sedangkan sang suami hanya seorang penganggur. Atau dalam kondisi yang lain, dia memiliki pekerjaan dan gaji yang jauh lebih tinggi dari sang suami. Hal ini, kemudian dijadikan alasan yang kuat untuk memberontak, menyanggah, meremehkan bahkan memperbudak sang suami. Suami yang, misalnya, memiliki gaji kecil terkadang nafkah yang diberikannya kepada keluarga, disambut oleh isterinya dengan rasa ketidakpuasan dan kurang berterimakasih. Apalagi, bila kebetulan sang isteri juga bekerja dan gajinya lebih besar dibanding suami, tentu akan lebih parah lagi sikapnya terhadap suaminya yang seorang penganggur atau bergaji kecil. Dalam pada itu, hanya wanita-wanita shalihah yang memahami agama mereka dengan baik dan tahu bagaimana bersikap kepada suami-lah yang terselamatkan dari kondisi seperti itu.
Mengingat betapa urgennya pembahasan tentang hal ini dari sisi agama dan perlunya kaum wanita mengetahuinya, khususnya tentang ancaman terhadap wanita yang melakukan hal tersebut alias banyak mengeluh/permintaan dan suka memungkiri kebaikan suami, maka kami berupaya menuangkannya dalam bagian pembahasan hadits kali ini-disamping pembahasan tentang hal yang lain- dengan harapan, kiranya ada dari sekian banyak kaum wanita, yang menyempatkan diri membaca tulisan ini. Kami mengambil materi pembahasan hadits ini dari sebuah kajian hadits berbahasa Arab oleh seorang Syaik dan kami anggap laik untuk diturunkan.
Kami berharap bagi pembaca yang kebetulan menemukan kesalahan, khususnya dari sisi materi dan bahasa (terjemahan), agar sudi kiranya memberikan masukan yang positif kepada kami sehingga pada pembahasan hadits selanjutnya dapat dihindarkan. Wallaahu a’lam.
Naskah Hadits
Dari Jabir bin ‘Abdullah –radhiallaahu ‘anhuma- dia berkata: “Aku melaksanakan shalat pada hari ‘Ied bersama Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam ; beliau memulai dengan shalat dulu sebelum khuthbah, tanpa azan dan iqamah, kemudian berdiri sambil merangkul Bilal. Beliau memerintahkan untuk bertaqwa kepada Allah, mengajak berbuat ta’at kepadaNya, mewasiati manusia dan mengingatkan mereka, kemudian beliau berlalu (setelah berbicara panjang lebar-red) hingga mendatangi (menyentuh permasalahan-red) kaum wanita lantas mewasiati dan mengingatkan mereka, sembari bersabda: ‘ bersedekahlah! Karena sesungguhnya kebanyakan kalian adalah (menjadi) kayu api neraka Jahannam’. Lalu seorang wanita yang duduk ditengah-tengah mereka berkata: kenapa demikian wahai Rasulullah?. Beliau menjawab: ‘karena kalian banyak keluhkesah/permintaannya dan memungkiri (kebaikan yang diberikan oleh) suami’.
Jabir berkata: “lalu mereka bersedekah dengan perhiasan-perhiasan mereka dan melempar anting-anting dan cincin-cincin mereka kearah pakaian bilal”. (H.R.Muttafaqun ‘alaih).
Sekilas Tentang Periwayat Hadits
Dia adalah seorang shahabat yang agung, Jabir bin ‘Abdullah bin ‘Amru bin Haram al-Anshary. Dia dan ayahnya mendampingi Rasulullah sebagai shahabat. Bersama ayahnya menyaksikan “Bai’atul ‘Aqabah al-Akhirah”. Ayahnya termasuk salah seorang “Nuqaba’ ” (pemimpin suku) yang ikut dalam bai’at tersebut. Dia ikut serta dalam banyak peperangan bersama Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam. Dia berkata:”Aku ikut serta berperang bersama Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam sebanyak 19 kali peperangan”. Dia adalah salah seorang dari “al-Muktsirûn li riwâyatil hadits” (kelompok shahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits) dari Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam. Dia memiliki halaqah (kelompok pengajian) di al- Masjid an-Nabawy. Halaqah ini banyak dihadiri oleh orang-orang yang ingin menggali ilmu darinya. Dia juga termasuk orang yang dipanjangkan umurnya oleh Allah dan merupakan salah seorang shahabat yang paling belakangan meninggal di Madinah. Dia wafat disana pada tahun 78 H dalam usia 94 tahun.
