Mu’adz Bin Jabal
Tentang Mu’adz Bin Jabal. Tatkala Rasulullah mengambil bai’at dari orang-orang Anshar pada perjanjian Aqabah yang kedua, diantara para utusan yang terdiri atas 70 orang itu terdapat seorang anak muda dengan wajah berseri, pandangan menarik dan gigi putih berkilat serta memikat perhatian dengan sikap dan ketenangannya. Dan jika bicara maka orang yang melihat akan tambah terpesona karenanya . . . .!
Nah, itulah dia Mu’adz bin Jabal r.a . . . . .
Dan kalau begitu, maka ia adalah seorang tokoh dari kalangan anshar yang ikut bai’at pada perjanjian Aqabah kedua, hingga termasuk Ashshabiqul Awwalun, golongan yang pertama masuk Islam. Dan orang yang lebih dulu masuk Islam dengan keimanan serta keyakinannya seperti dimikian, mustahil tidak akan turut bersama Rasulullah dalam setiap perjuangan. Maka demikianlah halnya Mu’adz . . . .
Tetapi kelebihannya yang paling menonjol dan keitstimewaannnya yang utama ialah fiqih atau keahliannya dalam soal hukum. Keahliannya dalam fiqih dan ilmu pengetahuan ini mencapai taraf yang menyebabkannya berhak menerima pujian dari Rasulullah SAW dengan sabdanya : “Ummatku yang paling tahu akan yang halal dan yang haram ialah Mu’adz bin Jabal.”
Dalam kecerdasan otak dan keberaniannya mengemukakan pendapat, Mu’adz hampir sama dengan Umar bin Khattab. Ketika Rasulullah SAW hendak mengirimnya ke Yaman, lebih dulu ditanyainya : “Apa yang menjadi pedomanmu dalam mengadili sesuatu, hai Mu’adz?” Kitabullah”, ujar Mu’adz. “Bagaimana jika kamu tidak jumpai dalam Kitabullah?”, tanya Rasulullah pula. “Saya putus dengan Sunnah Rasul”, ujuar Mu’adz. “Jika tidak kamu temui dalam Sunnah Rasulullah?” “Saya pergunakan fikiranku untuk berijtihad, dan saya takkan berlaku sia-sia”. Maka berseri-serilah wajah Rasulullah, sabdanya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi taufiq kepada utusan Rasulullah sebagai yang diridhai oleh Rasulullah . . . .”
Maka kecintaan Mu’adz terhadap Kitabullah dan Sunnah Rasulullah tidak menutup pintu untuk mengikuti buah fikirannya, dan tidak menjadi penghalang bagi akalnya untuk memahami kebenaran-kebenaran dahsyat yang masih tersembunyi yang menunggu usaha orang yang akan menghadapi dan menyingkapnya.
Dan mungkin kemampuan untuk berijtihad dan keberanian menggunakan otak dan kecerdasan inilah yang menyebabkan Mu’adz berhasil mencapai kekayaan dalam ilmu fiqih, mengatasi teman dan saudara-saudaranya hingga dinyatakan oleh Rasulullah sebagai “orang yang paling tahu tentang yang halal dan yang haram”. Dan cerita-cerita sejarah melukiskan dirinya bagaimana adanya, yakni sebagai otak yang cermat dan jadi penyuluh serta dapat memutuskan persoalan dengan sebaik-baiknya . . . .
Di bawah ini kita muat cerita tentang A’idzullah bin Abdillah yakni ketika pada suatu hari di awal pemerintahan Khalifah Umar, ia masuk mesjid bersama beberapa orang shahabat, katanya:
“Maka duduklah saya pada suatu majlis yang dihadiri oleh tiga puluh orang lebih, masing-masing menyebutkan sebuah hadits yang mereka terima dari Rasulullah SAW. Pada halaqah atau lingkaran itu ada seorang anak muda yang amat tampan . . . . hitam manis warna kulitnya, bersih, manis tutur katanya dan termuda usianya di antara mereka. Jika pada mereka terdapat keraguan tentang suatu hadits, mereka tanyakan kepada anak muda itu yang segera memberikan fatwanya, dan ia tak hendak berbicara kecuali bila diminta . . . . Dantatkala majlis itu berakhir, saya dekati anak muda itu dan saya tanyakan siapa namanya, ujarnya: Saya adalah Mu’adz bin Jabal.”
Shahar bin Hausyab tidak ketinggalan memberikan ulasan, katanya:
“Bila para shahabat berbicara sedang di antara mereka hadir Mu’adz bin Jabal, tentulah mereka akan sama meminta pendapatnya karena kewibawaannya . . . .!”
Dan Amirul Mu’minin Umar r.a. sendiri sering meminta pendapat dan buah fikirannya. Bahkan dalam salah satu peristiwa di mana ia memanfaatkan pendapat dan keahliannya dalam hukum, Umar pernah berkata: “Kalau tidaklah berkat Mu’adz bin Jabal, akan celakalah Umar!”
Dan ternyata Mu’adz memiliki otak yang terlatih baik dan logika yang menawan serta memuaskan lawan, yang mengalir dengan tenang dan cermat. Dan di mana saja kita jumpai namanya – di celah-celah riwayat dan sejarah, kita dapati ia sebagi yang selalu menjadi pusat lingkaran. Di mana ia duduk selalulah dilingkungi oleh manusia.
Ia seorang pendiam, tak hendak bicara kecuali atas permintaan hadirin. Dan jika mereka berbeda pendapat dalam suatu hal, mereka pulangkan kepada Mu’adz untuk memutuskannya. Maka jika ia telah buaka suara, adalah ia sebagimana dilukiskan oleh salah seorang yang mengenalnya: “Seolah-olah dari mulutnya keluar cahaya dan mutiara . . . .”
Dan kedudukan yang tinggi di bidang pengetahuan ini serta penghormatan Kaum Muslimin kepadanya, baik selagi Rasulullah masih hidup maupun setelah beliau wafat, dicapai Mu’adz sewaktu ia masih muda. Ia meninggal dunia di masa pemerintahan Umar, sedang usianya belum 33 tahun . . . .!
Mu’adz adalah seorang yang murah tangan, lapang hati dan tinggi budi. Tidak suatupun yang diminta kepadanya, kecuali akan diberinya secara berlimpah dan dengan hati yang ikhlas. Sungguh kemurahan Mu’adz telah menghabiskan semua hartanya.
Ketika Rasulullah SAW wafat, Mu’adz masih berada di Yaman, yakni semenjak ia dikirim Nabi ke sana untuk membimbing Kaum Muslimin dan mengajari mereka tentang seluk-seluk Agama.
Di masa pemerintahan Abu Bakar, Mu’adz kembali ke Yaman, Umar tahu bahwa Mu’adz telah menjadi seorang yang kaya raya, maka diusulkan Umara kepada khalifah agar kekayaannya itu dibagi dua. Tanpa menunggu jawaban Abu Bakar, Umar segera pergi ke rumah Mu’adz dan mengemukakan masalah tersebut.
Mu’adz adalah seorang yang bersih tangan dan suci hati. Dan seandainya sekarang ia telah menjadi kaya raya, maka kekayaan itu diperolehnya secara halal, tidak pernah diperolehnya secara dosa bahkan juga tak hendak menerima barang yang syubhat. Oleh sebab itu usul Umar ditolaknya dan alasan yang dikemukakannya dipatahkannya dengan alasan pula . . . . Umar berpaling meninggalkannya.
Pagi-pagi keesokan harinya Mu’adz pergi ke rumah Umar. Demi sampai di sana, Umar dirangkul dan dipeluknya, sementara air mata mengalir mendahului perkataannya, seraya berkata:
“Malam tadi saya bermimpi masuk kolam yang penuh dengan air, hingga saya cemas akan tenggelam. Untunglah anda datang, hai Umar dan menyelamatkan saya . . . . !”