Faedah-Faedah Hadits Dan Hukum-Hukum Terkait
A. Hadits yang mulia diatas menjelaskan beberapa hukum yang terkait dengan shalat ‘Ied, diantaranya:
Hadits tersebut menyatakan bahwa dalam shalat ‘Ied tidak ada azan dan iqamah.
Khuthbah ‘Ied hendaknya mencakup ajakan agar bertaqwa kepada Allah Ta’âla sebab ia merupakan kolektor semua kebaikan, demikian pula ajakan agar berbuat ta’at kepada-Nya dan saling mengingatkan dalam hal itu.
Khuthbah dilakukan setelah shalat ‘Ied bukan sebelumnya sepertihalnya pada shalat Jum’at. Masing-masing dari keduanya memiliki dua khuthbah * akan tetapi pada shalat Jum’at dilakukan sebelum shalat sedangkan pada ‘Ied dilakukan sesudah shalat. Inilah yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam dan para Khalifah-nya ar-Rasyidun. * terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah khuthbah shalat ‘Ied; ada ulama yang mengatakan sekali saja dan ada yang mengatakan dua kali. Ibnu Qayyim al-Jauziah nampaknya menguatkan pendapat kedua, yakni dua kali.
Shalat dalam dua ‘Ied hukumnya adalah fardhu kifayah; untuk itu seorang Muslim harus berupaya secara optimal dalam melakuksanakannya, menghadiri serta mendengarkan khuthbahnya agar mendapatkan pahala dan mendapatkan manfaat dari wejangan dan at-Tadzkir (peringatan) yang disampaikan oleh Imam/khathib.
B. Islam sangat memperhatikan eksistensi kaum wanita dan menempatkan mereka kepada kedudukan yang agung dan tinggi; spesialisasi serta karakteristik mereka dalam beberapa hukum terlihat dalam hadits diatas, diantaranya:
Bahwa Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam mengkhususkan bagian khuthbah tersendiri buat mereka dalam khuthbah ‘Ied, setelah mewasiati dan mengingatkan kaum lelaki. Untuk itu, hendaknya seorang Imam/khathib pada ‘Ied mengkhususkan khuthbahnya untuk mereka dan membicarakan problematika mereka. Khuthbah khusus ini diberikan bila mereka tidak mendengarkan khuthbah yang bersifat umum akan tetapi bila mereka mendengarkannya maka hendaknya dia menjadikan sebagian dari khuthbah tersebut, khusus berkaitan dengan perihal kaum wanita.
Bahwa seorang wanita diharamkan berbaur dengan kaum lelaki atau berjejal dengan mereka baik hal itu dilakukan di masjid-masjid ataupun di tempat lainnya. Akan tetapi semestinya, kaum wanita berada di tempat-tempat yang sudah dikhususkan untuk mereka. Hal ini dimaksudkan agar terhindar dari hal-hal yang menyebabkan timbulnya fitnah atau menjadi sarana dalam melakukan hal-hal yang diharamkan. Tidak berbaurnya wanita dengan kaum lelaki sudah merupakan kaidah umum yang wajib difahami oleh seorang wanita Muslimah dan wali-nya karena banyak sekali faedah-faedah yang didapat dari hal tersebut.
Mendapatkan ‘ilmu merupakan hak semua orang; laki-laki dan wanita, untuk itu hendaknya seorang wanita berupaya secara optimal dalam menuntut ilmu yang dengannya dia memahami agamanya. Diantara sarana itu adalah: gairah serta semangatnya dalam mendengarkan wejangan-wejangan, juga, bertanya tentang hal-hal yang sulit baginya, sebagaimana tampak dalam hadits diatas.
Secara global kaum wanita memiliki sifat-sifat, diantaranya: banyak keluhan/permintaan dan memungkiri kebaikan suami alias terhadap nafkah yang telah diberikan olehnya. Sifat-sifat ini merupakan sifat yang tercela yang dapat menggiringnya ke neraka. Oleh karena itu, seorang wanita Muslimah harus menghindari hal itu dan berupaya keras untuk menjauhinya.