Kemudian bersama-sama mereka datang kepad abu Bakar, dan Mu’adz meminta kepada khalifah untuk mengambil seperdua hartanya. “Tidak satupun yang akan saya ambil darimu”, ujar Abu Bakar. “Sekarang harta itu telah halal dan jadi harta yang baik”, kata Umar menghadapkan pembicaraannya kepada Mu’adz.
Andai diketahuinya bahwa Mu’adz memperoleh harta itu dari jalan yang tidak sah, maka tidak satu dirham pun Abu Bakar yang shaleh itu akan menyisakan baginya. Namun Umar tidak pula berbuat salah dengan melemparkan tuduhan atau menaruh dugaan yang bukan-bukan terhadap Mu’adz. Hanya saja masa itu adlah mas gemilang, penuh dengan tokoh-tokoh utama yang berpacu mencapai puncak keutamaan. Di antara mereka ada yang berjalan secara santai, tak ubah bagi burung yang terbang berputar-putar, ada yang berlari cepat, dan ada pula yang berlari lambat, namun semua berada dalam kafilah yang sama menuju kepada kebaikan.
Mu’adz pindah ke Syria, di mana ia tinggal bersama penduduk dan orang yang berkunjung ke sana sebagi guru dan ahli hukum. Dan tatkala Abu Ubaidah – amir atau gubernur militer di sana – serta shahabat karib Mu’adz meninggal dunia, ia diangkat oleh Amirul Mu’minin Umar sebagai penggantinya di Syria. Tetapi hanya beberapa bulan saja ia memegan jabatan itu, ia dipanggil Allah untuk menghadap-Nya dalam keadaan tunduk dan menyerahkan diri.
Umar r.a. berkata:
“Sekiranya saya mengangkat Mu’adz sebagai pengganti, lalu ditanya oleh Allah kenapa saya mengangkatnya, maka akan saya jawab: Saya dengar Nabi-Mu bersabda: Bila ulama menghadap Allah Azza wa Jalla, pastilah Mu’adz akan berada di antara mereka . . . . !”
Mengangkat sebagai pengganti yang dimaksud Umar di sisi ialah penggantinya sebagi khalifah bagi seluruh Kaum Muslimin, bukan kepala sesuatu negeri atau wilayah.
Sebelum menghembuskan nafasnya yang akhir, Umar pernah ditanyai orang: “Bagaimana jika anda tetapkan pengganti anda?” artinya anda pilih sendiri orang yang akan menjadi khalifah itu, lalu kami bai’at dan menyetujuinya . . . .? Maka ujar Umar:
“Seandainya Mu’adz bin Jabal masih hidup, tentu saya angkat ia sebagi khalifah, dan kemudian bila saya menghadap Allah Azza wa Jalla dan ditanya tentang pengangkatannya: Siapa yang kamu angkat menjadi pemimpin bagi ummat manusia, maka akan saya jawab: Saya angkat Mu’adz bin Jabal setelah mendengar Nabi bersabda: Mu’adz bin Jabal adalah pemimpin golongan ulama di hari qiamat.”
Pada suatu hari Rasulullah SAW, bersabda: “Hai Mu’adz! Demi Allah saya sungguh sayang kepadamu. Maka jangan lupa setiap habis shalat mengucapkan: Ya Allah, bantulah daku untuk selalu ingat dan syukur serta beribadat dengan ikhlas kepada-Mu.”
Tepat sekali: “Ya Allah, bantulah daku . . . !”
Rasulullah SAW selalu mendesak manusia untuk memahami makna yang agung ini yang maksudnya ialah bahwa tiada daya maupun upaya, dan tiada bantuan maupun pertolongan kecuali dengan pertolongan dan daya dari Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar . . . .
Mu’adz mengerti dan memahami ajaran tersebut dan telah menerapkannya secara tepat . . . . Pada suatu pagi Rasulullah bertemu dengan Mu’adz, maka tanyanya:
Bagaimana keadaanmu di pagi hari ini, hai Mu’adz?
Di pagi hari ini aku benar-benar telah beriman, ya Rasulullah, ujar Mu’adz
Setiap kebenaran ada hakikatnya, ujar Nabi pula, maka apakah hakikat keimananmu?
Ujar Mu’adz: Setiap berada di pagi hari, aku menyangka tidak akan menemui lagi waktu sore. Dan setiap berada di waktu sore, aku menyangka tidak akan mencapai lagi waktu pagi . . . . Dan tiada satu langkah pn yang kulangkahkan, kecuali aku menyangka tiada akan diiringi dengan langkah lainnya . . . . Dan seolah-olah kesaksian setiap ummat jatuh berlutut, dipanggil melihat buku catatannya . . . . Dan seolah-olah kusaksikan penduduk surga menikmati kesenangan surga . . . . Sedang penduduk neraka menderita siksa dalam neraka. Maka sabda Rasulullah SAW : Memang, kamu mengetahuinya, maka pegang teguhlah jangan dilepaskan . . . . !
Benar dan tidak salah . . . . Mu’adz telah menyerahkan seluruh jiwa raga dan nasibnya kepada Allah, hingga tidak suatu pun yang tampak olehnya hanyalah Dia . . . ! Tepat sekali gambaran yang diberikan Ibnu Mas’ud tentang kepribadiannya. katanya:
“Mu’adz adalah seorang hamba yang tunduk kepada Allah dan berpegang teguh kepada Agama-Nya. Dan kami menganggap Mu’adz serupa dengan Nabi Ibrahim a.s . . . .”
Mu’adz senantiasa menyeru manusia untuk mencapai ilmu dan berdzikir kepada Allah . . . . Diserunya mereka untuk mencari ilmu yang benar lagi bermanfaat, dan katanya:
“Waspadalah akan tergelincirnya orang yang berilmu! Dan kenalilah kebenaran itu dengan kebenaran pula, karena kebenaran itu mempunyai cahaya . . . .!”
Menurut Mu’adz, ibadat itu hendaklah dilakukan dengan cermat dan jangan berlebihan.
Pada suatu hari salah seorang Muslim meminta kepadanya agar diberi pelajaran.
– Apakah anda sedia mematuhinya bila saya ajarkan? tanya Mu’adz
– Sungguh, saya amat berharap akan mentaati anda! ujar orang itu. Maka kata Mu’adz kepadanya:
“Shaum dan berbukalah . . . .!”
Lakukanlah shalat dan tidurlah . . . .!!!
Berusahalah mencari nafkah dan janganlah berbuat dosa . . . .
Dan janganlah kamu mati kecuali dalam beragama Islam . . . .
Serta jauhilah do’a dari orang yang teraniaya . . . .
Menurut Mu’adz, ilmu itu ialah mengenal dan beramal, katanya: “Pelajarilah segala ilmu yang kalian sukai, tetapi Allah tidak akan memberi kalian mafaat dengan ilmu itu sebelum kalian mengamalkannya lebih dulu . . . .!”
Baginya iman dan dzikir kepada Allah ialah selalu siap siaga demi kebesaran-Nya dan pengawasan yang tak putus-putus terhadap kegiatan jiwa. Berkata Al-Aswad bin Hilal:
“Kami berjalan bersama Mu’adz, maka katanya kepada kami; Marilah kita duduk sebentar meresapi iman . . . .!”
Mungkin sikap dan pendiriannya itu terdorang oleh sikap jiwa dan fikiran yang tiada mau diam dan bergejolak sesuai dengan pendiriannya yang pernah ia kemukakan kepada Rasulullah, bahwa tiada satu langkah pun yang dilangkahkannya kecuali timbul sangkaan bahwa ia tidak akan mengikutinya lagi dengan langkah berikutnya. Hal itu ialah karena tenggelamnya dalam mengingat-ingat Allah dan kesibukannya dalam menganalisa dan mengoreksi dirinya . . . .
Sekarang tibalah ajalnya, Mu’adz dipanggil menghadap Allah . . . Dan dalam sakarat maut, muncullah dari bawah sadarnya hakikat segala yang bernyawa ini, dan seandainya ia dapat berbicara akan mengalirlah dari lisannya kata-kata yang dapat menyimpulkan urusan dan kehidupannya . . . .
Dan pada saat-saat itu Mu’adz pun mengucapkan perkataan yang menyingkapkan dirinya sebagai seorang Mu’min besar. Sambil matanya menatap ke arah langit, Mu’adz munajat kepada Allah yang Maha Prngasih, katanya:
“Ya Allah, sesungguhnya selama ini aku takut kepada-Mu, tetapi hari ini aku mengharapkan-Mu . . . .
Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa aku tidaklah mencintai dunia demi untuk mengalirkan air sungai atau menanam kayu-kayuan . . . . tetapi hanyalah untuk menutup haus dikala panas, dan menghadapi saat-saat yang gawat, serta untuk menambah ilmu pengetahuan, keimanan dan ketaatan . . . .”.
Lalu diulurkanlah tangannya seolah-olah hendak bersalaman dengan maut, dan dalam keberangkatannya ke alam ghaib masih sempat ia mengatakan:
“Selamat datang wahai maut . . . .
Kekasih tiba di saat diperlukan . . . .”
Dan nyawa Mu’adz pun melayanglah menghadap Allah . . . .
Kita semua kepunyaan Allah . . . .
Dan kepada-Nya kita kembali . . . .
Demikian Artikel Tentang Mu’adz Bin Jabal.
Mu’adz Bin Jabal
Azimat Keris Kol Buntet Keramat Azimat Keris Kol Buntet Keramat merupakan azimat dengan bentuk keris kol buntet yang terkesan keramat sekali. Keris pusaka ini berukuran kecil dengan handle berbentuk sosok eyang petapa. Keris ini terbuat dari bahan besi kursani, keris ini juga sangat cocok untuk dijadikan koleksi maupun pusaka ageman. Azimat Keris Kol Buntet Keramat… selengkapnya
Rp 175.000Tempat Menyimpan Seribu Pusaka merupakan Kotak Kayu yang sangat besar dan sangat berat kurang lebih berat kotak kayu ini 5-7 kg dengan ukuran panjang 60, lebar 29, tebal 9 cm. Kotak Kayu ini merupakan Tempat Menyimpan macam macam pusaka, jika untuk menyimpan Benda Mustika seperti Batu Mustika Ular, Mustika Lipan, Mustika Kelapa, Mustika Merah Delima… selengkapnya
Rp 400.000Mustika Darah Gadis Perawan Ampuh merupakan batu mustika darah bertuah yang memiliki corak warna merah darah dan hijau lumut yang sangat elegan dan indah sekali. corak pamor terbentuk secara alami dan bukan karena gambaran manusia. Mustika Darah Gadis Perawan adalah nama Produk ini. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Darah Gadis Perawan Insya Allah untuk pengasihan yang akan… selengkapnya
Rp 275.000Buhur Sulaiman Asli Dengan Minyak Didalamnya Buhur Sulaiman Asli Dengan Minyak Didalamnya merupakan salah satu buhur sulaiman yang sangat terkenal dan banyak sekali diburu oleh pecinta pusaka. Buhur ini banyak digunakan untuk perawatan pusaka bertuah dan selain itu juga biasa digunakan untuk berbagai macam ritual. Buhur Sulaiman yang asli terdapat satu botol minyak wangi untuk… selengkapnya
Rp 150.000Pusaka Harta Karun Emas Bung Karno Nama Produk ini. Pusaka Harta Karun Emas Bung Karno ini mempunyai Khasiat Insya Allah untuk Meningkatkan kekayaan yang berlimpah, menjadikan usaha semakin berkembang dan ramai, menjadikan jalan rejeki semakin lancar dan tanpa hambatan. Tanpa ritual apapun insyaallah disimpan saja sudah berkhasiat untuk kekayaan. Berasal Dari Bahan : besi kursani… selengkapnya