Ciri khas seorang wanita Muslimah adalah bersegera dalam berbuat kebajikan dan memenuhi panggilan iman. Hendaklah dia menambah aset kebajikannya sebanyak yang mampu dilakukan.
Kepemilikan terhadap harta merupakan hak laki-laki dan wanita, masing-masing memiliki harta secara sendiri-sendiri dan kewenangan dalam memberdayakannya; oleh karena itulah, isteri-isteri para shahabat bersegera dalam menginfaqkan harta-harta mereka tanpa meminta izin terlebih dahulu dari suami-suami mereka. Seorang wanita berhak memberdayakan hartanya dan menginfaqkannya meskipun tidak mendapat izin dari sang suami. Dalam hal ini, Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam telah menyetujui tindakan isteri-isteri para shahabat radhiallaahu ‘anhunna.
C. Khathib dan Penceramah memiliki tanggung jawab yang besar
Hal ini disebabkan mereka adalah bertindak sebagai orang yang menyampaikan permasalahan halal dan haram dari Allah Ta’ala. Dari sini, seorang khathib hendaknya melakukan tanggung jawab tersebut sebaik-baiknya; menceramahi manusia dengan apa yang mereka ketahui, mengajarkan mereka hal-hal yang bersifat agamis dan duniawi yang tidak mereka ketahui, mensugesti mereka untuk berbuat kebajikan, memperingatkan mereka dari berbuat kejahatan serta menjelaskan kepada mereka hal-hal yang dapat mendekatkan diri mereka kepada surga dan menyelamatkan mereka dari neraka. Demikian pula, hendaknya mereka menghindari berbicara tentang hal-hal yang tidak bersinggungan langsung dengan kepentingan umum kaum muslimin dan hal yang tidak bermanfaat bagi agama mereka.
D. Sedekah memiliki faedah yang besar dan buah yang agung di dunia dan akhirat
Diantaranya; bahwa ia menjaga dari keterjerumusan kedalam api neraka, dan ini diperkuat oleh sabda beliau yang lain: “takutlah kepada api neraka meskipun (bersedekah) dengan sebelah dari buah tamar/kurma”.
E. Islam selalu berupaya agar seorang Muslim dalam berinteraksi dengan orang lain menggunakan manhaj yang transfaran dan proporsional meskipun terhadap orang yang paling dekat hubungannya dengannya
Dengan demikian, dia mesti meletakkan sesuatu sesuai dengan proporsinya; yang memiliki keutamaan ditempatkan sesuai dengan keutamaannya, yang memiliki hak diberikan haknya yang sepatutnya, tidak mengurangi hak manusia, menjauhi setiap hal yang dapat menyakiti mereka serta menghindari perkataan yang kotor dan mungkir terhadap jasa yang telah diberikan kepadanya.
F. Seorang penuntut ilmu harus haus akan ilmu, banyak bertanya kepada gurunya tentang kesulitan yang dihadapinya
Namun, hendaknya pertanyaan yang disampaikan dilakukan dengan penuh kesopanan dan tatakrama agar dia mendapatkan jawaban sesuai dengan apa yang diinginkannya dari gurunya tersebut.