Rp 200.000Mustika Bertasbih Naga Puspa Mustika Bertasbih Naga Puspa adalah mutika bertuah yang memiliki pamor serta bentuk perpaduan warna yang sangat indah serta elegans ekali. Pamor mustika tersebut mengibaratkan sosok naga puspa yang langka dan jarang sekali untuk didapatkan. Selian Mustika tersebut Pusaka Dunia juga menjual Tasbih Pusaka Kayu Naga Puspa. Khasiat Manfaat Bertuah Mustika Bertasbih… selengkapnya
Rp 450.000Cincin Mustika Pelet Darah Vagina Apakah Anda mendambakan daya tarik luar biasa, pesona yang menggoda, dan cinta yang selalu berbalas? Mustika Pelet Darah Vagina adalah pusaka bertuah yang telah melalui ritual mistis tingkat tinggi untuk mengaktifkan energi pelet pengasihan yang dahsyat! KEKUATAN MAGIS MUSTIKA PELET DARAH VAGINA Menaklukkan Hati Siapa Pun – Buat target Anda… selengkapnya
Rp 625.000Mustika Menang Judi Togel Ampuh Togel adalah permainan paling seru dan memikat yang tersedia dengan berbagai macam hadiah. Permainan judi ini telah memenangkan ribuan hati para penjudi. Cara paling jitu untuk meningkatkan peluang menang Anda adalah dengan Mustika Judi Togel Ampuh yang dirancang untuk orang yang ingin kaya dan mereka yang memiliki hasrat untuk berjudi… selengkapnya
Rp 390.000Jasa Paranormal Pelet Mantan Kembali Pusaka Dunia Jasa Paranormal Pelet Mantan Kembali Pusaka Dunia adalah salah satu layanan jasa tim sesepuh pusaka dunia. Jasa ini akan ditangani langsung oleh pakarnya karena tim yang menangani jasa ini sudah berpengalaman dalam bidang spiritual selama puluhan tahun. Jasa ini akan membantu problem di dalam kehidupan anda. Jasa Paranormal… selengkapnya
Rp 3.850.000Mustika Pamor X Merah Batosai Mustika Pamor X Merah Batosai merupakan mustika bertuah yang memiliki pamor X bagaikan sayatan tanda pada kenzie batosai yang sangat unik dan jarang sekali ada pada batu mustika bertuah, pamor dari batu mustika bertuah ini sangat indah dan langka sekali, coba perhatikan dengan seksama corak pamor pada pbatu mustika ini,… selengkapnya
Rp 300.000Cara Melihat Hantu Cara Melihat Hantu adalah hal yang sering menjadi pertanyaan. Di Indonesia hantu sering menjadi perdebatan karena ada sekelompok orang yang mempercayai adanya dan tidak percaya bahwa hantu memang ada. Banyak sekali orang yang ingin membuktikan dengan melihatnya langsung, bahkan banyak dari mereka yang rela mengeluarkan uang untuk bisa melihat dan membuktikanya. Melihat hantu… selengkapnya
Praktek Dukun Aceh Jaya Praktek Dukun Aceh Jaya sering dicari oleh masyarakat karena datang ketempat praktek adalah kebiasaan orang-orang jika ingin bertransaksi. Banyak sekali orang-orang yang tertipu karena mengambil jasa Dukun atau dukun dari jarak jauh. Anda tidak perlu khawatir karena Pusaka Dunia membuka layanan jasa spiritual yang ampuh dan terpercaya. Praktek Dukun Aceh Jaya… selengkapnya
Tentang Larangan Mencela Orang Yang Sudah Meninggal. Di dalam hidup bermasyarakat, seorang Muslim perlu membawa diri dan menampakkan akhlaq yang mulia sehingga menjadi contoh dan teladan yang baik bagi manusia. Bila suatu ketika berpisah dengan masyarakat tersebut, maka kenangan yang baiklah yang selalu mereka ingat dari dirinya. Sebaliknya, bila selama hidup bermasyarakat tersebut dia tidak… selengkapnya
5 Tempat Paling Angker di Kota Semarang 1. Lawang Sewu Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah yang terletak di Kota Semarang. Dulunya bangunan ini merupakan kantor pusat Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) yang merupakan perusahaan kereta api Belanda. Konon, bangunan ini kerap dihuni oleh berbagai makhluk halus dan seringkali terdengar suara-suara aneh di dalamnya. 2. Gereja Blenduk… selengkapnya
Kesaktian Bawang Lanang Kesaktian Bawang Lanang belum banyak diketahui. Bawang lanang adalah bumbu dapur yang sering kita jumopai setiap harinya dan selalu kita anggap biasa saja dan sangat sepele. Bawang lanang adalah bawang yang berukuran besar namun bukan bawang bombai. Bawang putih ini memiliki power yang ampuh. Bawang lanang memiliki khasiat untuk menangkal jin jahat dan… selengkapnya
Cara Pengisian Ajian Pelet Jaran Goyang Tanpa Puasa Cara Pengisian Ajian Pelet Jaran Goyang Tanpa Puasa – Ajian Pelet Jaran Goyang Tanpa Puasa adalah salah satu Ajian ampuh yang paling banyak dicari pada saat ini, Pelet jaran goyang mempunyai ribuan manfaat pelet pengasihan , yang bisa menundukan, meluluhkan hati lawan jenis, atau bisa membuat janda muda,… selengkapnya
Muraqabah Allah (Merasa Selalu Diawasi Allah) Mukaddimah Kajian kali ini sangat urgen sekali untuk direnungi sekaligus diamalkan, sebab hanya dengan begitu semua amalan kita akan dapat bernilai. Betapa tidak, bukankah ketika melakukan suatu amalan, seorang hamba selalu berharap agar diganjar oleh Allah dan dinilai-Nya ikhlash karena-Nya bila amalan itu baik dan bila amalan itu buruk,… selengkapnya
503 Macam Tasbih Karomah Magrobi Berkhodam Tasbih Magrobi Berkhodam Tasbih Magrobi Kaskus Tasbih Magrobi Asli Tasbih Magrobi Al Hikmah Karomah Tasbih Magrobi Murah Tasbih Magrobi Asmaul Husna Tasbih Magrobi Yogyakarta Tasbih Magrobi Jogja Tasbih Magrobi Bisa Dicoba Tasbih Magrobi Stigi Tasbih Magrobi Tasbih Magrobi Yang Asli Jual Tasbih Magrobi Asli Ciri Tasbih Magrobi Asli Amalan… selengkapnya
Berita Artikel Legenda Prasasti Munjul Oleh Malvin Dwi Ruda Perairan Ujung Kulon Sebuah perahu nelayan berpenumpang tiga orang tampak melaju pelan membelah pantai yang berair tenang. Siang itu matahari bersinar tak terlalu terik sehingga angin yang bertiup pun terasa tak terlalu menyengat. “Dengan hasil tangkapan sebanyak ini, kita bisa istiraltat satu dua hari di darat.”… selengkapnya
Pertapan Pringgodani Tempat Sakral dan Keramat di Gunung Lawu Pertapan Pringgodani adalah salah satu tempat sakral dan keramat yang terletak di lereng Gunung Lawu, Jawa Tengah, Indonesia. Tempat ini memiliki nilai sejarah dan spiritual yang penting bagi masyarakat setempat. Pringgodani merupakan sebuah tempat yang dianggap suci oleh masyarakat Jawa. Konon, tempat ini merupakan lokasi yang… selengkapnya