Demikian Artikel Tentang Kayu Bakar Api Neraka
Kayu Bakar Api Neraka
Batu Mustika Pengasihan Rawa Kincling Pusaka Dunia Batu Mustika Pengasihan Rawa Kincling Pusaka Dunia merupakan batu akik yang memiliki energi alam murni. Mustika ini bukan hanya sekedar aksesoris belaka karena batu mustika ini di dapat dari penarikan alam ghaib dengan ritual khusus dan sarana khusus. Batu Mustika ini memiliki khasiat yang sangat akurat karena sebelum… selengkapnya
Rp 300.000Mustika Gendam Sihir Pemikat Pria Mustika Gendam Sihir Pemikat Pria merupakan batu mustika yang memiliki energi spiritual tingkat tinggi. Batu mustika ini memiliki corak warna menawan yang murni berasal dari alam. Dengan memiliki Mustika Bertuah ini Insya Allah akan membuat kehidupan anda lebih baik dan lebih berkembang positif daripada tidak mempunyai Mustika Bertuah sama sekali…. selengkapnya
Rp 300.000Mustika Suket Hitam Kipas Nandung Mustika Suket Hitam Kipas Nandung merupakan mustika bertuah yang memiliki bentuk pamor kipas hitam unik yang indah dan terkesan mempesona bagaikan kipas nandung. Mustika ini pamornya juga terbentuk melalui proses alam secara alami dan bukan karena isian maupun gambaran manusia. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Tersebut Insya Allah untuk membangkitkan kekuatan… selengkapnya
Rp 255.000Patung Pusaka Khodam Serangga adalah patung pusaka bertuah yang sangat unik dan sangat jarang sekali di dapatkan, sungguh indah sekali pusaka ini. Pusaka ini juga sangat bagus ditaruh di tempat usaha anda entah itu di toko ataupun di laci toko. Patung Pusaka Khodam Serangga ini mempunyai Khasiat Insya Allah untuk sarana pelarisan toko yang ampuh,… selengkapnya
Rp 150.000Mustika Combong Angka 8 Asli Mustika Combong Angka 8 Asli merupakan mustika bertuah yang memiliki pamor combong dan membentuk angka 8. Batu mustika yang satu ini termasuk salah satu mustika bertuah yang jarang sekali untuk didapatkan. Selain itu mustika ini energi spiritual alamnya sangat kuat. Mustika ini cocok juga untuk dijadikan koleksi maupun dijadikan ageman…. selengkapnya
Rp 400.000Cincin Giok Hijau Asli Cincin Giok Hijau Asli merupakan cincin giok yang memiliki warna hijau yang sangat indah mempesona sekali. Giok ini termasuk salah satu giok yang paling dicari dan paling diminati. Selain itu giok ini juga sudah memiliki energi spiritual secara alami yang terkandung didalamnya dan tak akan pernah hilang ataupun memudar. Giok ini… selengkapnya
Rp 250.000Mustika Bertuah Planangan Jagad merupakan batu mustika bertuah yang memiliki corak pamor yang sangat unik dan langka karena coraknya yang tak beraturan namun malah bagaikan sebuah lukisan abstrak yang sungguh elegan. Apalagi mustika ini pamornya bukan buatan manusia dan bukan gambaran manusia melainkan asli dari alam, jadi corak motif gambaran pamor mustika ini gambaran alami… selengkapnya
Rp 280.000Amulet atau biasa disebut Phra Khrueng di Thailand merupakan benda berharga yang diyakini memiliki kekuatan magis dan melindungi pemiliknya dari berbagai bahaya. Amulet Thailand telah menjadi bagian penting dari budaya dan agama di negara itu. Sejarah Amulet Thailand Amulet Thailand telah ada sejak zaman kuno, digunakan oleh raja-raja dan orang-orang terkemuka untuk memberikan perlindungan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Pusaka Naga Sasra Kinatah Emas Keris Pusaka Naga Sasra Kinatah Emas ini diyakini dapat membantu pemiliknya untuk meraih kejayaan, kawibawaan, jabatan, pengayom, menjadi panutan, tauladan, disegani banyak kalangan, kepemimpinan, mudah dalam mengatur, mudah meraih tahta dan kekayaan, rejeki banyak mengalir masuk, pengasihan pemikat, menaklukan banyak orang, menangkal bencana, musibah dan kesialan, keselamatan dan tolak… selengkapnya
Rp 3.550.000Bros Aksesoris Jilbab Bros Aksesoris Jilbab adalah aksesoris perhiasan berbentuk ornamen bintang delapan sisi yang berhiaskan kristal hitam dan putih. Bros Jilbab didesign secara khusus dan dibuat dengan detail. Aksesoris perhiasan ini dapat menunjang / memperindah / menyempurnakan penampilan anda. Sangat cocok dipakai untuk mempercantik jilbab, kerudung, kebaya, pakaian kerja, pakaian sehari-hari serta fashion wanita… selengkapnya
Rp 35.000Cara Pengisian Ilmu Gendam Jarak Jauh Dengan Mudah Cara Pengisian Ilmu Gendam Jarak Jauh Dengan Mudah- Ilmu gendam adalah salah satu ilmu tingkat tinggi yang dapat mempengaruhi alam bawah sadar manusia dengan menggunakan kekuatan batin atau energi spiritual. sehingga orang yang terkena ilmu gendam seperti kena sihir dan seketika itu juga korban akan menuruti apa saja… selengkapnya
Gambar Keris Endas Baya. Tuahnya buruk, sipemilik sering dapat musibah karena tingkah lakunya sendiri. Sebaiknya dibuang saja karena siapapun pemakainya akan selalu sial.
Tentang Pengasihan Ketek Putih. Pengasihan Ketek Putih ini mengambil karomahnya Nabi Yusuf as dan Nabi Muhammad Saw. Nabi Yusuf as yang dikenal memiliki wajah yang sangat tampan, dan juga Nabi Muhammad Saw yang di cintai oleh Allah. Selain itu pengasihan inipun mengambil kekuatan gaibnya Ketek Putih ( Monyet Putih bhs. Jawa ) sehingga gadis yang… selengkapnya
Inilah Cara Kerja Pengasihan dari Paranormal Terbaik dan Ampuh Di dunia ini memang menyimpan energi yang sangat dahsyat dalam sebuah pusaka. Seperti paranormal pengasihan ini yang memanfaatkan energi tersebut untuk mendapatkan ajian pengasihan. Selain itu nenergi itu juga bisa manfaatkan untuk hal lain, tergantung cara mengolah dan menggunakannya. Karena tuhan sudah menyediakan energi tersebut, maka… selengkapnya
Kisah-kisah Rahmatan lil ‘Alamin Nabi Muhammad SAW diturunkan ke dunia sebagai rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi semesta alam. Maka kita, sebagai umatnya, pun memiliki adab-adab terhadap alam. Terlahirnya seorang nabi bernama Muhammad, Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, merupakan karunia terbesar yang telah Allah berikan kepada umat manusia, bahkan bagi seluruh alam ini. Beliaulah makhluk termulia dari… selengkapnya
Sarah Joseph, “Berjihad” Melalui Media Massa Awalnya, Sarah Joseph adalah penganut Katolik Roma kuat. Gara-gara shalat, ia memeluk Islam. Kini, ia “berjihad’ membela “Islam” melalui media massa. Sarah Joseph (36) adalah muallaf asli Inggris yang masuk Islam di usia 16 tahun. Jurnalis produktif ini selepas memeluk Islam rajin memberikan kuliah tentang Islam di Inggris dan… selengkapnya
Kesaktian Ilmu Santet Boneka Kesaktian Ilmu Santet Boneka seringkali ditanyakan oleh banyak orang. Boneka untuk saran mengirimkan santet sering disebut dengan fodu. Para paranormal akan membuat boneka yang akan di isi oleh sukma target sehingga paranormal tersebut bisa memperlakukan sesuka hati melalui jarak jauh. Ilmu ini bertujuan tidak untuk membunuh target melainkan menyiksa target secara sadis… selengkapnya
Wasiat Sebelum Tidur “Ali berkata, Fathimah mengeluhkan bekas alat penggiling yang dialaminya. Lalu pada saat itu ada seorang tawanan yang mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Fathimah bertolak, namun tidak bertemu dengan beliau. Dia mendapatkan Aisyah. Lalu dia mengabarkan kepadanya. Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba, Aisyah mengabarkan kedatangan Fathimah kepada beliau. Lalu… selengkapnya
Hudzaifah Ibnul Yaman Penduduk kota Madain nerduyun-duyun menyambut kedatangan wali negeri mereka yang baru diangkat serta dipilih oleh Amirul Mu’minin Umar radhiyallaahu ‘anhu… Mereka pergi menyambutnya, karena lama sudah hati mereka rindu untuk bertemu muka dengan sahabat nabi yang mulia ini, yang telah banyak mereka dengar mengenai kesholehan dan ketakwaannya…, begitu pula tentang jasa-jasanya dalam… selengkapnya
Hamengku Buwono. a. Pangeran Mangkubumi Pendiri Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Sejarah berdirinya Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat tak bisa dilepaskan dari sosok Pangeran Mangkubumi. Terlahir dengan nama Raden Mas Sujono, Pangeran Mangkubumi adalah adik dari Susuhunan Paku Buwono II, Sunan Mataram. Nama Pangeran Mangkubumi mulai diperhitungkan di kalangan bangsawan Mataram sehubungan dengan keberhasilannya menumpas perlawanan Raden Mas Said… selengkapnya
